Rumah Tips & Trik

5 Tips & Simulasi Membuat Anggaran Biaya Bangun Rumah Tahun 2020

3 menit

Membuat rumah sendiri kerap dilakukan orang agar mendapatkan hunian yang terbaik. Sebelum membangun, tentu harus ada pembuatan anggaran biaya pembangunan rumah. Hal ini ditujukan agar biaya bangun rumah tidak melenceng sehingga tak menguras kantong.

Sahabat 99 yang sedang merancang hunian pribadi, sudahkah membuat anggaran biaya bangun rumah?

Ya, hal ini ternyata penting dilakukan sejak awal.

Beberapa orang memilih rancangan sesuai keinginan pribadi tanpa berpikir panjang.

Alhasil, dia bakal kaget sendiri saat melihat biaya di akhir.

Tak sedikit pula yang rugi, menyesal bahkan tak sanggup membayar anggaran tersebut.

Jangan sampai ini terjadi padamu!

Yuk, gambar dan hitung biaya bangun rumah sebelum memulai semuanya.

Ikuti tips dan simulasinya di bawah ini…

Tips dan Simulai Menghitung Biaya Bangun Rumah

1. Catat Seluruh Tujuan Penting

Melakukan perencanaan matang mengenai anggaran saat membangun rumah sangat penting dilakukan untuk memonitor penggunaan uang.

Jika ingin melakukannya secara mandiri, atur perkiraan berapa pengeluaran dana.

Di sisi lain, bila ingin bekerja sama dengan kontraktor, konsultasikan terlebih dulu soal dana yang dimiliki.

Membuat anggaran biaya rumah juga bertujuan untuk memantau harga material yang naik-turun, perangkat keras, perangkat halus, dan biaya tukang yang akan mengerjakan.

Dengan begitu, Sahabat 99 bisa tahu perkiraan total anggaran yang diperlukan untuk membangun rumah idaman.

2. Pahami Manfaat Membuat Anggaran

biaya bangun rumah

Anggaran biaya bangun rumah dapat membantu kita dalam memiliki patokan perhitungan yang jelas.

Masukkan sedetail mungkin mulai dari desain, harga bangunan, serta tarif pekerja harian atau borongan.

Jangan sampai ada yang terlewat agar tidak kebobolan!

Justru, biaya tak terlihat seringkali membuat anggaran yang sudah dibuat makin membengkak…

Seperti tenaga kerja dengan skill beda, tentu memerlukan perhitungan yang berbeda pula.

3. Gambarkan Simulasi Calon Hunian

Biaya Bangun Rumah

Simulasi untuk menyusun perkiraan anggaran biaya membangun rumah biasa dilakukan oleh kontraktor.

Biarpun begitu, Sahabat 99 juga bisa melakukan perhitungan pribadi dengan langkah berikut:

  • Ukuran Rumah

Ukuran rumah harus ditentukan sejak awal…

Begitu juga dengan desain awal rumah.

Harus diketahui bahwa ukuran rumah tidak sama dengan luas tanah yang digunakan.

Jadi, ukuran rumah dan keseluruhan luas harus benar-benar diperhitungan dengan teliti dan cermat.

Bila sudah mengetahui secara detail, maka perhitungan biaya bangun rumah bisa semakin akurat.

  • Hitungan Per Meter Persegi

Melakukan perhitungan anggaran per meter persegi ketika membangun rumah harus dilakukan secara menyeluruh.

Contohnya seperti untuk material bagian dinding, langit-langit, lantai, serta keperluan finishing.

Kedua perhitungan anggaran di atas, yaitu ukuran rumah dan anggaran per meter persegi dapat membantu memperkirakan berapa total anggaran biaya bangun rumah hingga selesai berdiri.

Tengok simulasi perhitungan anggaran di bawah ini…

Misalnya ukuran rumah:

  • Panjang x lebar (30 m x 10 m)= 300 m²
  • Total biaya membangun per meter persegi= Rp 4.000.000
  • Total anggaran membangun rumah= ukuran rumah x total biaya membangun per m²

Baca Juga:

Kelebihan dan Kekurangan Beli Rumah KPR atau Tunai | Pilih Mana?

Jadi, perkiraan total anggaran membangun rumah menengah yang harus dipersiapkan adalah:

300 m² x Rp4.000.000 = Rp1,2 miliar

4. Menghitung Biaya Bangun Rumah di Luar Pembangunan

biaya bangun rumah

Sesudah menghitung anggaran membangun rumah, pastikan juga memperkirakan jumlah biaya yang digunakan untuk perabotan dan dekorasi rumah baru.

Tidak mau rumah baru yang kosong, ‘kan?

Jangan lupa pula untuk mempertimbangkan biaya-biaya bangun rumah lainnya seperti:

  • biaya administrasi
  • pajak rumah
  • biaya pengurusan IMB, dan sebagainya

5. Perkiraan Kasar Biaya Bangun Rumah Secara Bertahap

Perkiraan membangun rumah (termasuk bahan bangunan dan biaya pengerjaan) untuk tipe sederhana adalah Rp2,5 juta – Rp 3 juta, rumah menengah Rp3,5 juta – Rp4 juta, sedangkan rumah mewah adalah Rp5 juta.

Perkiraan perhitungan anggaran membangun rumah umumnya dimulai dari:

  • Tahap persiapan (membersihkan lahal dan kedatangan material)
  • Pondasi (menggali tanah, memasang pondasi dan urugan tanah)
  • Struktur beton bertulang, pembangunan dinding, rangka atap, finishing atap rumah, plafon, lantai, instalasi listrik dan plumbing, serta pengecatan dan finishing rumah.

Jika ingin membangun dua tingkat, biaya tersebut harus dikalikan dua.

Sahabat 99 juga perlu mempersiapkan dana tambahan untuk membangun rumah sebesar 10% dari total semua pengeluaran yang diperlukan.

Dana ini dapat dijadikan cadangan yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk anggaran tak terduga.

Setelah membuat anggaran membangun rumah dengan matang, kita pun sudah siap untuk memulai proyek.

Baca Juga:

5 Cara Kelola Biaya Membangun Rumah Baru Agar Terkendali

Semoga berhasil, Sahabat 99…

Simak informasi menarik lainnya lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Bobby Agung Prasetyo

Penyunting konten dan jurnalis paruh waktu. Senang bermusik, berpikir, merenung dan belajar banyak soal penulisan bisnis & properti. Verba volant, scripta manent. Selamat membaca!
Follow Me:

Related Posts