
Foto: Canva
Transit-oriented development (TOD) adalah konsep pengembangan kota yang ramai diperbincangkan beberapa tahun ke belakang.
Proyek hunian TOD sendiri memang mulai banyak dibangun, terutama di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
TOD adalah perencanaan kota yang berpusat pada pemanfaatan kawasan transit transportasi publik secara optimal.
Sebelum diaplikasikan di Indonesia, TOD sebenarnya telah lebih dulu diaplikasikan di berbagai kota besar mancanegara.
TOD menggiring penghuni suatu proyek hunian untuk mengoptimalkan penggunaan moda transportasi umum.
Hasilnya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga menurunkan angka kemacetan.
Kota-kota di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia seperti Tokyo, Jepang telah menerapkan TOD. Lantas, apa sih TOD itu?
Pengertian Transit Oriented Development
Foto: Canva
Transit oriented development (TOD) adalah metode pengembangan kawasan urban yang memaksimalkan jumlah ruang hunian.
Selain itu, kawasan bisnis dan tempat hiburan dengan jarak yang dekat dari akses transportasi umum juga dimaksimalkan.
Jadi, TOD adalah metode urban planning yang mengintegrasikan penggunaan transportasi umum dengan kawasan urban yang padat.
Tujuan dari TOD adalah untuk meningkatkan penggunaan moda transportasi umum, agar masalah kemacetan teruraikan.
Penghuni suatu proyek hunian bakal lebih mudah mengakses kawasan bisnis dan perkantoran, pusat hiburan dan akses transportasi umum.
Proyek hunian TOD biasanya memiliki sebuah pemberhentian transit, baik itu bus, Light Rail Transit (LRT), stasiun, dan sebagainya.
Kemudian area transit tersebut dikelilingi oleh kawasan residensial apartemen ataupun rumah, bisnis, perbelanjaan dan hiburan.
Ciri-Ciri Transit Oriented Development
Transit-oriented development merupakan kawasan dengan tata ruang yang terintegrasi.
Anda dapat dengan mudah menjangkau beragam fasilitas umum dan fasilitas sosial hanya dengan berjalan kaki.
Konsep ini memiliki beberapa ciri yang mudah diidentifikasi. Beberapa ciri-ciri TOD antara lain:
- Kepadatan populasi yang tinggi, tersedia banyak hunian vertikal yang memanfaatkan lahan terbatas
- Terdapat mixed-use development di mana kawasan hunian berdampingan dengan kawasan bisnis dan perkantoran
- Tersedia fasilitas pendukung lainnya meliputi pusat perbelanjaan, sarana kesehatan, pusat pendidikan, kawasan hiburan, fasilitas perbankan, dan sarana olahraga.
Manfaat Transit Oriented Development
Berdasarkan uraian di atas, TOD mampu mempermudah kehidupan di kawasan urban dengan pemanfaatan area transit secara optimal.
Secara rinci, berikut manfaat-manfaat yang dapat diperoleh apabila Anda tinggal dalam proyek hunian TOD.
- Masyarakat lebih mudah untuk bepergian
- Naiknya angka pemakaian transportasi publik
- Turunnya tingkat kemacetan
- Turunnya angka kecelakaan lalu lintas
- Kualitas hidup yang lebih baik
- Kawasan hunian yang lebih terjangkau karena berkurangnya biaya transportasi
- Gaya hidup yang lebih menyehatkan karena mengutamakan berjalan kaki
- Harga properti yang lebih stabil
- Lebih banyak pengunjung untuk kawasan komersial
- Lebih ramah lingkungan karena lebih sedikit memakai bahan bakar minyak
- Menggerakan roda perekonomian karena semakin banyak yang menggunakan transportasi massal.
Baca juga:
Mengenal Kawasan Mixed Use dan 6 Pilihannya di Indonesia
Proyek Hunian Berkonsep TOD di Indonesia
Foto: Canva
Konsep TOD di Indonesia banyak dibangun di DKI Jakarta, seperti di Citra Sentul Raya, TOD Dukuh Atas, LRT City, dan lain-lain.
Ada pula yang terdapat di wilayah penyangganya seperti Grand Central Bogor, serta di kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Misalnya di wilayah metropolitan Kota Palembang, Medan, Surabaya, dan lain sebagainya.
Proyek TOD di Indonesia sangat dibutuhkan, mengingat padatnya kota-kota besar oleh kendaraan pribadi sehingga macet parah.
Pasalnya, tersedia akses nyaman dan mudah ke moda transportasi publik. Berikut contoh proyek hunian TOD di Indonesia.
Adhi City Sentul
Hunian dengan konsep TOD yang pertama adalah Adhi City Sentul.
Jika Anda tengah mencari rumah dijual di Bogor dengan akses mudah, maka residensial ini wajib dipertimbangkan.
Pasalnya, Adhi City Sentul memiliki akses langsung ke stasiun LRT sehingga dapat memudahkan mobilitas sehari-hari.
Tidak hanya stasiun LRT, perumahan ini juga dekat dengan gerbang tol dan infrastruktur penting lainnya.
Lanskap perumahan ini juga begitu asri karena dikelilingi panorama alami nan hijau, serta dekat pula dengan destinasi wisata.
Adhi City Sentul juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik seperti clubhouse, fasilitas olahraga, leisure, dan masih banyak lagi.
Citra Sentul Raya
Citra Sentul Raya ini menawarkan rumah dijual di Kabupaten Bogor yang mengusung tema "The New Integrated City".
Kawasan hunian di sini berdampingan dengan fasilitas publik penting, meliputi akses ke moda transportasi umum dan sarana pendidikan.
Selain itu, ada pula akses mudah ke fasilitas kesehatan, pusat bisnis dan perkantoran, pusat perbelanjaan dan pusat lifestyle.
Citra Sentul Raya menawarkan gaya hidup baru, di mana Anda dapat bepergian dengan lebih mudah dan lebih cepat.
Akses transportasi terdekatnya meliputi Tol Jagorawi (exit Sirkuit Sentul), Stasiun LRT Sirkuit Sentul, dan lokasi rencana pembangunan Gerbang Tol Sentul.
Selain itu, infrastruktur lain di sekitar Citra Sentul Raya yang masih dalam proses perencanaan dan pembangunan, di antaranya:
- Bogor Outer Ring Road (BORR)
- Bogor Inner Ring Road (BIRR)
- Jalan Poros Tengah Timur (Jalur Puncak Dua)
- Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi)
- Tol Bogor-Bandung.
Akses listing unit Citra Sentul Raya di 99.co Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai proyek hunian ini.
LRT City Tebet
Foto: 99.co
LRT City Tebet merupakan salah satu apartemen dijual di Kota Jakarta Selatan besutan PT Adhi Commuter Properti.
Berlokasi di The Premiere MTH, LRT City Teber terintegrasi langsung dengan LRT, Mass Rapid Transit (MRT), dan Kereta Rel Listrik (KRL).
Pembangunannya mengusung konsep “Balanced Lifestyle,” yang dilengkapi oleh perkantoran, apartemen, serta area komersial.
Proyek hunian satu ini menempati luas lahan 7.395 m2, dengan 390 unit apartemen yang tersebar di 14 lantai.
Tipe unit yang ditawarkannya beragam mulai dari Premiere Superior, Premiere Deluxe dan Premiere Suite.
Fasilitas internalnya lengkap, tersedia kolam renang, taman bermain, area pejalan kaki, gym center, food & beverages area, dan lain-lain.
Infrastruktur dan moda transportasi yang mudah diakses dari LRT City Tebet, di antaranya:
- Stasiun KRL Cawang (1,1 km);
- Stasiun KRL Cikoko (1 km);
- Tol Tebet 2 (1,6 km); dan
- Bandar Udara Halim Perdana Kusuma (4,2 km).
Itu dia tiga contoh proyek hunian TOD di Indonesia yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.
Selain itu, masih banyak proyek hunian TOD lainnya yang dapat Anda temukan di halaman proyek pilihan 99.co Indonesia.
Semoga bermanfaat!
Baca juga:
4 Apartemen TOD Jakarta | Lokasi Strategis, Harga Kompetitif