Rumah Tips & Trik

Cara Budidaya Vanili Agar Cepat Berbuah | Peluang Menjanjikan!

5 menit

Tanaman vanili terkenal dengan harganya yang mahal. Kamu ingin mencoba menanamnya? Yuk, coba mulai budidaya vanili di rumah. Intip caranya di sini.

Sekilas Tentang Tanaman Vanili

Nama latin untuk tanaman vanili adalah Vanilia planifofela.

Tanaman vanili sendiri merupakan tanaman yang menghasilkan bubuk vanili beraroma harum dan biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan kue.

Selain itu, aroma vanili juga sering dijadikan sebagai aroma essential oil.

Bentuk dari tanaman vanili ini menyerupai kacang polong yang mengandung mineral, serat, vitamin A, B dan E.

Tanaman ini pun memiliki kandungan antioksidan yang tinggi serta sifatnya yang bisa mencegah kanker.

budidaya vanili

Dalam beberapa tahun terakhir, budidaya vanili di Indonesia mengalami fluktuasi yang cukup sering terjadi .

Berdasarkan data UN Comtrade, nilai ekspor vanili mencapai US$ 90,58 juta pada tahun 2017, naik rata rata US$ 26 juta dari tahun sebelumnya.

Namun, volume produksi vanili di Indonesia justru mengalami penurunan sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi kenaikan nominal harga vanili di pasar dunia.

Saat ini, vanili dibudidayakan di hampir 25 provinsi di Indonesia dengan beragam varietas.

Padahal budidaya vanili modern kini bisa dikembangkan secara generatif dan vegetatif.

Ketahui terlebih dahulu syarat tumbuh vanili di bawah ini.

8 Syarat Tumbuh Tanaman Vanili

Dilansir dari situs paktanidigital.com, cara budidaya vanili cepat berbuah adalah seperti berikut ini:

1. Iklim

Tanaman vanili cocok di tanam pada wilayah yang punya iklim tropis dan subtropis.

Beruntungnya, Indonesia memiliki iklim yang tropis sehingga masuk dalam syarat tumbuh pohon vanili.

2. Elevasi dan Temperatur

budidaya vanili

Elevasi atau ketinggian tempat juga berpengaruh terhadap vanili.

Elevasi optimal antara 400-700 m dengan temperatur rata-rata 22 sampai 25 derajat celsius per tahun.

Daerah Pulau Jawa di Indonesia umumnya memiliki elevasi dan temperatur yang ideal untuk ditanami vanili.

3. Curah Hujan dan Kelembapan Udara

Tanaman vanili memerlukan waktu 3 bulan untuk proses pemasakan buah dan meningkatkan kualitasnya.

Oleh karena itu, dalam waktu ini pohon vanili harus selalu dijaga agar kering.

Setelah itu, periode hujan 8-10 bulan diperlukan vanili untuk proses pertumbuhan tanaman serta pembentukan buah.

Rata-rata curah hujan yang dibutuhkan berkisar antara 2000-3000 mm/tahun dengan kelembaban 80%.

4. Tanah

budidaya vanili

Pohon vanili sangat menyukai jika tumbuh di tanah humus, tanah yang memiliki struktur baik, irigasi dan drainasenya baik pula.

Serta tanahnya pun harus gembur sehingga mudah ditembus oleh akar tanaman.

Sebab, tanaman vanili memiliki akar yang dangkal sehingga perlu diperhatikan ketersediaan bahan organiknya.

5. Kandungan Nutrisi Tanah

Selain itu, tanah dengan kandungan Ca (Kalsium) dan berasal dari batuan kapur sangat cocok ditanami vanili.

Keadaan pH tanah berkisar antara 6-7, memungkinkan vanili untuk bebas terhadap penyakit busuk batang.

Kecukupan nutrisi tanah seperti kadar natrium, fosfor, kalsium, dan magnesium selaku nutrisi utama bagi tanaman sangat menentukan pertumbuhan vanili.

6. Pengelolahan Tanah

Seperti yang sudah ditulis di atas, tanaman vanili hendaknya diberikan tanah yang gembur sehingga layak untuk ditanami.

Terlebih dahulu harap dilakukan penanaman tanaman panjatan untuk menyelaraskan waktu tanam yang tepat bagi vanili.

7. Tanaman Pelindung dan Panjatan

Sebelum pengolahan tanah saat melakukan budidaya vanili, menanam tanaman panjatan dan pelindung ini berfungsi untuk kualitas tanah.

Tanaman pelindung berfungsi sebagai proteksi terhadap penyinaran matahari secara belebihan.

Sedangkan tanaman panjatan berfungsi untuk mempermudah pertumbuhan vanili karena sifatnya yang merambat dan membutuhkan media cukup kuat untuk menopang.

Tanaman panjatan yang dianjurkan seperti, pohon sengon atau pohon lamtoro.

8. Intensitas Cahaya Matahari

budidaya vanili

Dalam budidaya vanili waktu penyinaran matahari sangat diperlukan olehnya agar bisa melakukan proses fotosintesis.

Sehingga dapat menentukan proses perkembangan daun dan batang tanaman juga proses pembentukan buah.

Intensitas cahaya sebesar 35-55% memberikan hasil terbaik, bergantung pada besaran kadar vanili (zat yang ada di vanili) yang diinginkan.

Baca Juga:

Budidaya Ikan Cupang | Peluang Usaha Rumahan yang Bikin Untung

6 Cara Budidaya Vanili Agar Cepat Berbuah

Mengutip dari agromaret.com, harga vanili per kg mencapai Rp2,5 juta– Rp6 juta.

Dengan harganya yang mahal dan manfaatnya yang banyak, banyak orang ingin membudidayakan tanaman vanili.

Jika kamu tertarik menanam pohon vanili, berikut ini langkah-langkah yang perlu kamu ikuti:

1. Persiapan Lahan

Budidaya vanili di lahan sempit memerlukan persiapan lahan yang memadai.

Berikut syarat-syaratnya:

  • Tanaman vanili memerlukan cukup cahaya namun tidak terlalu panas,
  • Dapat tumbuh dengan baik pada suhu 18℃-23℃.
  • Tanah yang cocok untuk budidaya vanili adalah tanah yang gembur dan agak lembab,
  • Pemupukan sebaiknya dilakukan dengan pupuk organik agar tidak mengubah tekstur tanah dan tidak merusak lingkungan, dan
  • Sebaiknya tanaman vanili diberinaungan seperti pohon yang tumbuh lebih tinggi sehingga tidak terlalu panas.

2. Persiapan Bibit

budidaya vanili

Untuk proses pembibitan kamu bisa membelinya langsung di toko pertanian atau menanam sendiri dari biji.

Namun, budidaya vanili dari biji tergolong lebih susah dan memakan waktu yang lebih lama.

Langkah-langkah berikut ini adalah yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan bibit vanili:

  • Bibit (stek) vanili dibersihkan dengan menggunakan tisu atau lap,
  • Bibit (stek) yang sudah dibersihkan, direndam dalam air selama 10-5 menit,
  • Kemudian lap dengan tisu atau kain kering. Setelah itu, rendam kembali stek namun hanya ujungnya saja selama 5-7 hari, dan
  • Stek berhasil jika Anda mendapati adanya daun-daun tunas di bagian bawah stek yang Anda rendam.

Wadah tanam yang digunakan sebaiknya adalah polybag atau wadah dengan ukuran yang cukup luas.

Baca Juga:

Budidaya Ikan Lele: Usaha Rumahan Modal Kecil Untung Besar

3. Penanaman Vanili

Budidaya vanilla di lahan sempit dapat digunakan dalam polybag atau wadah lainnya.

Berikut cara budidaya vanili di pekarangan:

  • Untuk penanaman vanili di pekarangan, pastikan lahan sudah sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh tanaman vanili seperti keterangan pada lahan tanam,
  • Sebelum melakukan penanaman, ada baiknya tanah dipupuk terlebih dahulu,
  • Untuk memastikan aerasi yang baik, perlu adanya guludan agar air dapat mengalir dengan baik,
  • Buat lubang tanam pada guludan dan tanam vanili pada lubang polybag, dan
  • Kemudian, tancapkan tiang penyangga di dekat tanaman vanili.

4. Cara Budidaya Vanili dalam Polybag

budidaya vanili

  • Jika menanam di dalam pot atau polybag, siapkan pot yang berukuran besar karena tanaman vanili dapat tumbuh mencapai 4 m,
  • Tanah yang digunakan pada penanaman pot dicampur dengan pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1, dan
  • Tanam stek pada pot dan beri tiang penyangga.

5. Perawatan Tanaman Vanili 

Cara merawat vanili saat sedang proses budidaya adalah melakukan penyiraman sesuai dengan kondisi tanah.

Usahakan tanah tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah.

Tanaman vanili tidak tahan kekeringan sehingga perlu dibuat mulsa atau diberi bahan organik,

Vanili tidak tahan genangan air sehingga perlu dibuat parit-parit agar air dapat mengalir dengan baik.

Pemangkasan Tanaman Vanili

Jangan lupa untuk melakukan pemangkasan pada tanaman vanili, ada 3 jenis pemangkasan saat budidaya sedang berlangsung yaitu:

  • Pemangkasan bentuk

Dengan cara memotong 15 cm bagian ujung tanaman vanili yang dilengkungkan dan menyisakan 3 cabang baik yang dipelihara.

  • Pemangkasan produksi

Saat vanili berumur 24-36 bulan, biasanya tanaman vanili akan mulai berbunga namun harus dirangsang dengan pemangkasan.

Pemangkasan dilakukan dengan memotong 2-3 pucuk tanaman sekitar 2 bulan sebelum masa berbunga.

  • Pemangkasan peremajaan

Dilakukan setelah panen untuk merangsang tunas-tunas baru.

Pemupukan Tanaman Vanili

Tanaman vanili yang dibudidayakan secara organik diberi pupuk 5-10 kg/pohon di awal musim penghujan.

Sementara, untuk pupuk daun, diberikan 1-2 minggu sekali dengan dosis 8 – 10 g/liter air.

Pemupukan melalui tanah dilakukan di awal dan di akhir musim hujan.

Dosis untuk tanaman yang berumur di bawah 2tahun adalah 20-40 g urea, 35-70 g TSP, dan 40-80 KCl per tahun.

Untuk tanaman di atas 2 tahun, dosisnya adalah 40-80 g urea, 70-140 g TSP, dan 80-160 g KCl per tahun.

6. Waktu Panen Tanaman Vanili

budidaya vanili

Buah vanili dapat dipanen saat berumur 2 hingga 3 tahun.

Biasanya panen dilakukan selama setahun sekali dengan masa panen 2-3 bulan penuh.

Buah vanili yang siap panen ditandai dengan warna hijau dengan pucuk berwarna kuning.

***

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu, ya!

Temukan informasi-informasi menarik lainnya seputar properti di Blog 99 Indonesia.

Atau kamu lagi mencari properti terbaru? Temukan yang cari di situs 99.co/id.

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts