Rumah Tips & Trik

Cara Menanam Kurma di Indonesia, Bisa Cepat Berbuah!

3 menit

Siapa bilang tanaman kurma hanya bisa tumbuh dan berbuah di negara Timur Tengah saja? Meski 75% dari 100% yang mencoba gagal, merawat tanaman ini bukan mustahil lho. Terlebih jika kamu mengaplikasikan cara menanam kurma yang tepat.

Kurma adalah tanaman yang bisa beradaptasi dengan baik di iklim kering dan bahkan sangat panas.

Bahkan, kamu membutuhkan cuaca panas yang panjang agar ia tumbuh dengan baik.

Hal inilah yang menyebabkan banyak orang berpikir pohon kurma hanya bisa tumbuh di daerah Timur Tengah.

Padahal, jika cara menanam kurma yang kamu lakukan tepat, pohon ini dapat tumbuh dengan baik di Indonesia.

Beberapa daerah yang berhasil menanamnya yaitu Aceh, Riau, Bekasi, dan Pasuruan.

Cara Menanam Kurma yang Tepat

1. Persiapan Bibit Kurma

Perkembangbiakan kurma adalah melalui proses generatif, jadi yang harus kamu lakukan adalah membuat kecambah dari biji.

Biji kurma bisa didapatkan dengan membeli dari petani kurma, atau bisa mengumpulkannya sendiri dari kurma yang kamu konsumsi.

Untuk dapat memperoleh bibit dari biji yang bagus, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Pisahkan biji dari buah kurma yang kamu beli di pasaran, sebaiknya siapkan dalam jumlah banyak karena kebanyakan dari biji yang ada adalah calon kurma jantan.
  • Bersihkan biji dari sisa daging buah untuk memperbesar peluang keberhasilan biji kecambah, kamu bisa menggunakan pasir halus untuk melakukan pembersihan.
  • Setelah biji kurma benar benar bersih, lakukan perendaman selama 4 hari dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT).
  • Gunakan air bersih yang bebas dari zat berbahaya seperti kaporit, pergantian air sebaiknya dilakukan setiap 24 jam sekali.

2. Proses Perkecambahan

Setelah empat hari, angkat biji kurma dan pindahkan ke media penyemaian.

Kamu bisa melakukannya langsung di media tanam atau bisa juga dengan menggunakan media tisu basah.

Apabila penyemaian melalui media tisu basah, lakukan langkah berikut:

cara menanam pohon kurma

sumber: rfx.blogspot.com

  • Siapkan tisu yang sudah dibasahi sebagai media.
  • Siapkan wadah bersih untuk menaruh media.
  • Letakkan biji kurma diatas media tisu basah, dan cek selalu kelembaban tisu.
  • Apabila kelembaban tisu mulai berkurang, tambahkan air supaya kelembaban terjaga.
  • Dalam 14 hari biasanya tunas sudah mulai tumbuh.

Baca Juga:

Cara Menanam Bunga Sedap Malam, Mudah Dipraktikkan di Rumah!

Sementara pabila penyemaian langsung pada media tanam:

  • Gunakan campuran pasir, kompos dan cocopeat dengan perbandingan 2:1:1.
  • Letakkan biji kurma langsung diatas media tanam.
  • Dalam 14 hari biasanya tunas sudah mulai tumbuh

3. Pindahkan Tanaman Kurma ke Media Tanam yang Lebih Luas

cara menanam pohon kurma

sumber: grosirbibitanaman.co.id

Jika kamu melakukan pembibitan melalui media tisu basah, maka pindahkan bibit setelah 14 hari ke media polybag atau pot.

Biasanya pada usia ini tunas dan akar pertumbuhan sudah mencapai sekitar 5-10 cm.

Jika kamu melakukan penyemaian dalam polybag, tunggu sampai pertumbuhannya mencapai sekitar 20-30 cm, baru kemudian pindahkan ke media tanam yang lebih luas.

Letakkan tanaman kurma yang sudah mulai berkembang di luar ruangan supaya bisa beradaptasi dengan iklim sekitar.

Kamu bisa memilih lokasi yang teduh, agar aman dari gangguan angin.

Namun pastikan tanaman tetap mendapat sinar matahari yang cukup dan memiliki kelembapan yang baik.

Jangan lupa siram secara teratur supaya pohon kurma bisa berkembang dengan baik.

4. Pindahkan Tanaman Kurma ke Tanah

Cara menanam kurma berikutnya adalah, memindahkan tanaman ke tanah.

Sebelumnya, pastikan tanaman sudah benar-benar cukup besar dan kokoh, minimal ketinggiannya sudah mencapai setengah meter.

Sebab jika terlalu buru-buru, pohon kurma akan mati saat pemindahan.

Pindahkan ke lahan kosong dengan jarak 7×7 m, dan kedalaman tanah 50-60 cm.

Jangan lupa masukkan campuran pupuk ke dalam lubang sekitar 2-3 hari sebelum memindahkan pohon.

5. Perawatan Pohon Kurma

Penyiraman dilakukan pada umur 1-6 bulan setelah penanaman dan dilakukan sekali dalam 2 hari.

Tanaman usia 7-12 bulan dilakukan penyiraman sekali dalam 4 hari, sedangkan untuk tanaman yang sudah dewasa, dilakukan sekali dalam seminggu.

Campurkan obat perangsang buah yang dicampurkan ke dalam air siraman, kamu bisa mendapatkan obat ini di toko obat pertanian.

Penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari, jika dilakukan pada siang hari, akan mengakibatkan daun pohon kurma terbakar dan berakibat pada kematian.

Untuk pemupukan, jenis pupuk yang dipakai adalah NPK.

pupuk tanaman kurma

Pemupukan dilakukan 3 kali dalam setahun, setelah 3-4 tahun pohon akan berbunga dan dari sini akan terlihat pohon kurma jantan dan betina.

Bunga jantan berwarna keputih-putihan dan berukuran kecil, dilapisi serbuk seperti tepung.

Sedangkan bunga betina berwarna kuning cerah seperti bunga kelapa.

6. Pembuahan Pohon Kurma

Selanjutnya Anda tinggal menunggu proses penyerbukan.

Dimana angin dan serangga memegang peranan yang cukup penting dalam perkawinan silang yang nantinya menghasilkan buah kurma.

Namun kamu juga bisa melakukannya secara manual, yaitu dengan memotong kulit mayang bagian ujung pohon kurma jantan.

Kemudian, selipkan di antara bunga betina dan diikat selama 1-2 hari.

Untuk memaksimalkan buah kurma, perlu dilakukan penjarangan.

Artinya, kamu harus memotong buah kurma yang berukuran kecil dan lambat berkembang agar buah yang besar berkembang secara maksimal.

Baca Juga:

Cara Menanam Sayur Kailan di Rumah | Mudah dan Cepat Tumbuh!

7. Pemanenan Buah Kurma

memanen pohon kurma

Buah kurma perlu dibungkus dengan wadah plastik atau kain untuk menghindari berbagai hama dan penyakit.

Setelah berumur 5 minggu dari pembuahan dan memiliki warna terang seperti kuning, merah muda, atau merah.

Tergantung jenis kurma yang kamu gunakan.

Pemanenan dilakukan dengan cara memotong tunas janjang buah.

Kemudian bersihkan bekas potongan sampai pangkal pohon untuk mempercepat persiapan pohon kurma untuk berbuah lagi.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99.

Jangan lupa kunjungi situs berita properti Blog 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian kamu di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts