Rumah Tips & Trik

7 Cara Mencangkok Tanaman Buah Praktis & Mudah agar Cepat Berbuah Lebat

3 menit

Cara mencangkok tanaman adalah salah satu proses fabrikasi tanaman secara alami yang pernah kita pelajari di sekolah dulu. Jika sudah lupa caranya, yuk segarkan kembali ingatan dengan membaca artikel ini!

Hampir semua orang pasti pernah mempelajari bagaimana cara mencangkok yang baik dan benar di masa sekolah.

Mencangkok sendiri merupakan salah satu dari banyak cara untuk memperbanyak tanaman.

Selain itu, ada cara stek, okulasi, kultur jaringan, atau yang paling sederhana dengan cara menanam bijinya.

Namun, dibanding cara-cara tersebut, mencangkok dinilai lebih mudah, cepat, dengan hasil yang memuaskan.

Alasannya, tanaman baru yang dihasilkan memiliki kualitas yang sama atau mirip dengan tanaman induknya.

Kalau kamu seorang penggemar budidaya tanaman, tentu harus memahami proses mencangkok yang benar!

Seperti apa caranya?

Yuk, simak syarat dan cara mencangkok tanaman buah yang baik dan benar berikut ini.

Syarat Tanaman yang Bisa Dicangkok

syarat mencangkok tanaman

Sebelum mulai mempelajari cara mencangkok yang benar, ada syarat-syarat tertentu yang perlu dipahami.

Syarat ini sangat penting dipenuhi oleh tanaman yang hendak dicangkok.

Nah, tanaman yang bisa dicangkok haruslah tanaman dengan kambium yang baik.

Ciri-ciri tanaman yang memiliki kambium baik yaitu memiliki batang keras yang kulit batangnya bisa dikupas.

Selain itu, tanaman yang dicangkok wajib memiliki kualitas baik, subur, buahnya lezat, dan tidak diserang hama.

Syarat tersebut tidak hanya berlaku untuk tanaman buah, tetapi juga untuk tanaman lainnya.

7 Cara Mencangkok Tanaman yang Baik, Benar, dan Praktis

1. Pilih Cabang atau Batang yang Tepat

Langkah pertama sebelum mulai mencangkok yaitu memilih cabang atau batang yang tepat.

Kualitas cabang akan sangat mempengaruhi kualitas bibit yang dihasilkan.

Oleh karena itu, pastikan memilih cabang yang berkayu tebal, sehat, dan kuat dengan diamter sekitar 2 cm.

Setidaknya, cabang harus yang berwarna cokelat muda atau hijau kecokelatan.

2. Kuliti Batang yang Dipilih

menguliti batang tanaman untuk dicangkok

Sumber: kompasiana.com

Cara mencangkok tanaman yang kedua yaitu menguliti bagian batang yang dipilih.

Kamu bisa melakukannya dengan cara membuat sayatan di kulit batang dengan ukuran panjang sekitar 10 cm.

Cara ini dilakukan agar kambium di daerah yang akan dicangkok mengering dan hilang.

Baca Juga:

7 Tanaman Palawija untuk Dibudidayakan di Kebun Rumah Dengan Mudah

3. Siapkan Campuran Air dan Tanah untuk Cangkokan

tanah media cangkok

Sumber: youtube.com/tani bibit

Selanjutnya, kamu perlu menyiapkan campuran air dan tanah untuk bahan cangkokan.

Kamu bisa memilih tanah dengan komposisi humus yang baik agar hasilnya bagus.

Pastikan agar campuran air dan tanah dalam komposisi yang tepat, tidak terlalu cair atau padat.

Hal ini dimaksudkan agar campuran tanah dapat menempel ke batang pohon dengan baik.

4. Cara Menempelkan Tanah Ketika Mencangkok Tanaman

menempelkan tanah cangkokan

Sumber: gurupendidikan.co.id

Langkah selanjutnya yaitu menempelkan campuran tanah pada cangkokan.

Pada tahap ini, kamu perlu sedikit waspada agar hasil cangkokan sempurna.

Tempelkan campuran tanah dan air langsung ke dalam sayatan secara melingkar.

Setelah itu, bungkus gundukan tanah tersebut dengan plastik lalu ikat dengan tali.

5. Sirami Cangkokan dengan Rutin

Tidak hanya sampai di situ, masih ada cara berikutnya, lo!

Setelah mencapai cara mencangkok tanaman keempat, ada hal penting lainnya yang masih perlu kamu lakukan.

Hal yang dimaksud yaitu menyirami cangkokan secara rutin.

Sirami tanaman dengan air secukupnya dan lakukan secara perlahan agar cangkokan tidak rusak.

Jika sedang musim hujan, kamu bisa melewati tahapan ini dan mengandalkan air hujan.

Namun, jika tidak, kamu perlu melakukannya sendiri.

6. Memindahkan Tanaman Hasil Mencangkok

hasil mencangkok tanaman

Sumber: bertaniorganik.com

Apakah di cangkokanmu sudah tumbuh akar?

Jika iya, artinya cara mencangkok tanaman yang kamu lakukan sudah berhasil!

Selanjutnya, kamu perlu memindahkan bibit hasil mencangkok ke tempat lain agar dapat tumbuh dengan sempurna.

Perlu diingat, tanah yang digunakan harus berkualitas baik sama seperti ketika kamu menanam pohon biasa.

7. Cara Terakhir dalam Proses Mencangkok Tanaman

memindahkan hasil cangkok ke tempat baru

Setelah memindahkan hasil cangkokan ke tempat baru, kamu tinggal mengawasi dan merawatnya seperti biasa.

Jika tak ada hujan, maka kamu wajib menyiraminya secara rutin.

Jika dibutuhkan, kamu juga bisa menambah vitamin atau suplai nutrisi tanaman lainnya.

Namun, kamu tak perlu khawatir karena jika kualitas induknya baik maka hasilnya pun akan baik.

Baca Juga:

7 Jenis Pupuk Organik Terbaik untuk Kebun Rumahan | Alami Non Kimia!

Selamat mencoba!

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99.

Daripada disimpan dan dibaca sendiri, mending share artikel ini ke media sosial yuk.

Jangan lupa baca berita properti menarik lainnya hanya di 99.co Indonesia ya.

Ingin beli atau jual rumah Balikpapan, Samarinda, atau kota lainnya?

Langsung saja kunjungi 99.co/id untuk memenuhi semua kebutuhanmu!

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts