Yuk Bangun Rumah Bambu Murah (Di Bawah 10 Juta)!

25 Apr 2019 - Ananda Bayu Pangestu

Yuk Bangun Rumah Bambu Murah (Di Bawah 10 Juta)!

Foto: Pixabay

Bangun rumah sendiri adalah impian banyak orang. Kita bisa bangun rumah dari nol, sesuai keinginan. 

Namun, bangun rumah sendiri sering kali terpentok masalah biaya, waktu dan tenaga.

Jika memiliki bujet yang tidak terlalu besar untuk membangun rumah, Anda bisa coba bangun rumah bambu

Selain murah, bahan bambu ini sangatlah sederhana dan sangat cantik bahkan bisa memberi kesan elegan.

Selain itu, desain rumah bambu ini jika dimodifikasi sedemikian rupa, akan menghasilkan hunian rumah kecil sederhana yang sangat indah.

Membangun rumah dari bambu dengan konsep minimalis akan membuat suasana rumah pun menjadi alami dan natural. 

Anda bisa menambahkan ornamen di setiap dinding dan lantainya. Lantai dasar yang menggunakan bahan dasar atau motif kayu pun semakin menambah suasana nyaman untuk rumah bambu anda.

Untuk corak warna, warna cokelat yang senada dengan warna dasar dari kayu atau bambu sangat cocok diterapkan pada desain interior rumah bambu. 

Jika Anda tertarik, yuk, kita simak simulasi anggaran bangun rumah dari bambu di bawah ini, ya!

Contoh Bangun Rumah Bambu Di Bawah 10 Juta

rumah bambu

Foto: Abitant

Dalam contoh rumah dari bambu ini, yang digunakan adalah rumah tipe 36 (6 meter x 6 meter). 

Bagaimana perhitungan biayanya hingga bisa di bawah 10 juta? Mari kita simak satu per satu!

  • Pondasi rumah menggunakan batu kali dan cukup ditaruh pada kolom utama saja. Ada 9 buah batu kali, masing-masing 20 ribu jadi totalnya ada Rp.180.000,-
  • Urugan tanah setinggi 30 cm, volumenya 8m x 8m x 0,3 m =19,2 m3. Harga tanah per m3 = Rp. 50.000,- ,jadi totalnya Rp.960.000,-
  • Kolom menggunakan bambu, jika per batang Rp.50.000 dikalikan sembilan buah jadi Rp. Rp.450.000,-
  • Dinding rumah terbuat dari anyaman bambu, total kebutuhan (6 m x 3 m) x 6 buah  =108 m2. Harga anyaman bambu per lembar ukuran 3m2 (3m x 1 m) = Rp.100.000,- . Jadi, kebutuhanya 108/3 = 36 lembar = Rp.3.600.000,-
  • Lantai rumah terbuat dari screed beton setebal 7 cm dengan volume 6m x 6m x 0,07m = 2,52 m3. Harga beton per m3 = Rp.500.000,-. Jadi, totalnya Rp.1.260.000,-
  • Plafon rumah tidak usah pakai. Biarkan saja plong karena ruangan jadi lebih tinggi dan sejuk, jadi biayanya Rp.0,-
  • Rangka atap dan penutupnya sekitar Rp.2.000.000,-
  • Kamar mandi dan septictank sekitar Rp.1.500.000,-

Jadi, total biaya untuk bangun rumah dari bambu yang sudah bisa berfungsi dengan baik adalah Rp.9.995.000,-. Dari anggaran sepuluh juta rupiah tersebut, masih sisa lima ribu! Luar biasa, bukan?

Keunggulan Bangun Rumah dari Bambu

rumah bambu

Foto: Pixabay

Bambu adalah material masa depan. Kemampuannya untuk tumbuh lima hingga sepuluh kali lebih cepat dari kayu, membuatnya potensial untuk digunakan maksimal untuk rumah. 

Selain murah, berikut adalah beberapa keunggulan yang Anda dapatkan jika bangun rumah dari bambu:

  • Rumah bambu memiliki desain yang berestetika tinggi 

Hal ini dikarenakan rumah bambu memiliki desain yang unik dan berbeda dengan rumah pada umumnya.

  • Rumah bambu tahan terhadap guncangan gempa 

Tidak seperti kebanyakan bangunan rumah yang terbuat dari batu, rumah dari bambu tidak mudah roboh akibat guncangan gempa karena bambu memiliki berat yang lebih ringan.

Baca juga:

Syarat Rumah Tahan Gempa yang Harus Diperhatikan saat Bangun Rumah

  • Rumah bambu mencerminkan rendah hati

Rumah dari bambu dapat menjadi cerminan pemilik rumah yang tidak sombong. 

Secara sosial, kepemilikan rumah bambu dapat membuat seseorang menjadi tidak sombong karena hanya bermodalkan rumah dengan konsep yang sederhana.

  • Rumah bambu lebih nyaman dihuni 

Mengapa? Karena rumah dari bambu lebih adem dibanding dengan rumah dengan batu, sehingga kita tidak perlu lagi menambahkan AC di dalam rumah. 

Kita dapat merasakan udara dingin yang datang dari sela-sela bambu.

Baca juga:

7 Pendingin Ruangan selain AC, Murah dan Hemat Energi

Desain Rumah Bambu Minimalis Modern

Setelah mengetahui keunggulannya, Anda semakin yakin bukan untuk membangun rumah bambu sendiri? 

Seperti rumah pada umumnya, langkah paling awal untuk membuat rumah dari bambu adalah menyiapkan desainnya.

Desain rumah bambu begitu banyak, namun yang paling populer adalah desain rumah bambu minimalis modern yang sangat unik. 

Keunikan ini datang dari perpaduan material bambu yang membawa kesan tradisional dan desain minimalis yang membawa kesan modern dan elegan.

Jadi, mulai sekarang Anda bisa buang jauh-jauh pikiran bahwa rumah dari bambu itu kampungan dan tidak punya nilai seni. Karena justru sebaliknya, lho

Kalau tidak percaya, simak contoh desain rumah bambu minimalis modern ini, ya!

rumah bambu

Foto: Pinterest

Desain rumah bambu minimalis yang pertama ini adalah perpaduan antara gaya tradisional dan modern yang sangat sempurna. Konsep rumah panggung masih digunakan pada desain rumah bambu ini. 

Namun, seperti yang bisa Anda lihat, desain rumah bambu ini berupa rumah mewah 2 lantai yang lengkap dengan balkon di bagian depannya.

rumah bambu

Foto: Pinterest

Masih dengan konsep yang sama, desain rumah bambu minimalis yang satu ini juga masih bertumpu dengan konsep modern di bagian jendelanya. 

Rumah minimalis modern terkenal dengan penggunaan jendela yang dapat memberikan penerangan alami ke seluruh bagian rumah, sama halnya seperti desain rumah bambu minimalis yang satu ini.

rumah bambu

Foto: Pinterest

Anda suka desain rumah bambu minimalis yang lebih sederhana? Anda bisa coba desain rumah bambu seperti gambar di atas ini. 

Dengan konsep pondok rekreasi, desain rumah bambu ini cocok sekali untuk Anda yang menyukai suasana liburan di alam bebas. 

Penggunaan jendela yang optimal untuk pencahayaan terbaik masih digunakan pada desain rumah bambu minimalis ini meskipun konsepnya pondokkan. 

Hal ini dapat menghemat penggunaan listrik untuk penerangan, sehingga mendukung konsep ramah lingkungan yang ditawarkan rumah bambu.

rumah bambu

Foto: Pinterest

Rumah dari bambu tentu bukan berarti semua bagiannya harus terbuat dari bambu juga. 

Anda dapat menjadikan bambu sebagai bahan utama atau bahan pelengkap konstruksi rumah. 

Biasanya, jika Anda menjadikan bambu sebagai bahan utama, itu berarti membuat dinding rumah dari bambu. 

Sedangkan untuk bagian rumah lain seperti lantai atau atap, akan digunakan material lain, baik kayu, batu, maupun semen dan lain-lain.

rumah bambu

Foto: Pinterest

Sedangkan bila ingin membuat rumah dari bambu karena unsur estetika yang ditawarkan, Anda dapat menjadikan bambu ini sebagai material tambahan dalam desain konstruksi rumah. 

Seperti gambar desain rumah bambu di atas ini yang menggunakan bambu sebagai ornamen dan dekorasi rumah.

Material utama rumah tetap menggunakan batu, semen, kayu, dan material lain seperti rumah pada umumnya. 

Namun, material bambu digunakan untuk menimbulkan estetika dan kesan natural tersendiri. 

Contoh penempatan material bambu ini bisa jadi ada pada rangka jendela, bagian balkon rumah, bagian langit-langit rumah dan lain-lain.

Desain rumah bambu seperti ini paling sering digunakan pada villa dan rumah rekreasi yang menawarkan fasilitas modern, namun tetap dengan konsep alam yang natural.

Nah, jika Anda sendiri yang mau membangun rumah, desain rumah bambu seperti apa yang akan anda pilih? 

Semoga artikel rumah bambu ini dapat membantu Anda mencari inspirasi rumah idaman, ya!

 

Author:

Ananda Bayu Pangestu