Rumah, Tips & Trik

5 Cara Menentukan Harga Sewa Rumah Secara Seimbang

29 Agustus 2019
cara menentukan harga sewa
3 menit

Anda ingin menyewakan rumah namun tak tahu cara menentukan harga sewa rumah yang pas dan tetap menguntungkan?

Ini merupakan masalah umum yang lazim ditemui di kalangan pemilik properti pemula.

Dalam sebuah bisnis, faktor harga memang memegang peranan penting bagi berlangsungnya sebuah transaksi.

Jika harga terlampau tinggi, maka pembeli akan sulit untuk mencapai deal dan sebaliknya jika harga terlalu rendah, Anda pun sebagai pebisnis akan mendapatkan kerugian.

Hal ini berlaku juga pada sewa menyewa rumah.

Anda sebagai pemilik sewaan juga harus serius memikirkan hal ini.  Meski memiliki status sebagai pemilik rumah, Anda tidak bisa sewenang-wenang menentukan harga untuk properti Anda.

Saat menentukan harga sewa, Anda juga harus memikirkan sisi dari penyewa (tenants) dan harga pasar.

Untuk mencapai hal ini memang bukan perkara mudah, namun dengan sebuah langkah strategi dan teknik, maka Anda bisa menentukan harga sewa yang pas dan saling menguntungkan bagi Anda dan tenant Anda.

Berikut cara menentukan harga sewa rumah yang pas untuk Anda ikuti:

5 Cara Menentukan Harga Sewa Rumah dengan Tepat

1. Menghitung Harga Sewa dengan Cap Rate

Harga sewa dari penyewaan properti rumah tinggal secara umum berkisar antara 3-5 % per tahun dari nilai properti yang bersangkutan.

Jadi jika Anda memiliki rumah di Bogor senilai Rp276 juta, maka harga sewa yang wajar adalah berkisar antara Rp 8,2 juta – Rp 13,8 juta per tahun.

Menurut pakar properti Anto Erawan, perhitungan harga sewa properti (rumah) bisa ditetapkan dengan menerapkan rumus berikut ini:

Harga Properti x Cap Rate (%)= Harga sewa (Rp)/Tahun

Satu catatan dari rumus ini bahwa nilai Cap (capitalization) rate rumah adalah berkisar antara 3%–5%, tergantung kondisi properti, lokasi, dan lain-lain.

Contoh Penghitungan :

Rumah degan harga Rp 500 juta dengan capitalization rate sebesar 5%, maka harga sewanya adalah: 5% x Rp500 Juta = Rp25 juta/tahun atau sekitar Rp2 juta/bulan.

2. Melihat Harga Pasar

Cara menentukan harga sewa berikutnya yang tak boleh luput dari perhatian adalah dengan melihat harga pasaran.

Keuntungan menggunakan cara ini adalah Anda takkan ketinggalan dengan perkembangan harga terbaru yang sedang berlaku saat ini.

cara menentukan harga sewa

Baca Juga:

Beginilah Potret Rumah Muzdalifah Berlapis Emas yang Dijual Rp32 Miliar!

Sehingga harga sewa yang Anda tetapkan takkan terlalu tinggi ataupun terlalu rendah dari harga yang berlaku.

Cara ini juga bisa memastikan bahwa Anda tetap mendapatkan keuntungan dari properti yang disewakan sekaligus tetap mendapat penyewa.

Salah satu cara termudah untuk melihat harga pasar adalah dengan membandingannya dengan tipe properti yang sama di situ sewa atau jual beli properti seperti 99.co.

3. Meniru Atau Memodifikasi Harga

Teknik pertama yang bisa Anda lakukan untuk menentukan harga sewa yang sesuai adalah dengan cara meniru atau memodifikasi harga dari tipe rumah yang sama.

Yang perlu Anda lakukan hanya mencari tipe rumah yang sama dengan rumah Anda dan mencari tahu harga sewanya.

Dengan strategi ini maka harga yang Anda tentukan tidak akan jauh meleset dari harga rata-rata.

Harga pasar memang harus menjadi acuan dan standar bagi Anda untuk menentukan harga sewa bagi properti Anda.

Dalam hal modifikasi harga, Anda juga tidak boleh terlampau jauh dari harga pasar. Ini karena konsumen sangat sensitif terhadap perubahan harga properti sekecil apapun.

Sebagai pemiliki sewaan, Anda memang berhak untuk mendapatkan keuntungan, namun sekali lagi Anda juga harus berpacu dengan waktu agar uang sewa bisa segera Anda dapatkan dan properti juga tidak berlarut-larut kosong.

4. Menyesuaikan Dengan fasilitas dan Biaya Lainnya

Jika Anda memang tidak menemukan spesifikasi yang sama dengan properti, maka Anda bisa membuat harga sewa yang berbeda.

Namun, satu catatan yang perlu diperhatikan bahwa harga sewa yang berbeda ini harus diikuti dengan unsur penunjang fasilitas properti.

Jangan sampai Anda menaikkan harga namun tidak diimbangi dengan fasilitas properti yang lebih baik.

Fasilitas properti seperti AC, kasur, lemari, dan perlengkapan rumah lainnya inilah yang bisa dijadikan acuan perbedaan harga.

cara menentukan harga sewa

Namun jika ternyata tenants tidak menginginkan fasilitas tersebut, tentu Anda harus fleksibel dan mau menurunkan harga sewanya.

Hal lain yang membuat Anda harus melakukan perubahan harga adalah biaya lain-lain seperti biaya pengecatan, penambahan fungsi interior atau eksterior rumah.

Penghitungan harga sewa yang berbeda ini memang berhak dilakukan landlord agar terhindar dari kerugian yang besar.

5. Mempertimbangkan Kondisi Sekitar Rumah

Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan harga sewa adalah faktor kodisi sekitar rumah.

Tentu sangat wajar jika properti yang memiliki lokasi strategis memiliki harga sewa yang berbeda dengan properti yang memiliki lokasi yang jauh dari akses jalan dan fasilitas umum.

Hal-hal lain seputar kondisi sekitar rumah seperti lingkungan yang tenang, sehat dan tetangga yang ramah atau sebaliknya juga bisa menjadi acuan penentuan harga sewa untuk properti Anda.

Anda bisa berdikusi terkait hal ini dengan penyewa Anda atau jika penyewa memiliki alasan lain, Anda juga harus terbuka dan mau berdiskusi terkait alasan yang disampaikan pihak penyewa.

Nah, sekarang sudah tau kan cara menentukan harga sewa rumah yang pas?

Baca Juga:

5 Hal Penting Sebelum Memulai Bisnis Rumah Kontrakan

Semoga cara di atas bisa membuat bisnis sewa rumah Anda sukses ya!

Simak informasi menarik lainnya, hanya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, segera iklankan properti milikmu lewat 99.co/id untuk disewakan.

You Might Also Like