Tips & Trik

Cegah Corona, Begini Cara Mencuci Tangan yang Benar. Coba Terapkan dari Sekarang, Yuk!

3 menit

Cara mencuci tangan yang benar merupakan langkah yang mudah dan aman untuk melindungi diri dari berbagai virus yang bisa menyebabkan penyakit. Apa kamu yakin sudah mencuci tangan dengan tepat?

Tangan merupakan bagian dari tubuh kita yang paling sering digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas.

Tangan digunakan untuk berbagai hal, sehingga berpotensi besar memegang benda yang belum tentu bersih dari kuman.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh, bisa dimulai dengan kebersihan tangan kamu.

Mencuci tangan secara benar dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit yang dapat tertular melalui tangan.

Tapi, apa kamu sudah tahu bagaimana cara dan tahapan mencuci tangan yang benar?

Jika belum tahu, simak caranya berikut, yuk!

Baca Juga:

Sudah Tahu Kapan Sikat Gigi Harus Diganti? Ini Jawabannya

Cara Mencuci Tangan yang Benar

Melansir laman resminya, World Health Organization alias WHO menyarankan langkah-langkah mencuci tangan yang benar.

9 Langkah ini juga menjadi perlindungan dasar terhadap virus corona COVID-19:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membasuh tangan dengan air bersih yang mengalir hingga tangan basah.
  2. Tuang sabun ke tangan secukupnya.
  3. Gosok sabun pada kedua telapak tangan.
  4. Gosok punggung tangan dan sela jari.
  5. Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan.
  6. Gosok ibu jari dengan gerakan memutar dan lakukan secara bergantian.
  7. Gosok bagian ujung jari ke telapak agar bagian kuku terbersihkan sabun.
  8. Gosok tangan yang bersabun dengan air mengalir hingga bersih.
  9. Keringkan tangan dengan lap.

Lebih jelasnya, yuk lihat gambar di bawah ini:

Cara Mencuci Tangan yang Benar

Bagaimana Cara Mencuci Tangan Jika Tidak Ada Air & Sabun?

Jika berada dalam kondisi darurat dan tidak tersedia air dan sabun, maka Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer.

Hand sanitizer yang digunakan disarankan memiliki setidaknya 60 persen alkohol.

Setelah menggunakannya, segera gosok permukaan tangan, jari dan sela-sela jari hingga tangan mengering.

Hand sanitizer tidak dapat membantu mengurangi jumlah kuman di tangan dengan cepat dan tidak mampu membersihkan seefektif dengan sabun dan air.

Tetapi dengan kandungan alkoholnya, hand sanitizer setidaknya mampu mengurangi bahaya kuman dan bakteri yang menempel di tangan.

Baca Juga:

8 Tips Mudah Cuci Piring di Rumah. Cepat, Bersih dan Hemat Air!

Apa Sabun yang Tepat untuk Digunakan?

  1. Apa Cara Mencuci Tangan dengan Sabun Antibakteri Efektif?

Sabun antibakteri yang dijual di pasaran ternyata tidak lebih efektif dalam membunuh kuman jika dibandingkan dengan sabun biasa.

Sebuah penelitian pada tahun 2015 di Korea Selatan membandingkan efektivitas sabun biasa dengan sabun antibakteri.

Dengan 0,3 persen triclosan terhadap panel bakteri, termasuk Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus selama 20 detik sebagai metode pengujian yang direkomendasikan oleh FDA.

Hasilnya, kedua sabun bekerja sama efektifnya dalam membersihkan tangan dari bakteri.

Tetapi sabun yang mengandung triclosan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa bekerja efektif membunuh kuman.

Salah satu dugaannya, komposisi pendukung lain di dalam sabun tersebut memperlambat kemampuan antibakterial dari triclosan.

  1. Hindari Sabun yang Mengandung Triclosan

Sebagai informasi, triclosan adalah kandungan antijamur dan antibakteri.

Umumnya triclosan ditemukan pada produk-produk deterjen, sabun mandi rumahan, dan pembersih alat-alat medis di rumah sakit.

Triclosan kini juga digunakan pada produk kosmetik, pakaian, furnitur, peralatan masak, dan mainan untuk mencegah kontaminasi bakteri.

Meski dianggap baik bagi kesehatan, beberapa studi mengaitkan efek jangka panjang dan tidak diperlukan dari triclosan, termasuk resistensi antibiotik kuman, alergi, dan gangguan hormon.

Salah satu studi bahkan mengaitkan paparan terhadap triclosan dalam jangka waktu lama kemungkinan berpotensi kanker.

***

Semoga artikel ini membantu Sahabat 99!

Baca berita properti lainnnya dengan mengunjungi Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cari saja di 99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts