Berita Ragam

Dipercaya Hewan Mistis, Ini 7 Fakta Ayam Cemani yang Berharga Jutaan Rupiah! Minat Pelihara?

4 menit

Kamu pernah mendengar ayam berwarna hitam legam pada seluruh tubuhnya? Yup, benar.  Ayam tersebut adalah ayam cemani. Jika kamu berminat memeliharanya, kenali dulu jenis, harga hingga cara merawatnya.

Aya ini bukan sembarang ayam.

Berbeda dengan jenis ayam lainnya, keunikan ayam ini adalah dari warna bulu hingga kulitnya berwarna hitam.

Tak hanya itu, mata hingga paruhnya pun berwarna demikian.

Tak jarang, hewan ini sering dikaitkan dengan mistis.

Apakah benar demikian? Yuk kita kenali lebih jauh tentang ayam tersebut.

7 Fakta dan Mitos Ayam Cemani

1. Warna Hitam

ayam cemani warna hitam

Sumber: Brilio

Dikutip Hipwee, ayam ini berwarna hitam karena bermutasinya gen endothelian-3 (EDN-3).

Gen ini membuat lapisan sel epidermis di seluruh bagian tubuh sehingga menghasilkan pigmen hitam yang dominan.

Menurut penelitian, ayam tersebut memproduksi EDN-3 dengan jumlah 10 kali dari ayam pada umumnya.

Secara sederhananya, ini karena hasil mutasi genetik yang menyebabkan kondisi fibromelanosis atau hiperpigmentasi kulit.

2. Bahasa Sansekerta

bahasa sansekerta ayam cemani

Sumber: Brilio

Nama Cemani berasal dari bahasa sansakerta.

Artinya, adalah hitam legam.

Ahli sejarah menyatakan bahwa ayam ini sudah ada sejak zaman dulu alias pada masa kerajaan Majapahit.

Hanya saja, hal tersebut merupakan cerita rakyat yang beredar di masyarakat.

3. Telurnya Tidak Hitam

telur ayam cemani

Sumber: Brilio

Meskipun daging, paruh, mata, lidah, bulu, daging, hingga tulangnya berwarna hitam. Akan tetapi, itu tak berlaku untuk telurnya.

Warna telurnya serupa dengan jenis ras ayam lainnya yaitu berwarna krem atau putih tulang dengan beberapa bintik merah muda.

Warna putih telur muncul karena proses mutasi fibromelanosis yang terjadi pada sel ayam cemani tidak menular pada cangkang.

Hal ini disebabkan lantaran cangkang telur terdiri dari kristal kalsium karbonat yang pada dasarnya sama di hampir semua jenis ayam.

Adapun, warna hitam akan muncul setelah embrio ayam cemani muncul.

Darah hitam ayam ini juga tetaplah merah.

4. Berharga Jutaan Rupiah

harga ayam cemani

Sumber: Brilio

Karena keunikannya, maka tak heran jika harga ayam tersebut tergolong mahal.

Harganya bisa mencapai jutaan rupiah per ekor.

Ini tergantung ukuran.

Selain itu, tak mudah mendapatkan ayam cemani di pasaran.

Sementara itu, harga telur ayam ini bisa dipatok Rp100 ribuan.

5. Langka

ayam langka di dunia

Sumber: Brilio

Kabarnya, jumlah ayam cemani di dunia hanya ada sekitar 3.500 ekor.

Dengan demikian, jenis ayam ini bisa dikatakan cukup langka.

Di Indonesia, tak banyak yang membudidayakan ayam ini.

Tetapi, ayam ini sudah cukup populer.

6. Pembawa Keberuntungan?

ayam pembawa keberuntungan

sumber: Brilio

Terlepas dari mitos yang beredar, sebagian orang nyatanya percaya bahwa ayam ini membawa keberuntungan.

Ini karena ayam tersebut juga dipercaya merupakan peliharaan orang-orang kaya dan terpandang sejak zaman Majapahit.

7. Mitos

mitos ayam cemani

Sumber: Lifepal

Di Tanah Jawa, mitos ayam ini sudah beredar dari mulut ke mulut.

Selain soal peliharaan pada masa zaman Majapahit, ada mitos lain dari ayam antik ini.

Konon, ada 3 ayam cemani yang berkekuatan mistis

Ini adalah cemani Widitra yang dipercaya sebagai penangkal bala.

Kemudian, Warastratama. Ini kerap dipakai sebagai pelengkap upacara ritual.

Terakhir, cemani Kaikayi yang kabarnya bisa untuk mengangkat santet.

Jenis Jenis Ayam Cemanis

Sahabat 99, ternyata jenis ayam cemani juga beragam.

Dilansir dari berbagai sumber, ada empat jenis ayam ini yang dilihat berdasarkan jengger, bulu, kulit dan lidah.

1. Berdasarkan Jengger

  • Wilah: Bentuk jenggernya melebar ke atas.
  • Sumpel: Bentuk jengger sumpel bulat kecil saja.
  • Telon: Bentuk jengger melebar dan bercabang tiga.
  • Mahkota/mawar: Bentuk jengger menyerupai mahkota.

Sahabat 99 perlu ketahui, jika semakin bagus bentuk jenggernya, maka harga ayam tersebut semakin mahal.

2. Berdasarkan Bulu

  • Bulu biasa

Bulu hitam seperti ayam pada umumnya tetapi bulunya hitam 100 persen.

  • Bulu walik

Bentuk bulu terbalik, seolah menyingkap terbalik ke atas, sehingga terlihat sangat unik. Bulunya seolah bergelombang tidak rapi karena semuanya terbalik ke atas tidak seperti bulu ayam sewajarnya.

  • Rajeg (bulu besi)

Bentuk bulu seperti sapu lidi, lurus-lurus sehingga orang menyebutnya bulu besi.

  • Cemani putih (klawu)

Meski identik warna hitam, akan tetapi cemani juga ada yang berwarna putih atau abu-abu atau hitam merah.

Namun, bisa disebut cemani karena kulit seluruh tubuhnya hitam termasuk langit-langit mulutnya.

Sahabat 99, jika ingin membeli pastikan bahwa ayam cemani asli memiliki bulu hitam legam 100 persen atau tanpa warna lain kecuali jenis tertentu.

3. Berdasarkan Kulit dan Lidah

  • Ayam cemani biasa

Memiliki warna keseluruhan tubuh berwarna hitam tetapi untuk warna lidahnya abu-abu.

  • Cemani super

Tekstur warna hitam pada kulit dan bulunya lebih pekat dari cemani biasanya.

Dengan ciri demikian ayam ini disebut super karena kehitamannya melebih ayam cemani pada umumnya.

  • Asli lidah hitam

Memiliki warna hitam pada seluruh tubuhnya, bahkan termasuk lidahnya sehingga nilai jualnya sangat fantastis.

Baca Juga:

Cara Ternak Ayam Potong Rumahan yang Keuntungannya Menggiurkan. Cocok untuk Pemula!

Harga Ayam Cemani

Dikutip Lifepal, harga ayam unik ini bisa mencapai RpRp25 jutaan. Berikut daftar harga secara lengkap:

Jenis Harga termurah Harga termahal
Ayam Cemani dewasa Rp25 juta Rp40 juta
Anak ayam Cemani Rp125 ribu Rp550 ribu
Telur ayam Cemani Rp80 ribu Rp100 ribu

Di sebuah peternakan bernama Greenfire di Florida, Amerika Serikat, ayam ini dibanderol mulai dari US$199 hingga US$400 per ekor atau setara Rp2,78 juta hingga Rp5,60 juta.

Sementara itu, di portal jual beli daring, ada yang menjual hingga mencapai Rp550 juta untuk ayam cemani asli. Wow!

Cara Merawat Ayam Cemani

Cara merawat ayam cemani tidak begitu sulit, bahkan sama dengan ras lainnya.

Jika kamu memiliki ayam cemani dewasa, tempatkan di kandang yang telah disesuaikan dengan jumlah ekor.

Usahakan kandang mendapat paparan sinar matahari agar selalu kering dan tidak lembap.

Ini dilakukan karena kandang yang lembap berisiko dijangkiti penyakit.

Berikan makanan tambahan seperti bekatul, dedak, dan nasi supaya variatif.

Selain itu, berikan juga sayuran seperti daun pepaya, kangkung, singkong dan kecambah.

Kemudian, berupa jagung, ketan hitam, gabah, beras merah, kacang hijau, dan kacang kedelai.

Pemberian pakan berupa biji–bijian ini dapat diberikan setiap dua kali sehari pada waktu pagi dan sore.

Sesekali, berikan juga makanan dari bahan–bahan yang biasanya dicampur, seperti…

Tepung jagung, tepung ikan, tepung kacang hijau, tepung kacang kedelai dan tepung daging.

Pemberian pakan berupa tepung ini dicampurkan pula potongan sayuran yang diiris lembut agar produktivitas pada ayam cemani menjadi lebih unggul.

Jangan lupa, berikan juga vitamin untuk ayam yang memasuki  masa bertelur.

Tak hanya itu, mandikan dan jemur ayam ini secara rutin.

Baca Juga:

7 Cara Budidaya Ayam Kampung Minim Biaya, Bisa Diterapkan di Rumah

Sahabat 99, itulah fakta dabn mitos ayam cemani yang dilengkapi harga serta cara perawatan.

Apakah kamu tertarik memeliharanya?

Semoga artikel ini membantu, ya.

Ikuti terus artikel lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu lagi cari rumah? Cari dengan mudah di www.99.co/id.

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts