Berita, Berita Properti

Ingin Memulai Bisnis Rumah Kontrakan? Pertimbangkan 3 Hal Ini!

27 Februari 2019
3 menit

Bisnis rumah kontrakan bisa jadi salah satu investasi menggiurkan yang dapat Anda lakukan.

Lagipula Sahabat 99, siapa sih yang tidak menginginkan penghasilan tambahan secara berkelanjutan dengan mudah?

Banyak orang memulai langkah besar dengan cara menjalankan bisnis rumah kontrakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Jika belum memiliki properti untuk disewakan, Anda pun harus mencari hunian yang dapat dibeli untuk disewakan nantinya.

Sebelum membeli properti untuk disewa, pikirkan terlebih dahulu beberapa hal yang akan mempengaruhi keputusan Anda perihal pembelian hunian untuk disewakan.

Apa saja, kira-kira?

Berikut adalah ketiga hal yang harus Anda pertimbangkan:

1. Target Pendapatan

bisnis rumah kontrakan

Sebelum menyewakan properti, cari tahu berapa harga pasaran yang sesuai dengan lokasi dan kualitas dari properti yang hendak Anda beli.

Hal ini sangat penting agar Anda tahu harga sewa pada umumnya…

Sekaligus memperkirakan keseimbangan antara harga beli dan uang sewa yang akan didapatkan kelak.

Contoh:

  • Anda membeli rumah dengan harga Rp300 juta
  • Sesuai dengan penelitian harga sewa rumah di area sekitar yang Anda lakukan, Anda bisa mendapatkan sekitar Rp1,5 juta per bulan
  • Sesuai dengan perhitungan, maka Anda akan mendapatkan Rp18 juta per tahun.

Selanjutnya adalah perhitungan pengeluaran tahunan yang harus dikeluarkan sebagai pemilik properti.

Tentunya hal ini menjadi penting agar Anda tidak mengalami kerugian.

2. Pengeluaran Tahunan

bisnis rumah kontrakan

Ada dua jenis pengeluaran tahunan, yakni pengeluaran tetap dan pengeluaran tak terduga.

Pada pengeluaran tetap, Anda akan mengeluarkan uang untuk membayar pajak, asuransi, maintenance secara rutin dan berbagai perbaikan properti yang harus dilakukan secara rutin.

Sedangkan pada pengeluaran tak terduga, Anda bisa mempersiapkan dana darurat jikalau ada berbagai kejadian tak diinginkan terjadi…

Misalnya kerusakan AC, pemanas air, dan lain-lain.

Dengan berbagai kemungkinan tersebut, Anda sebaiknya menyediakan dana yang sama besar dengan pengeluaran tetap.

Jika mengalokasikan dana untuk pengeluaran tetap sebesar Rp3 juta, maka Anda harus menyediakan dana untuk pengeluaran tak terduga sebesar Rp3 juta juga.

Baca Juga:

Rumah Kontrakan Tampak Membosankan? Percantik dengan Sentuhan Ini!

Jika anggaran ini dihitung per tahun, berarti Anda hanya akan mendapatkan Rp12 juta…

Berdasarkan rincian biaya sewa per tahun (Rp18 juta), pengeluaran tetap per tahun (Rp3 juta), serta biaya tak terduga per tahun (Rp3 juta).

Perlu diingat bahwa perhitungan ini hanya berlaku kalau ada orang yang menyewa properti Anda.

Bila tidak, berarti Anda harus membiayai pengeluaran tahunan itu dari kantong sendiri.

Apakah Anda sanggup menutupi pengeluaran tahunan tersebut?

3. Risiko Menjalankan Bisnis Rumah Kontrakan

bisnis rumah kontrakan

Sebelum membeli properti, perhitungkan berbagai risiko yang mungkin akan Anda hadapi sebagai berikut:

  • Selama beberapa jangka waktu tertentu, mungkin tidak ada orang yang ingin mengontrak rumah Anda.
  • Saat baru membeli properti tersebut, Anda harus mendesain interior dengan baik.
  • Harus sanggup mengusir orang yang menyewa properti Anda jika terjadi masalah yang tidak diinginkan.
  • Mesti siap memperbaiki beberapa bagian dari properti akibat pihak penyewa tidak bertanggung jawab.

Untuk menghindari hal tersebut, mungkin ada baiknya jika Anda berkonsultasi dengan lembaga yang bisa mengurus masalah properti…

Sehingga bisa membantu Anda mendapatkan penyewa dengan kualitas yang baik.

Alhasil, properti yang disewakan mampu tetap dalam keadaan baik.

***

Memiliki properti yang disewa tentu bisa menjadi sumber pendapatan tetap.

Namun, Anda tetap harus mengerti segala hal yang berkaitan dengan properti tersebut sebelum membelinya.

Sebagai tambahan, jika Anda benar-benar berminat untuk memulai bisnis rumah kontrakan, sebaiknya pelajari membaca berbagai buku yang berhubungan dengan usaha bidang properti.

Tak lupa, banyaklah berkonsultasi dengan orang-orang yang terbiasa bergelut di bidang properti.

Baca Juga:

Bisnis Properti Bagi Mahasiswa, Menjanjikan dan Tak Ganggu Waktu Belajar

Upaya tersebut dilakukan agar Anda mengerti berbagai sudut pandang serta pro dan kontra pada setiap pilihan.

Selain itu, Anda juga bisa mendesain banner yang baik untuk mempromosikan bisnis rumah kontrakan

Semoga dengan pembahasan ini, Anda bisa membeli properti yang tepat dan segera menemukan orang yang ingin menyewa properti milik Anda.

Segera iklankan properti milik Anda untuk disewakan, lewat 99.co/id.

Simak informasi menarik lainnya, hanya di Blog 99.co Indonesia.

You Might Also Like