Berita

Mengenang 5 Aksi Demo Terbesar di Dunia. Mengubah Sejarah Manusia!

3 menit

Aksi demo mahasiswa beberapa hari lalu masuk ke dalam salah satu peristiwa unjuk rasa terbesar di Indonesia. Kenali aksi lainnya yang mengubah sejarah dunia di bawah ini!

Beberapa hari lalu, Indonesia diguncangkan oleh aksi demo mahasiswa.

Aksi unjuk rasa yang menentang regulasi rancangan undang-undang yang diusut badan DPR dan DPD ini dapat dibilang sebagai salah satu demo terbesar di Indonesia.

Beberapa orang bahkan berani membandingkan demo tersebut dengan peristiwa bersejarah tanah air lainnya…

…yakni Tragedi 1998 yang juga melibatkan gerakan mahasiswa.

Berbicara soal sejarah, Indonesia bukan satu-satunya negara dengan aksi unjuk rasa masal.

Berikut adalah gerakan terbesar di dunia yang mengubah sejarah manusia!

7 Aksi Demo Terbesar di Dunia

1. The Monday Demonstration, Jerman (1982-1989)

aksi demo

sumber: cvce.eu

Dimulai sebagai pertemuan doa bersama, lambat laun menjadi gerakan yang membantu meruntuhkan Tembok Berlin.

Itulah awal mula aksi protes terbesar di Jerman.

Pada tahun 1982, seorang pendeta yang bernaung di Berlin membuka gerejanya untuk menyebarkan pesan perdamaian di tengah-tengah perang dingin yang sedang berlangsung di Jerman.

Anggota gereja yang pada saat itu hanya berjumlah ratusan berkembang menjadi ribuan, sampai akhirnya hampir seluruh rakyat Jerman bersatu untuk merubuhkan Tembok Berlin.

Simbol yang memisahkan negara menjadi dua kubu tersebut runtuh pada Senin pagi di bulan Oktober, 1989, menyatukan rakyat Jerman Barat dan Timur.

2. Aksi Demo Gandhi Salt March, India (1930)

aksi demo

sumber: beautifultrouble.org

Pada tahun 1930, India berada di bawah kekuasaan koloni Inggris.

Pada masa tersebut, rakyat India dilarang untuk menjual atau membeli garam, yang mana merupakan bahan utama dalam tradisi masak-memasak mereka.

Peraturan ini diatur dalam undang-undang Salt Act.

Baca Juga:

4 Fakta Menarik Siswa STM Ikut Demo. Sempat-sempatnya Ujian!

Pada undang-undang tersebut rakyat India hanya boleh membeli garam dari pemerintah Inggris yang menjual bahan masakan tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

Muak akan tekanan bangsa Inggris, Mohandas Gandhi memimpin ribuan rakyat India untuk menentang pemerintah asing dengan cara membuat garam laut di sisi pantai.

Berkat gerakannya ini, rakyat India dapat terbebas dari kekangan Inggris pada tahun 1947.

3. Pesta Teh Boston, Amerika Serikat (1773)

aksi demo

sumber: reddit.com

Aksi demo Pesta Teh Boston merupakan salah satu unjuk rasa tertua di Amerika Serikat.

Dahulu, negara AS terdiri dari dan dikuasai oleh 13 koloni Inggris.

Bangsa Inggris menetapkan harga pajak yang amat mahal untuk bahan-bahan impor seperti kertas, teh, dan cat.

Untuk memprotes kebijakan tersebut, beberapa organisasi Amerika Serikat menyelinap ke dalam kapal laut Inggris dan melempar 340 peti kayu berisi teh ke pelabuhan.

Aksi protes di atas adalah awal dari bangkitnya revolusi rakyat Amerika Serikat, yang pada akhirnya membebaskan mereka dari kekuasaan pemerintah Inggris.

4. Women’s Suffrage Parade (1913)

aksi demo

Pada tahun 1913, 8,000 orang berbaris dalam aksi demo untuk menuntut kebebasan para wanita untuk menggunakan haknya dalam memilih pimpinan negara Amerika Serikat.

Dalam aksi unjuk rasa yang dibalut sebagai parade tersebut, para wanita dan laki-laki ditemani oleh 9 marching band, 20 balon udara, dan 4 pasukan militer.

Aksi ini merupakan bentuk protes pertama yang diikuti oleh ribuan wanita dari berbagai sudut AS.

Walaupun membutuhkan 9 tahun untuk mengesahkan regulasi dan rancangan undang-undang bagi para wanita untuk menggunakan hak pilih mereka…

…Pada tahun 1920, kaum hawa akhirnya bisa menggunakan hak mereka untuk kepentingan baik negara!

5. Aksi Demo Bastille, 1789

aksi demo

sumber: thelocal.fr

Disebut sebagai salah satu aksi demo paling brutal di dunia, aksi penyerangan area Bastille di Paris pertama kali terjadi pada July tahun 1789.

Muak dinaungi oleh pemerintah monarki yang tidak jujur, beberapa sosok pemimpin Perancis mengumpulkan masa untuk menyerang sebuah bangunan pemerintah di Paris timur.

Bangunan tersebut adalah salah satu simbol kepemerintahan penting bagi para monarki Perancis.

Alhasil, perang sipil pun tidak terhindari.

Gubernur kota Paris menjadi salah satu korban yang  gugur bersama ribuan rakyat Perancis.

Aksi penyerangan ini menandai awal mula Revolusi Perancis, yang akhirnya dapat menggulingkan rezim pemerintah pada saat itu.

Sampai sekarang, rakyat Perancis masih merayakan peristiwa bersejarah ini setiap tanggal 14 Juli yang disebut sebagai Bastille Day.

Baca Juga:

Bukan Turunkan Jokowi, ini Tuntutan Mahasiswa Pada DPR & Presiden

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts