6 Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa, Penuhi agar Beruntung

Last update: 18 Oktober 2024 4 min read
Author:

Ilustrasi foto: Canva

Masyarakat Jawa mempunyai adat istiadat yang sangat kental. Sebagian masih memegang teguh kepercayaan adat yang diberikan secara turun-temurun.

Bagi orang Jawa, pindah tempat tinggal pun tak boleh dilakukan secara sembarangan. Sebaiknya, memenuhi syarat pindah rumah menurut adat Jawa.

Kalau tak begitu, konon katanya hal buruk akan menimpa si orang yang pindahan. Sebaliknya, jika sesuai syarat pindah rumah adat Jawa, maka dia akan menerima berkah.

Sekarang langsung saja kita simak syarat menempati rumah baru menurut Jawa. Semoga membawa kedamaian bagi keluarga yang akan menempati rumah, ya.

Ingin menjual rumah cepat dan mudah? Pasang iklan rumah di 99.co Indonesia.

Menentukan Hari Baik Berdasarkan Weton

syarat pindah rumah menurut adat jawa

Mudahnya, weton bisa diartikan sebagai hari kelahiran seorang manusia sesuai dengan hari pasarannya. Dalam perhitungan weton, kamu harus tahu neptu dina dan pasaran.

Angka neptu dina dalam adat Jawa bisa dilihat pada tabel di bawah.

Hari Angka
Ahad 5
Senin 4
Selasa 3
Rabu 7
Kamis 8
Jumat 6
Sabtu 9

Sedangkan neptu pasaran sebagai berikut.

Hari Angka
Kliwon 8
Legi 5
Pahing 9
Pon 7
Wage 4

Contohnya begini, jika kamu lahir pada Minggu pahing, maka neptu-nya 14. Kemudian, langkah selanjutnya adalah menentukan neptu pindah rumah, misalnya Sabtu wage jadi 13.

Jumlahkan total neptu-nya, sehingga diperoleh hasil 27. Setelah itu, bagi dengan angka empat, lalu lihat berapa kelebihannya, nah di sini angka lebihnya yakni 3.

Kelebihan Jatuh Pada Artinya
1 Guru Lancar rezeki, selamat sejahtera.
2 Ratu Banyak rezeki dan jauh dari masalah.
3 Rogoh Suasana rumah kurang harmonis.
4 Sempoyong Banyak menerima kesusahan.

Berdasarkan perhitungan di atas, diketahui bahwa pindah pada Sabtu wage kurang baik karena hasilnya Rogoh. Ini menggambarkan suasana tempat tinggal yang kurang harmonis.

Begitulah kira-kira perhitungan untuk mencari hari baik pindah rumah.

tebus rumah

Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa: Hindari Musim Hujan

syarat pindah rumah menurut adat jawa

Syarat pindah rumah menurut adat Jawa berikutnya adalah menghindari musim penghujan. Selain merepotkan, adat Jawa meyakini bahwa ini bisa mengakibatkan hal yang buruk

Konon katanya, energi pada musim penghujan bisa membawa malapetaka. Bagaimana tidak? Jika alat-alat elektronik terkena air hujan, maka potensi rusaknya sangat besar bukan?

Itulah malapetaka yang terpampang nyata depan mata. Maka dari itu, pilihlah hari yang cerah ketika berencana pindah kontrakan, apartemen, atau rumah.

Membawa Uborampe

syarat pindah rumah menurut adat jawa

Dalam bahasa Jawa, uborampe bermakna persiapan atau bekal untuk hidup bersama. Dalam konteks pindah rumah, ada sejumlah bekal yang harus dibawa, antara lain:

  • Tikar
  • Lampu
  • Teplok
  • Air
  • Bunga dalam kendi
  • Kuali terisi beras dan rempah-rempah

Kuali tersebut menggambarkan kebutuhan penghuni rumah yang terpenuhi. Namun bukan hanya di sisi pangan, tetapi juga sandang dan papan.

Mencipratkan Air Basuhan Beras

syarat pindah rumah menurut adat jawa

Ritual pindahan rumah adat Jawa berikutnya, yaitu mencipratkan air basuhan beras ke sekeliling bangunan. Namun, air basuhan beras tersebut harus dibawa dari rumah yang lama.

Lakukan langkah ini sebelum memasukkan perabotan dan furnitur, ya. Misalnya, kamu berencana pindah dari rumah di Tangerang ke rumah di Tangerang Selatan pada Minggu.

Maka cipratkanlah air basuhan beras pada Sabtu atau Jumat. Tujuannya agar rezeki mengalir secara lancar menuju kediaman barumu.

Mengadakan Selamatan Pindah Rumah Adat Jawa

syarat pindah rumah menurut adat jawa

Selanjutnya, jangan lupa mengadakan selamatan atau syukuran setelah resmi pindah ke apartemen atau perumahan baru. Mintalah tetua di lingkungan anyarmu untuk memimpin acara.

Dalam acara selamatan ini, selenggarakan pengajian singkat. Setelah itu, tutuplah dengan pembacaan doa pindah rumah yang bisa membawa berkah.

Apabila ada dananya, sediakan nasi kuning atau tumpeng yang melambangkan kebahagiaan. Boleh juga bubur merah atau putih, serta aneka camilan untuk menjamu para tamu.

Membagikan Nasi/Camilan Kotak sekaligus Silaturahmi dengan Tetangga Baru

syarat pindah rumah menurut adat jawa

Syarat pindah rumah adat Jawa berikutnya adalah membagikan nasi/camilan kotak atau besek sekaligus bersilaturahmi dengan tetangga baru. Tujuannya untuk berbagi keberkahan.

Dengan begini, doa baik dari tetangga pasti akan mengalir. Langkah ini pun bisa menjadi ajang memperkenalkan diri sebagai penghuni baru kepada warga sekitar.

Apalagi jika lingkungan barumu bersuasana terbuka, maka syarat pindahan rumah adat Jawa ini perlu dilakukan. Berbeda halnya dengan kompleks, mungkin vibesnya lebih individualis.

Itulah enam syarat menempati rumah baru menurut Jawa. Tak memberatkan, bukan?

***

Ingin menjual rumah cepat dan mudah? Pasang iklan rumah di 99.co Indonesia.

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.