Berita Ragam

6 Fakta Unik Warteg yang Jarang Orang Tahu. Kenapa Namanya Bahari?

2 menit

Warung tegal atau warteg tentu sudah tidak asing untukmu. Tempat makan satu ini terutamanya dapat ditemukan di berbagai sudut pulau Jawa. Namun meski familiar, tahukah kamu bahwa ada banyak fakta unik warteg yang jarang orang tahu?

Sesuai namanya, warung Tegal merupakan tempat makan yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah.

Nama ini digunakan karena tradisi membuka warung nasi murah memang dibawa oleh para perantau dari Tegal.

Warteg terutamanya sangat populer di kalangan anak kost, kuli bangunan, dan lainnya.

Yuk, kita ulas berbagai fakta unik warteg dalam artikel berikut ini, Sahabat 99!

6 Fakta Unik Warteg yang Jarang Orang Tahu

1. Selalu Memiliki Dua Pintu

fakta unik desain warteg

Sumber: cermati.com

Coba perhatikan dengan baik, hampir semua warteg memiliki bentuk yang sama.

Tepatnya, rata-rata warteg dibangun dengan dua pintu, di samping kanan dan kiri.

Jika dilihat dari desain, ini tentu bisa membantu alur keluar masuk pelanggan.

Namun secara filosofis, bentuk ini ternyata diyakini bisa mendatangkan rezeki lebih banyak untuk pemiliknya.

2. Rata-Rata Namanya Bahari

Di satu kota saja bisa jadi ada puluhan warteg dengan nama ‘Bahari’.

Namun jangan salah, ini bukan berarti warteg tersebut merupakan milik orang yang sama.

Istilah ‘Bahari’ memiliki makna keindahan yang identik dengan nuansa laut.

Bahari juga merupakan slogan kota Tegal yang bermakna bersih, aman, sehat, dan rapi.

3. Di Tegal Hanya Disebut Sebagai Warung Nasi

Fakta unik warteg berikutnya adalah penyebutan di daerah asalnya.

Di Tegal, masyarakat menyebut rumah makan satu ini hanya sebagai warung nasi atau rumah makan biasa.

Istilah ‘Warung Tegal’ hanya digunakan jika warung dibuka di daerah lain oleh perantau dari Tegal.

4. Ada Desa Pengusaha Warteg di Tegal

desa pengusaha warteg di tegal

Sumber: goodnewsfromindonesia.id

Percaya tidak percaya, pengusaha warteg biasanya berasal dari desa yang sama.

Misalnya saja Sidakaton, Sidapurna, Cebawan, atau Margadana.

Kawasan tersebut bahkan disebut sebagai desa pengusaha warteg karena rata-rata warganya merantau ke kota besar dan membuka warung nasi.

5. Fenomena Warteg Dadakan di Berbagai Kota

Selain bangunan yang menetap, ada juga warteg dengan konsep dadakan.

Artinya pedagang membuka warteg tiba-tiba dengan bangunan temporer di sebuah lokasi.

Biasanya lokasi yang dipilih merupakan kawasan proyek bangunan karena sasarannya adalah para pekerja di sana.

6. Ada Menu Khas di Warteg

Fakta unik warteg berikutnya berkaitan dengan menu yang disediakan.

Ada beberapa menu yang disebut sebagai menu khas warteg karena hampir selalu ada.

Misalnya saja sayur asem, sop, tongkol balado, telur balado, dan lainnya.

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk menemukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan properti di sana, seperti area Bumi Pratama Residence.

Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts