Rumah, Tips & Trik

10 Cara Mengusir Kucing Kampung di Rumah Tanpa Harus Menyakiti

21 Februari 2019
cara mengusir kucing
7 menit

Sejumlah cara mengusir kucing kampung sudah dilakukan, tapi tetap tak berhasil? Berarti, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

Sahabat 99, kucing sebetulnya adalah hewan peliharaan lucu yang menjadi favorit banyak orang…

Termasuk masyarakat Indonesia.

Merunut pada sejarah, kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM.

Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM misalnya, telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.

Seiring berjalannya waktu, fungsi kucing dalam tatanan sosial semakin meningkat.

cara mengusir kucing

Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia.

Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx.

Jumlah kucing ras diketahui hanya mencapai 1 persen dari seluruh kucing di dunia…

Sisanya adalah keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

Nah, di sinilah kucing menjadi permasalahan besar.

Saat populasi kian meningkat tanpa kontrol, keberadaan binatang yang satu ini jadinya mengganggu.

Tak jarang saat kamu sedang asyik makan siang di rumah, tiba-tiba ada kucing yang mengendus kudapanmu lalu masuk ke dalam.

Alhasil, kamu yang sedang makan malah terganggu dan ingin segera mengeluarkannya.

Tentu kesal, ‘kan?

Inilah saatnya menerapkan sejumlah strategi dan cara mengusir kucing yang tepat.

Bukan sekadar mengusir, namun upaya tersebut dilakukan guna menghindari dirimu dan anggota keluarga lain dari kotoran kucing kampung.

Tak ada yang tahu kalau kucing tersebut menyimpan kuman dan bakteri penyebab penyakit…

Sehingga, penting untuk mengantisipasi dan menjaga kesehatan sejak dini.

Lebih baik pahami cara mengusir kucing yang benar, agar tidak salah kaprah!

Kucing Kampung Bisa Jadi Sumber Penyakit

Salah satu faktor yang dikhawatirkan pada kucing kampung adalah tendensi menularkan penyakit.

Sudah bukan hal aneh bila jalanan di luar sana kotor, berdebu dan sarang kuman penyebab berbagai macam gangguan kesehatan.

cara mengusir kucing

Mengingat kucing kampung tidak diurus, maka ia bersentuhan dengan lingkungan kotor tersebut sehari-hari.

Waspada, ada banyak hal yang bikin kita harus menghindari kucing kampung…

Sebab, mereka bisa jadi sumber penyakit seperti:

1. Scabies

Scabies atau kudis adalah penyakit khas pada kucing yang menyerang kulit.

Penyebabnya adalah ektoparasit bernama Sarcoptes scabiei yang bisa bertahan hingga dua bulan.

Bila tidak berhati-hati, ektoparasit tersebut bisa memapar kulit Anda dan bikin gatal-gatal.

2. Infeksi Kutu

Jika kucing kampung berkutu, menggaruk tubuhnya, lalu mencakarmu hingga luka dan berdarah, maka berhati-hatilah dari sekarang…

Kamu bisa saja terinfeksi bakteri yang bernama Bartonella henselae.

Infeksi tersebut dapat menyebabkan demam dan pembesaran pada kelenjar getah bening.

3. Toksoplasma

Ya, toksoplasma memang tak hanya identik dengan kucing kampung, melainkan peliharaan juga.

Kendati begitu, risiko toksoplasma pada kucing kampung diketahui lebih rentan mengenai kamu.

Para ahli lebih menyarankan ibu hamil untuk tidak kontak dengan hewan peliharaan seperti kucing karena dapat berisiko tinggi mengalami gangguan kehamilan…

Hal tersebut meliputi keguguran, kelahiran mati, atau toksoplasmosis kongenital yang menimbulkan kerusakan otak, hilang pendengaran dan penglihatan pada bayi setelah dilahirkan.

***

Enggak cuma tiga penyakit di atas saja yang dapat ditimbulkan dari kucing kampung, Sahabat 99…

Melainkan masih banyak lagi.

Satu-satunya cara adalah menerapkan cara mengusir kucing kampung yang jitu agar dia tak datang lagi ke rumahmu.

Menebar Aroma yang Tak Disukai Kucing

Sebelum melancarkan sejumlah cara mengusir kucing kampung yang ampuh, ada baiknya kita pelajari dahulu jenis aroma yang tak disukai hewan satu ini.

Sama dengan hama pengganggu lain seperti tikus, kecoa dan sebagainya, kucing kampung juga tidak menyukai aroma-aroma tertentu.

cara mengusir kucing

Uniknya, aroma ini justru malah kita sukai karena harum dan wangi.

Sehingga, tidak masalah saat kita menebarkan di sekitar rumah.

Aroma tersebut antara lain:

1. Lemon

Meski sebagian manusia menganggap bau lemon amat sedap bahkan kerap dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan, namun beda halnya dengan kucing kampung.

Pada dasarnya, kucing tidak menyukai aroma yang tajam karena terasa menusuk pada hidungnya.

Nah, salah satu yang tidak disukai adalah aroma lemon.

2. Menthol

Sama halnya dengan lemon, menthol bisa dibilang bau sebagai aroma yang menyegarkan bagi sebagian manusia.

Akan tetapi, hal itu berbanding terbalik dengan hewan peliharaan khususnya kucing.

Menthol disini bisa dicontohkan seperti balsem, minyak angin, minyak kayu putih, dan bau lain yang mengandung menthol.

3. Cabai

Kalau ini sih bukan hanya kucing, tapi tak sedikit pula manusia yang menghindar saat aroma cabai begitu kuat…

Apalagi jika efek tersebut dapat memengaruhi mata sampai bikin pedih.

Biasanya, aroma cabai menyeruak saat kamu atau salah satu anggota keluarga di rumah sedang memasak.

***

Beberapa aroma lain, selama itu kuat, dapat menjadi cara mengusir kucing kampung yang utama.

Namun tak jarang. hewan yang satu ini dapat sulit diatur dan membandel.

Jika sudah begitu, maka sudah saatnya terapkan cara mengusir kucing kampung yang ampuh.

Dijamin, kucing bakal malas dan enggan untuk menyambangi rumahmu lagi!

Saatnya Keluarkan Cara Mengusir Kucing Kampung yang Ampuh

Kini saatnya menerapkan cara mengusir kucing kampung yang ampuh agar dia tak datang lagi.

Jika aroma saja tak mampu membuat pergi, maka saatnya lancarkan kiat jitu.

cara mengusir kucing

Selain aman dari sergapan kucing kampung yang suka mencuri makanan…

Kamu juga tak akan takut dengan paparan penyakit yang dibawa dari jalanan sana.

Daripada berlama-lama, yuk simak cara mengusir kucing kampung di bawah ini!

1. Menggunakan kawat ayam

Mungkin kamu bakal berpikir untuk menaruh kawat ayam sebagai pagar penghalang…

Namun ternyata, tidak begitu!

Kawat ayam, justru ditaruh dengan cara dijadikan alas tepat di atas tanah atau beberapa area yang sering dilewati kucing kampung tersebut.

Faktanya, kucing benci berjalan di atas kawat ayam.

Suaranya yang berisik dan dapat memecah keheningan sekitar, malah bikin kucing kampung itu balik lagi ke tempat awal.

Kalau sudah begini, rumahmu aman dari sergapan hewan nakal tersebut.

2. Menaruh Tanaman yang Dibenci Kucing

cara mengusir kucing

Beberapa tanaman mengeluarkan bau yang tidak disukai kucing.

Salah satu tanaman tersebut adalah Coleus canina.

Tanaman tersebut tak hanya efektif mengusir kucing, namun anjing kampung jika ternyata memang hobi mengganggu juga.

Tanaman lain yang sering direkomendasikan untuk menjauhkan kucing dari pekarangan adalah rue, lavender, dan pennyroyal.

Kamu bisa menaruh tanaman ini di sekitar halaman rumah…

Baik disatukan dengan tanaman lain, atau berdiri sendiri.

3. Memasang Pagar Kawat Listrik

Memasang pagar kawat listrik adalah cara mengusir kucing lainnya yang dinilai ampuh.

Namun ingat, pengaturan pagar tersebut tidak boleh berada dalam tegangan tinggi.

Perlu dicatat bahwa kita tidak bertujuan untuk menyakiti kucing kampung, namun hanya membuatnya resah dengan tegangan sekecil mungkin.

Kucing pada dasarnya adalah hewan yang sensitif dengan rangsangan luar…

Bahkan ketika kamu mengelusnya dengan agak kasar, dia dapat merasa tidak nyaman.

Sehingga dalam pengaturan sekecil apapun, kucing kampung bakal ogah masuk ke dalam rumah.

Sekali lagi, ingat ya…

Tidak boleh mengatur listrik dalam tegangan tinggi!

4. Menyemprotkan Air

cara mengusir kucing

Jika kucing adalah Superman, maka air adalah batu Kryptonite.

Betul sekali, Sahabat 99…

Kucing tidak akan berdaya ketika disemprot air.

Ada banyak cara untuk dapat melakukan hal tersebut…

Salah satunya dengan membeli pistol air berukuran kecil yang selalu siap siaga kamu bawa.

Sementara itu, kamu juga bisa memanfaatkan perangkat air sebagai penyiram tanaman di halaman untuk mengusir kucing kampung.

Caranya adalah dengan memasang timer otomatis pada jam-jam di mana kucing biasa masuk rumah.

Atau lebih gampang lagi, kini ada teknologi yang membuat alat tersebut sensitif dan langsung menyala ketika langkah kaki kucing terasa saat menyelundup lewat pekarangan.

Apapun caranya, ingatlah…

Air adalah kelemahan utama kucing.

5. Memanfaatkan Perangkat Suara

Cara mengusir kucing yang satu ini memang ampuh dan tidak akan mengganggu manusia.

Ya, pasanglah perangkat ultrasonik di sekitar rumah.

Alat tersebut dapat mengeluarkan suara yang bikin kucing jengkel.

Sementara itu menyala, manusia tidak akan terganggu…

Pasalnya,, suara tersebut berada di luar jangkauan kemampuan pendengaran kita.

Hanya binatang-binatang tertentu saja yang dapat mendengar suara ini.

Hal tersebut contohnya kucing, anjing, hingga kelelawar.

Sensor gerak tersebut dapat mendeteksi keberadaan penyusup dan mengeluarkan suara frekuensi tinggi yang mampu menakuti kucing.

Anda juga bisa membuat perangkat berisik sendiri dengan menempatkan kelereng atau kerikil di kaleng kosong yang bisa membuat marah ketika kucing berjalan di pagar.

Atau, gunakan bel sensitif atau lonceng angin yang mengeluarkan suara saat kucing menyebabkan getaran.

6. Obat Pengusir Kucing Komersial

cara mengusir kucing

Sudah banyak obat pengusir kucing komersial yang dapat kamu manfaatkan saat ini.

Obat berupa bubuk tersebut, biasanya mengandung aroma urin binatang pemangsa lain yang ditakuti kucing.

Atau, bisa juga aroma bumbu tanaman serta buah yang telah dijelaskan di atas.

Pengusir kucing komersial ini juga biasanya hadir dalam bentuk butiran.

Cara penggunaannya adalah ditaburkan di sekitar area tempat kucing kampung berdiam.

Beberapa produk obat pengusir kucing ini, mesti kamu pilih secara seksama.

Ada yang mengandung bahan kimia keras, ada pula yang berbahan organik.

Sebagai saran, pilihlah obat pengusir kucing komersial dengan bahan alami atau organik.

Bagaimanapun, jangan sampai kucing kampung sampai sakit bahkan mati di sekitar area rumahmu akibat terpapar obat mengandung zat berbahaya secara intens.

Yuk. kembali lagi pada tujuan awal…

Di sini, kita tak akan menyakiti kucing namun hanya mengusirnya.

7. Membersihkan Area Rumah Sekitar

Bukan tak mungkin, jika penyebab kucing kampung sering berkunjung ke rumah adalah kelalaianmu sendiri dalam menjaga kebersihan.

Perlu dipahami bahwa kucing yang lapar akan melakukan segala cara untuk mendapatkan makanan…

Salah satunya adalah membongkar tempat sampah di rumah.

Jika sampah tak kunjung dibuang, berarti kamu harus menghilangkan kebiasaan buruk ini.

Mulai sekarang, bersihkan lingkungan tempat tinggal dari sampah makanan.

Mau sampai kapanpun, sampah makanan tersebut dapat mengundang kucing liar untuk masuk ke dalam rumahmu.

Baca Juga:

6 Manfaat Membersihkan Rumah untuk Kesehatan Tubuh. Sip Abis Deh!

Selain itu, usahakan menyapu dan perhatikan keadaan sekitar…

Apakah ada jejak kucing kampung liar itu?

Ya,jejak bisa berupa bekas langkah kaki atau bahkan aroma kotoran bekas buang air

Jika ada, maka segeralah untuk dbersihkan.

Bersihkan sampai benar-benar hilang, perlu tambahkan semprotan pengharum ruangan.

Sama seperti binatang liar lainnya, kucing akan menandai kekuasaan dengan cara buang air di tempat tersebut.

