Berita

Bahaya Susu Kental Manis Viral di Twitter, Ini yang Perlu Diwaspadai!

7 November 2019
bahaya susu kental manis
2 menit

Bahaya susu kental manis jika diberikan sembarangan kepada balita ternyata masih belum banyak dipahami oleh para orang tua di Indonesia. Bagaimana faktanya?

Mencuatnya isu bahaya susu kental manis ini berawal dari trendingnya tagar #BijakPakaiSusuKentalManis yang populer di Twitter.

Selama ini, susu kental manis (SKM) menjadi salah satu jenis minuman yang cukup banyak digemari.

Padahal, mengonsumsi sesuatu secara berlebihan sangat tak dianjurkan, begitupun ketika mengonsumsi susu kental manis.

Lebih menyedihkan lagi, banyak orang tua yang tak menyadari fakta ini lalu mereka memberikan susu kental manis kepada anak balitanya.

Padahal, produk susu kental manis sama sekali tak setara dengan susu pengganti ASI dan tak boleh diberikan kepada balita.

Bahaya Susu Kental Manis Bila Dikonsumsi Balita

Sekitar bulan Desember 2018, empat orang balita di Kendari dilarikan ke rumah sakit setempat akibat gejala gizi buruk.

Dalam rilis berita VIVA disebutkan, penyebab keempat balita tersebut mengalami gizi buruk salah satunya karena orang tuanya memberikan susu kental manis.

Padahal, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2018 lalu telah mengabarkan dengan tegas bahwa SKM bukanlah pengganti ASI.

Baca Juga:

Menguak 13 Jenis dan Manfaat Susu yang Baik untuk Tubuh

“SKM tidak ditujukan sebagai pengganti susu yang digunakan untuk pemenuhan gizi,” begitu salah satu bunyi imbauan BPOM seperti dikutip Kompas.com.

Hal tersebut dikarenakan kandungan-kandungan di dalam SKM yang tak sesuai untuk anak-anak karena kandungan gizinya yang sedikit.

Fakta di Balik Susu Kental Manis

Apakah susu kental manis (SKM) adalah produk susu yang sama?

Ternyata, SKM bukanlah susu melainkan minuman yang terbuat dari campuran gula dan susu.

Bahkan menurut fakta dari Kemenkes RI, kandungan susu dalam SKM hanya sekitar 20 persen saja dan sekitar 45-50 persennya adalah gula.

bahaya susu kental manis

Dengan kandungan tersebut, SKM sebetulnya lebih tepat bila dijadikan pelengkap dan pemanis makanan beraroma susu.

Oleh karena itu, bila diberikan kepada balita efeknya justru akan merusak dan membahayakan kesehatan mereka.

Dampak Balita yang Mengonsumsi Susu Kental Manis Terlalu Banyak

Bahaya susu kental manis yang ditimbulkan bila terlalu sering dikonsumsi balita tidak main-main.

Kadar gula berlebih dalam SKM bisa mengakibatkan diabetes hingga obesitas pada anak-anak.

Bahkan, jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang bisa berisiko menurunkan sensitivitas insulin dalam tubuh.

Kemudian, SKM juga dapat merusak perkembangan gigi anak-anak balita yang masih berada dalam tahap pertumbuhan.

Oleh karena itu, bila memang ingin memberikan susu pengganti ASI pada balita, lebih baik gunakan susu sapi sebagai penggantinya.

Baca Juga:

Inspiratif! Di Tempat Makan Unik Ini, Bisa Bayar Pakai Sampah Plastik

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Jangan lupa bookmark blog 99.co Indonesia untuk informasi menarik lainnya.

Ingin cari properti? Pastikan untuk mencarinya di 99.co/id.

You Might Also Like