
Banyak orang bertanya, bagaimana hukum rumah menghadap utara menurut Islam?
Seperti diketahui, Islam memiliki pedoman khusus yang mengatur tata cara hidup bagi seorang muslim.
Hal ini tidak berkutat soal ibadah saja, tetapi juga kehidupan sosial dan bermasyarakat secara keseluruhan.
Namun, apakah Islam juga mengatur mengenai arah rumah yang baik bagi umatnya?
Agar tidak berasumsi, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Hukum Rumah Menghadap Utara, Selatan, Timur dan Kiblat menurut Islam
1. Rumah Menghadap Utara menurut Islam
Jadi, bagaimana hukum rumah menghadap utara menurut Islam, apakah diperbolehkan?
Pada dasarnya, tidak ada hukum dalam Islam yang melarang soal posisi rumah pada arah tertentu.
Islam memandang semua posisi rumah itu baik, selama dibeli dan dibangun dengan cara yang halal.
Bahkan, jika kamu memiliki rumah yang menghadap ke utara, maka hunian tersebut cenderung terasa adem.
Pasalnya, rumah tidak berhadapan langsung dengan arah terbit dan tenggelamnya matahari.
Jadi, selama rumah tersebut sehat dan memberi manfaat bagi penghuninya, rumah menghadap utara diperbolehkan dalam Islam.
Baca juga: 14 Warna Cat Rumah yang Bagus menurut Islam, Buka Pintu Rezeki
2. Rumah Menghadap Selatan menurut Islam
Sama seperti utara, rumah menghadap selatan juga baik dalam kacamata Islam.
Selama proses pembelian atau pembangunannya dilakukan dengan cara yang halal, maka rumah layak untuk ditempati.
Dengan demikian, rumah menghadap selatan juga tidak memiliki makna spiritual khusus dalam Islam.
Ini lebih kepada preferensi pribadi atau faktor praktis terhadap iklim dan lokasi geografis rumah.
Misalnya jika Anda membeli rumah di daerah yang cukup panas, maka memilih rumah menghadap selatan bisa menjadi opsi yang terbaik.
Pasalnya, jika memilih menghadap timur atau barat, bagian dalam rumah akan terasa gerah karena terkena paparan sinar matahari langsung.
3. Rumah Menghadap Timur menurut Islam
Tidak cuma diperbolehkan dalam Islam, memiliki rumah menghadap timur juga dianggap memberi sejumlah keuntungan, seperti:
- Mendapatkan sinar matahari pagi di teras depan rumah
- Pada siang hari, teras akan sejuk karena sinar matahari ada di belakang rumah
- Area jemuran bisa diletakkan di belakang rumah karena terkena sinar matahari pada siang hari.
- Dapat menyaksikan indahnya sunrise dari balkon depan rumah.
- Langsung menghadap kiblat ketika hendak masuk rumah.
Lalu, bagaimana hukum rumah menghadap kiblat dalam Islam?
4. Rumah Menghadap Barat atau Kiblat menurut Islam
Meski tidak ada aturan atau hukum tertentu mengenai arah atau posisi rumah yang baik dalam Islam, tetapi ada opsi terbaik dalam memilih posisi rumah bagi seorang muslim.
Rumah menghadap kiblat atau arah barat misalnya, dianggap sangat baik karena posisi ini langsung menghadap ke Ka’bah yang ada di Makkah.
Selain itu, rumah menghadap kiblat juga memudahkan penghuni atau tamu untuk mengetahui arah salat dari rumah Anda.
Namun, rumah ini akan cukup panas pada siang sampai sore hari, sebab sinar matahari akan langsung mengarah ke bagian depan rumah.
Sebagai solusi, tidak ada salahnya memasang kanopi atau menanam pagar tumbuhan di depan rumah untuk menghalau panas.
Posisi Rumah yang Baik menurut Islam
Ingin membeli atau membangun rumah bernuansa islami? Setidaknya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
Salah satunya faktornya berkaitan dengan tata letak ruangan yang ada di dalam rumah.
Agar tidak keliru, berikut posisi rumah yang baik menurut Islam:
- Posisi Bangunan Rumah: Sebaiknya menghadap kiblat untuk memudahkan salat.
- Posisi Kamar Tidur: Disarankan tempat tidur menghadap utara atau selatan, agar penghuni bisa tidur menyamping ke kanan dengan kepala menghadap kiblat.
- Posisi Kamar Mandi: Sebaiknya tidak menghadap atau membelakangi kiblat, tetapi menghadap ke utara maupun selatan.
- Posisi Dapur: Harus dibuat efisien dan berada di tengah atau belakang rumah, agar tidak terlihat secara langsung oleh tamu yang datang.
- Posisi Musala: Menghadap kiblat dan memiliki penunjuk arah kiblat.
Baca juga: Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah menurut Islam sampai Primbon
Bagaimana Kriteria Rumah yang Baik menurut Islam?
Selain posisi rumah, Islam juga menetapkan beberapa kriteria rumah yang baik bagi umat muslim.
Tidak cuma memberi kenyamanan, rumah yang baik menurut Islam juga dapat memberi keberkahan bagi para penghuninya.
Berikut kriteria rumah yang baik menurut Islam:
- Rumah yang baik tidak harus besar, tetapi memiliki ruangan yang teratur dan menyediakan ruang khusus untuk beribadah, seperti musala.
- Diperlukan ruang transisi seperti ruang tamu untuk memisahkan pintu masuk dari ruang dalam, agar tamu tidak langsung melihat aktivitas penghuni.
- Rumah sebaiknya memiliki pembagian ruang yang melindungi privasi penghuni, seperti pemisahan antara kamar orang tua dan anak-anak.
- Sebagai muslim, sebaiknya hindari bermegah-megahan dalam membangun rumah karena Islam menekankan perilaku sederhana.
- Rumah yang ideal memiliki ventilasi yang baik dan aliran air yang lancar.
- Menjaga kebersihan rumah karena itu merupakan bagian dari iman dalam Islam.
- Rumah sebaiknya tidak menghalangi kebutuhan tetangga, baik itu kebutuhan akan sinar matahari, angin, atau mobilitas mereka.
- Hindari dekorasi patung atau lukisan makhluk hidup, agar malaikat dapat masuk ke dalamnya
- Dianjurkan menanam pohon di sekitar rumah, sebab ajaran Islam identik dengan keindahan, harmoni dan keasrian.
Itulah ulasan terkait hukum rumah menghadap utara dan arah lainnya menurut Islam.
Semoga artikel di atas dapat membantu, ya.


