Berita Ragam

Cara Ternak Ayam Potong Jenis Pedaging untuk Pemula. Keuntungannya Menggiurkan!

3 menit

Dari sekian jenis bisnis ternak unggas, ternak ayam pedaging masih menjadi yang paling menjanjikan. Yuk, simak cara ternak ayam potong untuk pemula di sini!

Salah satu jenis usaha yang cukup diminati orang karena keuntungannya yang menjanjikan adalah ternak ayam pedaging.

Prospek bisnis ternak ayam pedaging tergolong cerah karena setiap hari orang-orang membeli daging ayam dan permintaannya pun teruss meningkat setiap tahunnya!

Maka tak heran jika keuntungan yang bisa didapatkan dari ternak ayam pedaging bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulannya.

Tertarik untuk melakukan ternak ayam pedaging di rumah, tapi bingung bagaimana caranya?

Simak saja cara ternak ayam potong jenis pedaging untuk pemula di bawah ini!

Cara Ternak Ayam Potong di Rumah

persiapan bisnis peternakan ayam

Sumber: bisnisukm.com

1. Menentukan Lokasi Kandang

Hal pertama yang harus kamu lakukan jika ingin memulai budidaya ternak potong adalah menentukan lokasi kandang.

Disarankan untuk memilih lokasi kandang yang mudah dijangkau dan dapat diakses oleh transportasi.

Usahakan juga untuk memilih lokasi yang berada di tempat tidak bising, jauh dari permukiman penduduk, dan dekat dengan sumber air.

2. Membuat Kandang

Ada 2 jenis pilihan kandang yang sering dibuat oleh para peternak ayam, yaitu kandang tanpa panggung dan kandang bentuk panggung.

  • Kandang Tanpa Panggung

Tipe kandang ini sering digunakan karena pembuatannya yang mudah dan pembangunannya yang relatif murah.

  • Kandang Bentuk Panggung

Jenis kandang ini membutuhkan biaya yang lebih mahal.

Namun keuntungan memiliki kandang ini adalah tidak akan mudah kotor dan mudah dibersihkan karena kotoran ayam akan langsung jatuh ke bawah.

3. Melakukan Pembibitan

Saat melakukan pembibitan ayam, kamu disarankan untuk memerhatikan beberapa poin penting di bawah ini:

  • Pilih bibit yang gerakannya aktif, sehat, dan tidak mengalami cacat fisik atau sakit.
  • Bibit harus memiliki tubuh yang bulat, gemuk, dan berisi.
  • Usahakan bibit memiliki bulu yang tidak terlihat kusam, sehat, dan mengilap.
  • Daerah di sekitar anus tidak kotor, mata terlihat tajam, dan hidung bersih.

4. Melakukan Pemberian Pakan

Ada hal-hal yang wajib kamu perhatikan dari segi kandungan juga waktu pemberian pakan.

Pemberian pakan ayam penting untuk memenuhi nutrisi hewan agar ayam dapat tumbuh berkualitas dan maksimal.

Untuk pemberian pakan, kamu dapat menggunakan sistem adlibilitum, agar makanan selalu tersedia dan tanpa batas.



Pastikan pakan selalu tersedia di dalam kandang agar tubuh ayam lebih cepat gemuk.

5. Pemeliharaan Ayam Potong

Pada 7 hari pertama, bibit ayam unggul langsung dimasukan ke incubator dan diberi pakan juga minum air hangat.

Kemudian, kurangi suhu incubator dan berikan bibit ayam jenis pakan crumbles.

Selanjutnya, kamu dapat mematikan suhu incubator karena ayam tak lagi membutuhkan pemanas.

Di minggu keempat, bulu ayam akan tumbuh dan mereka akan membutuhkan pakan yang banyak, bahkan sampai 2 kali lipat.

Minggu berikutnya, kamu dapat lakukan pembersihan kandang secara rutin karena ayam akan menghasilkan kotoran yang banyak.

6. Panen dan Sanitasi

Setelah berumur 30 hari, kamu sudah dapat melakukan panen dan penjualan ayam potong.

Jangan lupa untuk melakukan pengapuran pada bagian lantai dan dinding kandang untuk sanitasi setelah selesai panen.

Semprotkan juga formalin agar bibit penyakit yang tumbuh di kandang dapat mati.

Modal dan Pendapatan Ternak Ayam Potong

cara ternak ayam potong

Sebelum memulai ternak ayam potong, tentunya kamu harus menyiapkan modal terlebih dahulu.

Umumnya, modal awal yang dibutuhkan untuk memulai ternak ayam adalah sebanyak Rp23 juta.

Hal tersebut telah termasuk beberapa barang penting untuk budidaya ayam potong, yaitu:

  • Pembuatan kandang (Rp12.000.000)
  • 4 buah gasolek (Rp2.400.000)
  • 4 buah tabung gas (Rp1.200.000)
  • 72 buah tempat pakan (Rp2.160.000)
  • 18 buah bohlam (Rp450.000)
  • 20 batang pipa paralon (Rp1.200.000)
  • Sekop (Rp50.000)
  • 48 buah tempat minum (Rp3.120.000)
  • Kabel 100mm (Rp200.000)

Selanjutnya, kamu tinggal membayar biaya operasional tiap bulan sekitar Rp7 jutaan yang terdiri dari pakan, obat-obatan, dan bibit ayam.

Meski modalnya tinggi, modal ini dapat kembali dengan waktu cepat dan dengan keuntungan tinggi, lo!

Jika peternakan ayam rumahanmu dapat menjual 2000 ayam potong, kamu akan mendapatkan pendapatan mencapai Rp30.000.000 per bulan.

Setelah dikurangi oleh biaya operasional bulanan, keuntungan dari melakukan budidaya ayam potong bisa mencapai Rp23.200.000 per bulan!

***

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu, Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bogor? Bisa jadi Greenland Residence adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts