Rumah, Tips & Trik

Cara Pasang Kran Wastafel dan Tips Reparasi Saat Bocor. Enggak Ribet!

18 April 2019
cara pasang kran wastafel
3 menit

Kran wastafel rusak dan mampet? Jangan dulu frustasi! Simak artikel cara pasang kran wastafel dan tips reparasinya di bawah ini. Enggak perlu panggil jasa reparasi!

Kran wastafel cuci piring yang rusak karena bocor memang bisa bikin pusing, karena dengan rusaknya satu komponen alat cuci piring ini, semua aktifitas dapurmu bisa terganggu.

Pasalnya, kita membutuhkan wastafel cuci piring tidak hanya untuk mencuci piring dan alat dapur, tetapi juga untuk mencuci buah-buahan, sayuran, daging, dan segala macam bahan makanan lainnya.

Nah, kalau sudah rusak, bagaimana dong cara memperbaikinya?

Ternyata nih, Sahabat 99, kamu enggak usah mengeluarkan budget berlebih untuk memanggil ahli reparasi!

Memperbaiki kran wastafel yang rusak itu mudah, lho! Begitu juga cara pasang kran wastafel!

Ragu?

Ikuti langkah-langkah di bawah ini!

Jenis-jenis Kran Wastafel

cara pasang kran wastafel

Sebelum kita membahas cara pasang wastafel cuci piring, ada baiknya kamu mengenal jenis jenis kran wastafel yang banyak digunakan di rumah.

Setiap jenis memiliki fitur dan cara kerja yang berbeda sehingga area bocornya pun cenderung tidak berada di titik yang sama.

Berikut adalah jenis dan area bocor dominannya:

  • Kran air angsa: Kran air angsa memiliki leher yang melengkung dan terbuat dari stainless steel yang kokoh. Titik kebocoran kran air angsa biasanya terdapat di pipa sambungan karena beratnya kepala keran.
  • Kran air shower: Kran satu ini unik karena kepala krannya mirip sekali dengan kepala shower kamar mandi. Titik kebocoran kran air shower terdapat pada sambungan kepala PVC dan leher kran yang terbuat dari besi/baja.
  • Kran air cabang: Kran wastafel cabang memiliki dua jalur aliran air. Titik kebocoran kran satu ini bisa di mana saja karena sambungan yang terletak pada leher dan pangkal pipa.
  • Kran air sensor: Kran air sensor merupakan terobosan baru yang mengandalkan sensor deteksi benda agar air mengalir keluar dari kran. Titik kebocoran kran satu ini berada di pangkal pipa yang menempel pada leher kran.

Baca Juga:

Luar Biasa Unik! 7 Tempat Cuci Tangan Ini Punya Desain yang Tidak Biasa

Cara Pasang Wastafel Cuci Piring

Alat-alat esensial

  • Kunci Inggris
  • Lem Pipa
  • Kerap kran
  • Sabun cuci piring
  • Sikat gigi bekas
  • Lap kering

Langkah-langkah Perbaiki Kran

1. Matikan Sumber Aliran Air

Sebelum kamu membongkar kran wastafel dapur, pastikan aliran air sudah mati dan keran sudah berhenti berfungsi.

Bukan hanya kran saja yang kamu tutup (matikan) tetapi juga sumber air seperti pompa atau sumur yang menjadi sumber utama air mengalir ke berbagai kran di rumah.

Dengan menghentikan aliran air, kamu akan lebih mudah memperbaiki kran wastafel tanpa terganggu oleh semburan air yang keluar dari pipa kran.

Hal ini juga terbukti dapat menghemat air.

2. Lepaskan Keran Secara Perlahan

Ambil kunci Inggris dan lepaskan keran dari pipa.

Arah putar dapat bervariasi tergantung dengan jenis pipa yang terinstal pada bak pencuci piring, namun pada kebanyakan kasus, keran akan terlepas dengan memutarnya berlawanan dengan arah jarum jam.

Putar secara perlahan, pastikan kamu tidak menggores pipa atau menimbulkan lubang kecil yang dapat menjadi sumber bocor baru.

3. Tutup Area Bocor

Langkah cara pasang kran wastafel berikutnya adalah menemukan area bocor dan menutupnya dengan selotip dan lem pipa.

Periksa area bocor pada kran, apabila lubang bocor terbilang kecil dan kran masih bisa digunakan, hindari membeli kran yang baru.

Bersihkan kran menggunakan sikat gigi bekas.

Bulu kasarnya dapat membersihkan kran dari area berlumut dan sisa-sisa lem beserta selotip sebelumnya.

cara pasang kran wastafel

Bersihkan kran hingga ke dalam lubang pipa, bilas, dan lap sampai kering.

Setelah semuanya kering (terutama pangkal lubang), lilitkan selotip pipa pada pangkal lubang sebanyak kurang lebih 7 lilitan.

Apabila bocor terdapat pada badan kran, tutup menggunakan selotip pipa setebal mungkin dan lem ujung selotip agar tidak mengelupas dengan mudah.

4. Pasang Pipa

Sebelum kamu kencangkan kran kembali pada lubang pipa, oleskan lapisan lem yang cukup tebal pada pangkal pipa.

Putar dan kencangkan kran pada pangkal pipa searah jarum jam.

Untuk lebih memastikannya lagi, gunakan kunci Inggris atau kunci pas untuk mengencangkan badan kran pada pipa untuk meminimalisasi sumber bocor baru.

Selesai, deh!

Kamu bisa mencoba ketahanan selotip dan lem pipa dengan cara menyalakan kran dan cek apakah masih ada tetesan yang jatuh dari badan kran wastafel dapurmu!

Baca Juga:

Harga Rak Piring Murah dan Tips Memilih Ukuran yang Pas untuk Dapur

Mudah, ya!

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

You Might Also Like