
Jika Anda sedang membangun rumah, jangan lupa untuk menghitung biaya pondasi per meter.
Bangunan atau rumah sendiri adalah sebuah konstruksi yang terbangun dari beberapa bagian penting.
Salah satu bagian terpenting yang ada pada rumah adalah fondasi.
Fondasi berfungsi untuk menjaga bangunan tetap tahan lama, kuat, dan tidak mudah roboh meski terkena goncangan.
Maka dari itu, fondasi menjadi bagian penting dalam rumah dan tidak boleh diabaikan ketika Anda ingin membangun atau merenovasi hunian.
Sejatinya, menghitung pondasi rumah bisa dilakukan dengan sejumlah langkah.
Lantas, bagaimana cara menghitung biaya pondasi rumah 1 hingga 2 lantai?
Rincian Biaya Pondasi Rumah per Meter
Fondasi rumah memiliki fungsi utama untuk menopang bangunan.
Tanpa adanya fondasi, bangunan dapat mudah rubuh dan rusak jika terkena guncangan.
Penting untuk membuat konstruksi fondasi yang baik agar rumah dapat tahan lama dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
Secara umum, harga pondasi rumah sekitar Rp192.000 per meter.
Namun, tentunya biaya pondasi rumah tersebut dapat berubah, tergantung dengan material dan upah pekerja yang Anda keluarkan.
Jika Anda kebingungan menentukan anggaran yang tepat, berikut rincian biaya pondasi rumah per meter yang bisa dijadikan acuan.
1. Material Pembuatan Pondasi
Hal paling penting dan harus Anda perhatikan ketika membangun fondasi rumah adalah material yang akan digunakan.
Bahan-bahan yang Anda perlukan dalam membuat fondasi di antaranya adalah pasir urug, batu belah atau batu kali, semen, dan pasir pasang.
Tentunya harga material-material tersebut berbeda-beda tergantung dengan daerah Anda berada.
Sebagai acuan, berikut adalah harga material yang Anda butuhkan untuk membuat fondasi rumah di pasaran:
| Material | Ukuran | Harga |
| Pasir Urug | M3 | Rp185.000 |
| Batu Belah | M3 | Rp810.000 |
| Semen | sak | Rp60.000 |
| Pasir pasang | M3 | Rp245.000 |
2. Upah Pekerja Bangunan
Hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah memberikan upah pekerja bangunan.
Untuk membangun sebuah rumah, umumnya Anda membutuhkan 4 orang tukang atau kuli.
Empat orang tersebut terdiri dari pekerja bangunan, tukang bangunan, kepala tukang, dan mandor.
Karena tipe pekerjaannya yang berbeda, tentunya upah yang harus diberikan pada para pekerja juga berbeda.
Sebagai acuan, berikut adalah upah yang biasanya diberikan pada para pekerja bangunan:
- Pekerja mendapatkan Rp85.000 per hari.
- Tukang mendapatkan Rp90.000 per hari.
- Kepala Tukang mendapatkan Rp100.000 per hari.
- Mandor mendapatkan Rp90.000 per hari.
Baca juga: Rincian Biaya Bangun Rumah per Meter Lengkap dengan RAB
Jenis-jenis Pondasi Rumah
Jenis pondasi rumah yang Anda pilih juga dapat memengaruhi besaran biaya yang harus kamu keluarkan.
Tiap fondasi memiliki keuntungan dan kelebihan sendiri sehingga Anda dapat memilih jenis fondasi mana yang paling cocok dengan rumahmu.
Fondasi sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni fondasi tipe dangkal dan fondasi tipe dalam.
Jenis fondasi tipe dangkal terdiri dari 7 tipe fondasi yakni:
- Fondasi tapak;
- Fondasi jalur;
- Fondasi rakit;
- Fondasi sumuran;
- Fondasi umpak;
- Fondasi plat beton lajur; dan
- Fondasi strauss pile.
Sementara itu, jenis fondasi tipe dalam terdiri dari 3 tipe fondasi, yakni:
- Fondasi tiang pancang;
- Fondasi piers; dan
- Fondasi caissons.
Contoh Pembuatan Pondasi Beserta Biayanya
Berikut adalah contoh pembuatan pondasi rumah satu lantai dan biayanya:
Anda berniat membangun sebuah rumah satu lantai di kawasan Jawa Barat.
Biaya galian pondasi untuk rumah di kawasan ini umumnya sekitar Rp80.000, maka upah tukang bangunan adalah Rp80.000 dikali panjang galian pondasi.
Tahap selanjutnya yang dapat Anda hitung adalah volume dan biaya yang dibutuhkan berdasarkan ukuran fondasi yang dikerjakan.
Untuk rumah 1 lantai, Anda dapat menghitung volume pondasi menggunakan rumus trapesium, yakni penampang bawah kali penampang atas bagi dua kali tinggi.
Contoh, (0,5 m + 0,3 m : 2) x 0,4 m = 0,24 m3
Selanjutnya Anda dapat mengalikan panjang fondasi yang dibutuhkan dengan volume pondasi, yakni 0,24 m3.
Anggap satu kubik fondasi membutuhkan biaya sekitar Rp800.000, Anda tinggal mengalikan Rp800.000 dengan volume fondasi, yaitu 0,24m3.
Alhasil, biaya yang harus Anda keluarkan untuk membangun pondasi rumah per meter adalah Rp192.000/meter.
Biaya Bangun Pondasi Rumah Berdasarkan Tipenya
Penting untuk diketahui, biaya membangun rumah dapat bervariasi tergantung pada ukuran atau tipe rumah yang akan dibangun.
Berikut adalah rincian biaya pembuatan pondasi rumah berdasarkan tipe bangunannya.
1. Rumah Tipe Minimalis Ukuran 36 M2
Jika Anda memiliki hunian berukuran 36 m2 biaya yang perlu dikeluarkan sebesar Rp2,6 juta untuk satu meter.
Apabila ditotal, estimasi biaya yang perlu dikeluarkan sebesar Rp90 juta.
2. Rumah Tipe Minimalis Ukuran 150 M2
Secara umum, rumah berukuran 150 m2 membutuhkan biaya pembangunan sekitar Rp2,5 juta per m2.
Namun, perkiraan tersebut belum termasuk biaya pekerja dan pembelian material bangunan lainnya.
Total biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah seluas 150 m2 bisa mencapai sekitar Rp400 jutaan.
3. Rumah Tipe Minimalis Ukuran 300 M2
Jika ukuran tanah mencapai 300 m2, biaya yang perlu dikeluarkan tentunya akan lebih besar.
Dengan estimasi biaya sekitar Rp2,5 juta per m2, total pengeluaran untuk membangun rumah minimalis di atas lahan tersebut bisa mencapai sekitar Rp750 juta.
Angka ini mencakup biaya konstruksi dasar dan dapat bervariasi tergantung pada jenis material dan fitur tambahan yang diinginkan.
FAQ
Berapa biaya pondasi rumah 5×10?
Biaya membangun pondasi rumah berukuran 5×10 meter sebenarnya bervariasi, tergantung pada jenis material yang digunakan.
Namun, secara umum biayanya diperkirakan mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 juta, atau bahkan bisa lebih.
Berapa Lama Membuat Pondasi Rumah?
Bergantung pada ukuran rumah dan kedalaman pondasi yang dibutuhkan, membuat pondasi rumah dapat memakan waktu selama 2–4 minggu.
Baca juga: Rincian Biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Cara Menghitungnya dengan Mudah
Itulah rincian dan cara menghitung biaya pondasi rumah per meter.
Semoga ulasan ini membantu!


