
Mitos rumah hook yang beredar di tengah masyarakat acap kali membuat jenis ini sulit laku terjual.
Lalu, apa itu rumah hook? Rumah hook adalah jenis rumah yang terletak di sudut atau ujung suatu blok perumahan.
Jenis rumah ini biasanya memiliki dua sisi yang berbatasan langsung dengan jalan atau ruang terbuka, misalnya taman atau lahan kosong.
Dengan posisinya tersebut, rumah hook bakal memiliki lahan yang “lebih luas” sehingga dapat dirancang sedemikian rupa.
Mitos rumah hook sendiri berkaitan erat dengan feng shui.
Menurut ilmu feng shui, rumah hook dianggap kurang ideal karena mampu mengundang energi buruk bagi pemiliknya.
Mengapa demikian? Temukan jawabannya di bawah ini.
Baca juga: Begini Seharusnya Tata Ruang Rumah menurut Feng Shui
Mitos Rumah Hook menurut Feng Shui
Sekilas, posisi rumah hook sama dengan posisi rumah pada umumnya.
Namun, jika dilihat dari ilmu feng shui, posisi rumah hook dianggap cenderung kurang baik.
Menurut ilmu kepercayaan Tionghoa itu, posisi rumah pojok sering dikaitkan dengan “buangan” sehingga kurang baik secara peruntungan.
Seperti diketahui, dalam feng shui, energi yang mengalir di dalam rumah sangat penting demi menciptakan keberuntungan bagi penghuninya.
Dalam konteks rumah hook, posisi ini dianggap dapat menghambat aliran energi positif.
Alasannya karena rumah hook memiliki sudut-sudut terbuka, area tersebut bisa menjadi tempat masuknya energi negatif ke dalam hunian.
Akibatnya, timbul perasaan tidak nyaman, mengganggu keseimbangan, sampai memantik depresi bagi seluruh penghuni.
Bukan itu saja, banyaknya energi negatif di dalam rumah membuat pemilik rumah hook rentan mendapatkan kesialan dan jauh dari keberuntungan.
Untuk mengakali kondisi tersebut, ahli feng shui menyarankan untuk menambah pagar tinggi dan menanam pepohonan.
Lalu, kita bisa menambahkan elemen air dan angin pada hunian tersebut sebagai penangkal hal-hal buruk.
Rumah Hook menurut Islam
Berbeda dengan feng shui, menurut Islam rumah hook tidak ada kaitannya dengan nasib buruk atau sebuah malapetaka.
Hal tersebut disampaikan oleh penceramah terkemuka Buya Yahya melalui channel YouTube Al-Bahjah TV.
Menurutnya, kita tidak boleh berprasangka buruk kepada Allah.
Selain itu, kita juga tidak boleh menghubungkan sesuatu yang jelek dengan sebuah rumah.
Buya Yahya mengatakan bahwa tidak ada rumah yang mengundang celaka atau malapetaka.
Selama dibangun secara benar dan berlandaskan mencari keridaan Allah SWT, maka rumah tersebut layak untuk dihuni.
Kelebihan Rumah Hook
Di luar mitosnya, posisi rumah hook sebenarnya menyimpan banyak keuntungan.
Bahkan, berkat kelebihannya itu, harga jual rumah hook lebih tinggi ketimbang jenis hunian lainnya.
Sebagai informasi, berikut beberapa kelebihan rumah hook.
1. Luas Tanah Lebih Besar
Seperti yang disebutkan, rumah hook memiliki luas lahan yang lebih besar.
Hal ini dikarenakan biasanya rumah hook dibangun di atas dua bidang kavling yang digabungkan menjadi satu.
2. Dapat Didesain Sesuka Hati
Keuntungan memiliki tanah yang besar adalah kamu dapat mendesain rumah tersebut sesuai keinginan.
Selain itu, lahan ekstra ini bisa dipakai untuk berbagai keperluan, seperti membangun taman atau ruang tambahan.
3. Sirkulasi Udara Lebih Baik
Mengapa sirkulasi udara rumah hook lebih baik? Karena sudutnya terhitung lebih banyak, sehingga udara dapat masuk dari mana saja.
Selain itu, jenis rumah ini memiliki satu sisi bangunan yang terbuka, sehingga tidak terhalang dengan dinding tetangga.
4. Penerangan Lebih Baik
Sama halnya seperti sirkulasi udara, sudut rumah yang lebih besar membuat penerangan di dalam rumah hook jauh lebih baik.
Pasalnya, sinar matahari bisa masuk dari berbagai sudut rumah.
5. Lebih Untung Dijadikan Tempat Usaha
Karena berada di sudut jalan, rumah hook lebih mudah diakses dari berbagai arah.
Posisi ini sangat cocok untuk kamu yang ingin membuka usaha di rumah.
Selain itu, visibilitas rumah hook juga terbilang lebih baik, sebab posisinya dapat terlihat dari dua sisi jalan.
Kekurangan Rumah Hook
1. Harga Jual Lebih Mahal
Sudah disebutkan, rumah hook biasanya dijual dengan harga lebih tinggi.
Ini berhubungan dengan posisi rumah hook yang berada di sudut jalan, sehingga memiliki area lahan lebih luas.
2. Ramai Lalu Lintas Kendaraan
Berada di persimpangan jalan, membuat posisi rumah hook kerap dilalui oleh kendaraan dari berbagai arah.
Ini membuat lingkungan di sekitarnya jadi cukup ramai, sehingga kurang cocok untuk kamu yang suka ketenangan.
Namun, posisi ini juga justru sangat prospektif bagi tempat usaha.
3. Privasi Kurang Terjaga
Andai tidak dibangun dengan rencana yang tepat, privasi penghuni rumah hook berpotensi terganggu.
Pasalnya, orang yang lalu-lalang di depan rumah dapat melihat ke dalam dari berbagai arah.
Karena itu, sebagai solusi bangunlah pagar yang tinggi di sekitar rumah untuk menghalangi pandangan orang asing.
Baca juga: 13 Desain Arsitektur Islam di Berbagai Negara
Itulah ulasan mengenai mitos rumah hook beserta kelebihan dan kekurangannya.
Semoga ulasan di atas bermanfaat!