8 Cara Instalasi Listrik Rumah yang Benar dan Aman untuk Pemula

Last update: 4 Mei 2024 3 min read
Author:

Cara instalasi listrik rumah memang bisa dilakukan sendiri, tetapi hal itu harus dikerjakan secara benar agar berjalan dengan aman.

Pasalnya, cara instalasi listrik rumah terbilang cukup berisiko.

Jika dikerjakan secara sembarangan, potensi korsleting listrik sangat mungkin terjadi.

Maka itu, penting untuk memahami cara pasang instalasi listrik dengan baik dan benar.

Sebagai informasi umum, simak panduannya di bawah ini.

Baca juga: Cara Menghitung Pemakaian Listrik Rumah Tangga secara Mudah dan Akurat

Begini Cara Instalasi Listrik Rumah

1. Hitung Ukuran Rumah dan Jumlah Ruangan

menghitung ukuran rumah dan jumlah ruangan

Pertama, kamu wajib mengetahui ukuran bangunan dan jumlah ruangan yang tersedia sebelum memasang instalasi listrik rumah.

Tujuannya agar kamu dapat mengetahui panjang kabel yang dibutuhkan, serta memperkirakan jalur utama listrik yang hendak dipasang.

Selain itu, dengan cara ini kamu dapat mengetahui jumlah lampu, fitting, stopkontak, saklar, serta material pendukung lainnya.

2. Ketahui Besaran Daya Listrik yang Dibutuhkan

Cara instalasi listrik rumah selanjutnya adalah mengetahui besaran daya yang dibutuhkan.

Dengan mengetahui hal tersebut, kamu bisa menentukan ukuran Miniature Circuit Breaker (MCB) yang akan dipakai.

Untuk rumah dengan ukuran luas atau bertingkat, sebaiknya bagi instalasi listrik rumah menjadi beberapa kelompok menggunakan sejumlah MCB.

Baca juga: 5 Cara Menghemat Energi Listrik, Yuk Mulai dari Sekarang!

3. Ketahui Ukuran Kabel dan Perbedaan Kode Warnanya

Memilih ukuran kabel yang tepat juga dibutuhkan dalam cara instalasi listrik rumah. 

Pasalnya, ukuran kabel listrik menentukan seberapa besar kapasitas ampere kabel tersebut.

Jumlah kabel ampere yang kurang dapat menyebabkan hubungan pendek arus listrik. 

Selain itu, kode warna yang terdapat pada kabel listrik juga menentukan besaran ukuran kawat konduktor, lho.

Tanyakan hal ini kepada penjual agar kamu tidak salah membeli.

Satu hal lagi, belilah material dengan label Standar Nasional Indonesia (SNI) agar daya tahannya terjamin dan aman.

4. Siapkan Tempat Saklar dan Stopkontak

Jika semua persiapan sudah siap, langkah selanjutnya adalah membobok dinding untuk tempat menaruh saklar dan stopkontak.

Selain saklar dan stopkontak, kamu juga bisa menaruh tedus pada dinding yang telah dibobok.

5. Buatlah Jalur Kabel dan Pipa

membuat jalur pipa dan kabel listrik

Setelah lubang untuk menempatkan tempat saklar dan stopkontak tersedia, selanjutnya adalah membuat lubang jalur pipa dan kabel listrik.

Jalur pipa dan kabel listrik biasanya dibuat hingga ke bagian plafon rumah. 

Setelah selesai, maka pipa 5/8” PVC sudah siap untuk dipasang.

Jangan lupa, jepit pipa tersebut dengan klem khusus pipa.

Pipa sendiri berfungsi sebagai pengaman jalur kabel-kabel yang akan diletakkan di dalamnya.

6. Pasang Box MCB/ELCB

Pada umumnya, box MCB diletakkan berdekatan dengan sumber listrik dari KWH meter. 

Hal ini bertujuan untuk mempermudah pemasangan kabel dari sumber listrik rumah.

Selain itu, sangat disarankan untuk memasang perangkat ELCB.

ELCB berfungsi sebagai pelindung apabila terjadi kerusakan atau kebocoran jaringan listrik.

7. Pasang Kabel Jalur Utama

Cara instalasi listrik rumah selanjutnya adalah dengan memasang kabel jalur utama arus listrik. 

Sebelum memasangnya, pastikan kamu mempersiapkan tiga jenis kabel, yakni:

  • Kabel phase (+) berwarna merah
  • Kabel netral (-) berwarna biru
  • Kabel arde berwarna kuning strip hijau.

Bila sudah benar, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memasang jalur utama dari MCB/ELCB menuju instalasi listrik rumah. 

Lalu, sambungkan kabel utama ke stopkontak, saklar, dan fitting lampu.

8. Sambungkan Kabel pada MCB, Saklar, Fiting dan Stopkontak

Saatnya kini kita menyambungkan kabel-kabel tersebut pada masing-masing baut terminal yang ada pada MCB, ELCB, fitting, saklar, dan stopkontak.

Sebelum itu, pastikan kamu sudah memasang seluruh jaringan kabel secara benar, lalu tempelkan stopkontak dan saklar sesuai tempatnya. 

Selanjutnya, tutup kembali saluran kabel dengan semen agar tampilannya rapi.

Baca juga: Kisaran Biaya Listrik dan Air di Apartemen, serta Cara Menyiasatinya

Demikianlah cara instalasi listrik rumah yang aman dan bisa kamu lakukan sendiri.

Sekali lagi, jika kurang paham atau ragu, sebaiknya mintalah bantuan tukang profesional untuk mengerjakan hal tersebut.

Jangan memaksakan diri sehingga dapat membahayakan dirimu dan keluarga, ya.

Semoga bermanfaat!

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.