Berita Ragam

Doa Turun Hujan dan Amalan yang Dianjurkan Menurut Islam

Advertisement
3 menit

Hujan merupakan berkah yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada bumi dan seisinya. Sebagai umat Muslim, selayaknya kita senantiasa untuk mengamalkan apa yang telah dianjurkan dalam ajaran Islam, termasuk membaca doa turun hujan.

Ketika turun hujan, setiap manusia setidaknya pasti berharap hujan yang turun tidak membawa bencana bagi alam dan setiap orang.

Seperti yang dapat kita amati, ketika hujan turun lebat, banyak kota diterjang banjir.

Namun, dengan turunnya hujan, daerah yang kekeringan pun merasakan berkah penuh manfaat.

Agar terhindar dari hujan yang membawa bencana, alangkah baiknya jika kita mengamalkan amalan ketika turun hujan sebagaimana diajarkan dalam Islam.

Simak, doa turun hujan dan amalan yang dianjurkan!

Doa Turun Hujan untuk Diamalkan

doa turun hujan menurut islam

sumber: islam.ru

1. Doa Turun Hujan

Ketika turun hujan, umat muslim dianjurkan untuk membacakan doa turun hujan sebagai bentuk permohonan untuk diberikan hujan yang bermanfaat serta dihindarkan dari hujan yang membawa bencana.

Seperti diriwayatkan dalam hadis Bukhari nomor 1032 dari Ummul Mukminin, Aisyah radiallahu ‘anha berkata, “Nabi shallalhu ‘alaihi wa sallam ketika meliha turunnya hujan, beliau mengucap ‘allahumma shoyyiban nafi’an’.”

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Allahumma shoyyiban nafi’an

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat.”

Baca Juga:

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Sesuai Anjuran Rasulullah Saw

2. Doa Ketika Hujan Lebat

Nabi Muhammad saw. Suatu ketika pernah memohon kepada Allah Swt. agar diturunkannya hujan.

Namun ketika hujan turun begitu lebatnya, ia kembali memohon kepada Allah Swt. agar cuaca kembali cerah.

Berikut doa yang ia bacakan:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawalaina wa laa ‘alaina, allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami ‒ bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari nomor 1014)

Menurut Syaikh Shalih As Sadlan, doa tersebut dibacakan ketika hujan turun semakin lebat dan khawatir hujan tersebut akan membawa bencana.

3. Doa Ketika Hujan Disertai Angin Kencang

Diriwayatkan dalam salah satu hadis Imam Muslim, ketika hujan turun disertai angin kencang Nabi Muhammad saw. membacakan doa:

اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

Allahumma inni as aluka khairahaa wa khaira maa fiiha khaira maa ursilat bih, wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, serta kebaikan yang Engkau sertakan kirimkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, serta kejahatan yang Engkau krimkan bersamanya.”

4. Doa Ketika Hujan Disertai Petir

Seperti diriwayatkan dalam hadis Imam Malik, ketika turun hujan disertai petir, Nabi Muhammad saw. Membacakan doa:

سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhanallazi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih

Artinya: “Masa Suci Allah yang dengan memuji-Nya, bertasbihlah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”.

5. Doa Setelah Hujan

Sejatinya, hujan merupakan bentuk karunia serta berkah dari Allah kepada bumi dan seisinya.

Dengan demikian, sebagai manusia kita patut untuk mensyukuri turunnya hujan dengan mengamalkan doa-doanya, baik ketika turun hujan maupun sesudah turun hujan.

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ

Muthirnaa bifadillahi wa rahmatihi

Artinya: “Diturunkan kepada kami hujan berkat anugerah Allah Swt. dan rahmat-Nya.”

Amalan Ketika Turun Hujan

amalan turun hujan menurut islam

sumber: hamilton.edu

Dalam setiap segi kehidupan, Islam menganjurkan banyak sekali amalan untuk mendapatkan berkah dari Allah Swt.

Seperti disebutkan dalam buku Rahasia Kedahsyatan 12 Waktu Mustajab untuk Berdoa karangan Nurhasanah Namin, ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk umat Muslim dalam menyikapi hujan:

  1. Takut datangnya azab ketika mendung. Ketika mendung datang, Nabi Muhammad saw. Begitu khawatir jika mendung tersebut merupakan tanda akan datangnya kemurkaan dan azab Allah Swt.
  2. Berdoa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. Ketika turun hujan, umat muslim disunnahkan untuk membaca doa mengharap hujan tersebut mendatangkan kebaikan dan bukan keburukan.
  3. Berdoa ketika turun hujan lebat. Sama halnya ketika turun hujan biasa. Jika hujan turun dengan lebatnya, umat muslim juga dianjurkan untuk membacakan doa agar terhindar dari hujan yang membawa bencana.
  4. Mengambil berkah dari turunnya hujan dan tidak mencelanya. Nabi Muhammad saw. Mengingatkan bahwa umat muslim tidak boleh mencela dan mengkambing hitamkan sesuatu atau makhluk yang tidak bisa berbuat apa-apa.
  5. Berdoa ketika mendengar suara petir dan terjadi angin kencang. Doa untuk hal tersebut merupakan bentuk permohonan perlindungan kepada Allah Swt.
  6. Berdoa setelah turun hujan. Ketika hujan telah selesai, umat muslim juga dianjurkan untuk membacakan doa agar hujan tersebut memberikan manfaat.

Baca Juga:

Panduan Lengkap Tata Cara dan Bacaan Doa Sholat Witir untuk Pengampunan Dosa

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di Daan Mogot City?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts