Rumah Tips & Trik

5 Cara Merawat Dinding Batu Alam Agar Bersih Mengilap dan Tahan Lama

2 menit

Batu alam di bagian eksterior rumah bisa menurun kualitasnya, entah itu karena kotor atau bahkan mengalami pelapukan. Agar batu alam tempat tampil indah, ketahui bagaimana cara merawat dinding batu alam agar bersih mengilap, yuk!

Dibandingkan dengan material eksterior lainnya, perawatan batu alam bisa dibilang tidak terlalu sulit dan daya tahannya pun relatif lebih lama.

Kendati demikian, batu alam pun tak bisa dibiarkan tanpa perawatan jika ingin tampilannya tetap menarik.

Perawatan batu alam sendiri cukup bervariasi, disesuaikan dengan jenis batu alam itu sendiri.

Ada batu alam dengan pori-pori yang lebar, batu alam lunak, dan batu alam keras.

Lebih lengkapnya, berikut ini beberapa cara merawat dinding alam yang sebaiknya kamu pelajari!

Cara Merawat Dinding Batu Alam

1. Beri Coating

coating batu alam

sumber: jualbatualam.co.id

Salah satu cara merawat dinding batu alam dengan karakter pori-pori besar adalah memberikan coating agar lebih tahan lama dan tidak mudah kotor.

Perlu diketahui, batu dengan pori-pori besar lebih mudah menyimpan debu, sehingga kotoran yang menempel akan sulit dibersihkan.

Dengan memberikan coating, proses pembersihan batu alam dengan karakteristik demikian pun akan lebih mudah dan cepat.

Cara merawat batu alam berpori-pori besar bisa dimulai dengan menyikat menggunakan sikat plastik, bilas dengan air, lalu beri coating.

Namun, apa itu coating batu alam?

Coating atau pernis batu alam adalah jenis larutan acrylic resin yang dibuat dengan formulasi khusus untuk untuk diaplikasikan pada permukaan batu alam.

Saat melakukan proses pembersihan, hindari menggunakan bahan kimia yang bersifat keras agar warna batu alam tidak berubah menjadi kekuning-kuningan.

2. Perawatan Setelah 6 Bulan Pemasangan

Perawatan batu alam bisa dimulai sekitar 6 bulan setelah pemasangan, sebab setelah itu kamu bisa melihat perubahan yang terjadi.

Apabila batu alam mulai terlihat kusam atau terlihat tanda-tanda akan timbulnya lumut maupun jamur, sebaiknya segera lakukan proses perawatan.

Mulailah dengan mengamplas halus batu yang mengalami pelapukan dan berikan coating untuk menjaga kualitas batu tersebut.

3. Pasang Kembali Batu Alam yang Lepas

dinding batu alam

sumber: semenmerahputih.com

Jika ada batu alam yang terlepas dari dinding, sebaiknya segera lakukan pemasangan kembali.

Sebelum melakukan pemasangan kembali, kamu harus mengetahui jenis batuannya terlebih dahulu, sebab setiap jenisnya membutuhkan perlakuan yang berbeda-beda.

Batu sandstone atau batu kapur yang berpori ringan dan ringan perlu dilakukan perendaman.

Setelah direndam, buatlah garis di bagian belakang batu untuk meningkatkan daya rekat agar batu yang dipasang bisa lebih kuat dan tahan lama.

Lalu untuk jenis batu andesit berukuran besar dan dipasang pada bidang yang tinggi, kamu juga bisa menggunakan kawat dalam pemasangannya.

4. Amplas Batu Lunak

Beberapa jenis batu alam seperti batu paras jogja, palimanan, atau jenis batu alam putih dan krem lainnya membutuhkan pengamplasan ketika mengalami pelapukan yang cukup parah.

Proses pengamplasan dilakukan dalam kondisi kering, amplas merata dan berulang, lalu cuci menggunakan spon.

Hindari membersihkan menggunakan sikat karena dapat merusak karakter batu tersebut.

Setelah dibersihkan, tunggu hingga kering dan aplikasikan coating.

5. Gunakan Cairan Khusus pada Batu Keras

Untuk jenis batu alam keras yang mengalami pelapukan cukup lama atau sudah berlumut dan terdapat banyak kotoran bandel, kamu bisa membersihkan menggunakan cairan pembersih porselen.

Sedangkan untuk kondisi yang lebih parah, campuran air dengan air keras. Gosok batu alam menggunakan sikat dan campuran air tersebut.

Setelah itu bilas hingga bersih, tunggu sampai kering, dan beri coating.

 ***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Pondok Gede?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!


Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts