Rumah, Tips & Trik

Tahapan dan Cara Membeli Rumah Lelang

8 November 2015
3 menit

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memiliki rumah. Selain membeli secara tunai dan menggunakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), sebenarnya ada opsi lain yang patut Anda pertimbangkan, yaitu membeli rumah lelang bank. Apa itu rumah lelang dan bagaimana cara membeli rumah lelang?

Rumah lelang bank merupakan rumah yang ditawarkan oleh bank karena sang pemilik atau debitur bank tidak dapat melunasi cicilan pinjaman atau kreditnya kepada bank yang bersangkutan. Jika seorang debitur gagal melunasi pinjamannya maka terjadi kredit macet.

KPR yang macet akan mendorong penyitaan rumah yang dibeli dengan KPR tersebut. Bank tentu tidak akan lama-lama membiarkan rumah sitaan menganggur, bank akan segera menjualnya.

Sebelum Anda pasang ancang-ancang membeli rumah lelang, ada baiknya Anda memahami terlebih dulu proses lelang rumah oleh bank serta mencari tahu persyaratan apa saja yang diperlukan untuk membeli rumah lelang tersebut. Berikut cara membeli rumah lelang:

Proses Lelang

Bank umumnya bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Bank juga menggandeng balai lelang swasta yang menjadi perantara antara bank dengan KPKNL.Tugas balai lelang tersebut adalah memasarkan aset lelang yang biasanya berupa rumah, tanah, kios, unit apartemen, rukan (rumah kantor), dan lain sebagainya.

Jika Anda jeli mencari informasi pelelangan rumah, maka Anda berkesempatan mendapatkan properti berkualitas dengan biaya lebih rendah. Pasalnya, rumah yang dilelang oleh bank biasanya telah dilunasi uang mukanya. Selain itu, sebagian dari cicilan rumah pun telah dibayarkan pemilik sebelumnya. Lebih lanjut, barang yang dilelang tidak selalu mudah terjual. Alhasil, bank akan terus membuka lelang kedua dan ketiga sampai terjual dengan harga penawaran yang semakin rendah.

Nah, kini, bagaimana strategi agar kita bisa menang lelang aset properti? 

Cari informasi

Bila berniat berburu rumah yang dilelang, rajin-rajinlah menengok pengumuman lelang di media atau di internet. Info lelang bisa Anda dapatkan di website Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) atau di situs Balai Lelang Star (balailelangstar.com). Anda bisa mencari rumah yang memiliki statur “dalam pengawasan Bank” dan lihat bank apa yang menyita, apakah BTN, Mandiri, BRI, BNI atau bank lainya.

Selain memuat informasi terkait aset yang hendak dilelang, ada juga jadwal lelang dan harga penawaran beserta besar uang jaminan yang diwajibkan.

Beberapa website bank juga kerap memuat info lelang aset sitaan, namun kadangkala datanya kurang update. Sortir aset incaran sesuai anggaran yang Anda siapkan.

Siapkan Dana

Transaksi aset lelang adalah tunai. Dalam proses lelang, Anda diminta untuk menyiapkan uang jaminan lelang yang disyaratkan penjual, umumnya sekitar 20-50 persen dari harga lelang. Jika ternyata Anda tidak menang dalam lelang, uang jaminan tersebut akan dikembalikan. Namun, jika Anda berhasil mendapatkan rumah lelang, Anda harus melunasi pembelian dalam kurun 5 hari kerja.

Biaya lain-lain yang harus juga Anda siapkan adalah biaya pajak penghasilan, bea perolehan hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya balik nama serta biaya notaris. Bukan hanya itu, Anda juga perlu mengalokasikan perkiraan biaya renovasi apabila kondisi fisik rumah yang Anda menangkan dalam lelang membutuhkan banyak perbaikan.

Lakukan Investigasi

Membeli rumah sitaan tidak berbeda dengan membeli rumah pada umumnya. Ada baiknya Anda datangi langsung lokasi rumah lelang dan memeriksa dengan teliti kondisi fisik rumah dan keamanan lingkungan sekitar. Selain itu, Anda juga harus mengecek kelengkapan surat-suratnya.

Nah, meski pihak bank dan balai lelang telah memverifikasi kelengkapan surat-surat objek lelang, tidak ada salahnya Anda menginvestigasi lebih jauh kondisi aset incaran.

Datangi bank

Berikutnya kita datang ke kantor cabang Bank tempat debitur melakukan pinjaman, menghadap customer service untuk diberikan penjelasan dengan bagian apa dapat memperoleh informasi tentang pelelangan rumah tersebut.

Apabila rumah dalam status bisa langsung dibeli maka kita bisa melakukan proses pembelian di bank.

Urus segera

Jika Anda sudah mendapatkan rumah impian Anda dan melunasi lelang, pemenang lelang akan mendapat risalah lelang yang diberikan oleh KPNKL. Risalah lelang ini nantinya akan Anda tukar dengan dokumen rumah di bank yang melelang rumah tersebut.

Selain itu Anda akan menerima sertifikat asli, surat roya dari bank, dan sertifikat penyertaan. Bawa keseluruhan surat-surat tersebut ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengurus balik nama pemilik ke Anda.

Nah, sudah siap ‘berburu’ rumah lelang?

You Might Also Like