Lewat upaya bersih-bersih rumah, langkah kamu dalam menerapkan cara mengusir kucing akan terbuka lebar.

8. Tutup Celah Sempit

cara mengusir kucing

Cara mengusir kucing selanjutnya adalah menutup celah sempit tempat binatang tersebut menyelundup.

Perhatikan pagar dan sela-sela kecil, apakah kucing kampung muat memasuki tersebut?

Jika iya, tutupi dengan media khusus seperti papan kayu atau memanfaatkan sisa kawat ayam di atas.

Jangan sampai lupa dengan akses dari halaman belakang rumah!

Terus, bagaimana jika kucing menyelundup lewat atap?

Meski agak sulit, namun cobalah untuk naik dan tutupi akses tersebut.

Biasanya kucing memanfaatkan genteng yang kurang rekat dengan yang lainnya.

Kalau si kucing sudah turun dari persembunyian, saatnya kamu beraksi menutup akses menuju atap tersebut.

Meski dia bisa naik, namun saat mengetahui tidak ada akses turun, maka kucing kampung itu bakal kapok dan enggan naik ke atas lagi.

9. Takuti dengan Lidi

Kucing pada dasarnya takut dengan benda-benda berbentuk pipih, keras dan panjang…

Sebut saja timun, irisan bambu dan lain-lain.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, sudah dapat ditebak kan…

Sudah naluri alamiah bahwa kucing takut dengan ular, hewan melata dengan tubuh bersisik licin.

Jika sudah melihat ular, kucing bisa lari terbirit-birit!

Lantas, apa hubungannya lidi?

Meski tak mirip-mirip amat, namun ternyata bentuk lidi dapat menyerupai ular jika digoyang-goyakan dengan tangan.

Kamu cukup menakuti kucing dengan mengibaskan lidi saja, tak perlu dipukul.

Selain gerakan meliuk-liuk, suara yang ditimbulkan akibat kibasan lidi juga dapat mengganggu ketentraman kucing.

10. Menaruh botol-botol berisi air

cara mengusir kucing

Cara mengusir kucing kampung yang satu ini terbilang unik dan mesti kamu coba, Sahabat 99.

Ya, menaruh botol-botol berisi air di tempat sekitar kucing berkeliaran.

Upaya ini memang tak lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia, namun diakui ampuh oleh penduduk Jepang.

Air dalam botol dipercaya dapat membuat kucing liar yang suka datang, mengobrak-abrik sampah, mencuri makan hingga buang hajat di depan rumahmu.

Hal ini mungkin sulit dijelaskan…

Namun seperti yang kita tahu, kucing benci air dan keberadaan botol tersebut dapat menjadi ancaman buat dia.

Terlebih saat botol tersebut kena cahaya matahari, maka airnya akan tampak bersinar dan bikin kucing lari terbirit-birit.

Kalau sudah begitu, saatnya kamu memerdekakan diri dari binatang yang satu ini!

***

Sahabat 99, kembali diingatkan bahwa 10 cara mengusir kucing di atas harus dilakukan seapik mungkin…

Jangan pernah menggunakan kekerasan, apalagi sampai dipukul.

Intinya, kucing juga makhluk hidup yang harus dijaga dan tak boleh disakiti.

Banyak mitos berkata bahwa seseorang yang menyakiti binatang berkumis satu ini, akan mendapat malapetaka…

Meski kepercayaan tersebut belum tentu benar, namun tetap saja imbauan untuk tidak menyakiti kucing telah digaungkan sejak dahulu.

Sebagai upaya mengurangi habitat kucing di lingkungan rumah, ada baiknya kamu berbicara dengan Ketua RT setempat.

Baca Juga:

9 Cara Simpel Membiasakan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Rumah

Lewat upaya tersebut, pihak lingkungan sekitar dapat bergerak cepat.

Lagipula, kucing yang terlantar lebih baik masuk penampungan dan mendapat perawatan jika sedang sakit.

Sesekali, kamu dan tetangga sekitar dapat mengumpulkan dana untuk menyediakan makanan kucing sebulan sekali.

Setidaknya, kucing tak akan masuk ke rumahmu dan fokus berada di sekitar wadah makanan tersebut.

Semoga bermanfaat ya, Sahabat 99!

Jangan lupa, pantengin terus informasi terbaru lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu mencari hunian dan ragam jenis properti lainnya…

Hanya di 99.co/id.

You Might Also Like