DIY Tips & Trik

DIY Cara Membuat Studio Foto Pribadi di Rumah. Optimalkan Hobi dan Proyekmu!

3 menit

Studio foto pribadi di rumah, belakangan gencar dibuat oleh banyak orang untuk pemotretan produk dan model. Siapapun bisa belajar cara membuat studio foto DIY yang keren, termasuk kalian!

Bagi Sahabat 99 pemilik usaha online shop, foto produk adalah hal penting yang harus dilakukan secara mumpuni.

Semakin dilakukan dengan apik, maka semakin bagus pula foto yang ditampilkan di katalog media sosial.

Tak hanya sebatas produk, namun cara membuat studio foto yang baik juga diperlukan untuk melakukan pemotretan model…

Baik model foto produk tersebut, atau untuk keperluan lain.

Sahabat 99, adakah di antara kamu yang berniat memahami cara membuat studio foto pribadi di rumah?

Mudah dan sederhana, kok!

Enggak perlu barang mahal sampai tempat yang mewah untuk menata studio tersebut.

Percayalah, segala hal yang bersifat minimalis akan membuat kita terpicu untuk terus belajar dan belajar.

Diolah dari berbagai sumber, yuk simak cara membuat studio foto dengan mudah dan sederhana sebagai berikut.

Cara Cerdas Membuat Studio Foto DIY di Rumah

1. Siapkan Ruangan dan Dekorasi Pendukung

studio foto

Hal pertama yang mesti diperhatikan dari cara membuat studio foto adalah ruangan dan dekorasi pendukung.

Pilihlah ruangan di rumahmu yang masih kosong dan minim perabotan di dalamnya.

Sebisa mungkin, cari yang memiliki pencahayaan bagus secara natural.

Perhatikan sekitar, apakah ada jendela? Bagaimana dengan ventilasi udara, sudah mencukupi?

Sebenarnya tak masalah jika sempit, selama frame dalam foto cukup serta bisa menangkap foto produk atau model dengan sempurna.

Utamakan memiliki ruangan dengan dinding putih karena ia dapat memantulkan cahaya dengan baik.

Jika warnanya tidak putih, maka taruh backdrop khusus untuk spot foto…

Bisa dengan menggunakan tiang atau ditempel di tembok.

Sebagai tambahan, kamu bisa menambah dekorasi atau pernak-pernik yang sesuai dengan tema foto.

Saat hendak mengambil gambar makanan, kamu bisa menyediakan alat pendukung seperti piring, sendok, garpu, dan peralatan lainnya.

Begitu pun ketika kamu hendak mengambil foto baju beserta modelnya.

2. Tetap Sedia Pencahayaan dari Lampu

lampu studio foto

Meski pencahayaan cukup, tapi menyediakan lampu juga penting agar produk dapat terlihat dengan jelas.

Apalagi, pencahayaan mampu memberikan visual yang khas pada hasil foto.

Sekali pun kamu menggunakan aplikasi pengaturan gambar di komputer yang canggih, namun hasilnya tetap akan beda bila turut didukung oleh lampu.

Dilansir dari Infotografi.com, lengkapi sumber cahaya dengan diffuser seperti softbox.

Seperti yang diketahui, softbox memiliki kemampuan untuk memperhalus cahaya sehingga bayangan yang dihasilkan tentu tidak seberapa kuat.

Angle (sudut), ketinggian serta jarak main light dengan model merupakan hal yang vital dalam penentuan hasil yang kamu inginkan.

Lalu, hair light sebagai sumber cahaya kedua mampu diposisikan dibelakang subjek atau model dengan perangkat snoot yang terpasang.

Keberadaan lampu sangatlah penting, Sahabat 99!

Mengingat hari tak selalu terang, gunakan lampu di malam hari atau saat cuaca mendung agar hasil foto cemerlang.

Baca Juga:

8 Rekomendasi Kamera Vlog Terbaik Tahun 2020 | Mulai dari Rp1 Juta-an!

3. Gunakan Peralatan Foto Sesuai Kebutuhan

teknik fotografi

Beberapa orang terkadang berpikir singkat bahwa peralatan foto, mulai dari kamera hingga lensa, menjadi penentu utama estetika gambar.

Alhasil, pemikiran tersebut malah membawa kamu untuk membeli peralatan sebagus dan semahal mungkin.

Padahal, masih banyak faktor lain yang membuat hasil foto lebih ciamik…

Salah satunya pencahayaan, tata ruang serta dekorasi yang telah dijelaskan di atas.

Mulailah membeli kamera yang sesuai dengan kocek kamu sekarang.

Tak masalah kalau memori penyimpanan kecil, selama kamu rajin memindahkannya ke komputer atau laptop.

Sesudah itu, siapkan tripod atau tiang penyangga kamera…

Alat ini penting lho, terlebih buat kamu yang punya tangan tremor alias bergetar.

Soal lensa, itu bisa diatur sesuai dengan keperluan teknik fotografi yang hendak kamu terapkan.

Foto produk biasanya membutuhkan lensa yang mengutamakan fokus agar dapat mengambil detail secara sempurna.

Kamu juga bisa menambah flash di kamera agar pencahayaan dapat teratur dan rapi.

Baca Juga:

DIY Cara Membuat Studio Musik di Rumah. Yuk, Jamming Seru sama Teman!

4. Lengkapi Alat Pendukung Lainnya

alat pendukung foto

Terlepas dari alat-alat di atas, baiknya sediakan reflektor sebagai pemantul cahaya yang baik.

Reflektor pada dasarnya berfungsi untuk memantulkan cahaya dari main light ke sisi wajah subjek yang memiliki bayangan.

Hal ini untuk memastikan bahwa bayangan yang ada di wajah model tidak terlalu gelap.

Khusus foto model sendiri, tentu salah satu faktor penting yang mesti dipertimbangkan adalah ekspresi serta raut muka orang tersebut…

Sehingga di sinilah peran reflektor begitu krusial.

Bagi beberapa orang yang masih menggunakan metode lama, menyediakan printer sebagai pencetak gambar juga perlu apalagi kalau hal ini sudah termasuk dalam permintaan klien.

Sudah? Kini saatnya beraksi, Sahabat 99!

Beberapa orang membutuhkan pengondisian berbeda pada ruangan studio…

Jadi, sesuaikan saja dengan kebutuhanmu secara pribadi.

Jika kamu punya tips atau cara membuat studio foto pribadi yang lebih unik, mudah dan sederhana, bagikan pengalamanmu di kolom komentar ya!

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99…

Nantikan tips DIY lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Lagi cari rumah idaman? Cek di www.99.co/id dan temukan dari sekarang!

Bobby Agung Prasetyo

Penyunting konten dan jurnalis paruh waktu. Senang bermusik, berpikir, merenung dan belajar banyak soal penulisan bisnis & properti. Verba volant, scripta manent. Selamat membaca!
Follow Me:

Related Posts