Berita, Berita Properti

Kelebihan dan Kekurangan Genteng Tanah Liat Dibandingkan yang Lain

28 Juni 2019
genteng tanah liat
2 menit

Genteng tanah liat bisa dibilang sebagai ciri utama rumah-rumah khas Indonesia, bahkan diketahui telah digunakan jauh sebelum abad ke-19.

Tak hanya lebih cocok dengan iklim Indonesia, penggunaan genteng jenis ini juga lebih disukai karena harganya lebih murah.

Di pulau Jawa sendiri, ada begitu banyak produsen genteng tanah liat terbaik dan salah satu yang paling terkenal adalah genteng tanah liat Jatiwangi.

Produksi genteng takkan pernah padam karena selalu menjadi material atap yang paling dibutuhkan baik itu oleh rumah kecil ataupun rumah mewah.

Mari simak lebih lengkap mengenai genteng kebanggan Indonesia ini.

Pengertian Genteng Tanah Liat

Genteng ini sebetulnya serupa dengan batu bata serta keramik yang dibuat secara tradisional dari bahan tanah liat.

Dalam prosesnya, genteng yang telah dicetak kemudian dibakar pada tungku tradisional hingga kering, kuat, dan rapi.

Selain digunakan pada konstruksi atap tradisional, kombinasi baja ringan genteng tanah liat juga sering ditemukan karena hasilnya lebih kokoh dan memuaskan.

Anda bisa menemukan genteng ini dalam beragam bentuk dan ukuran yang tersedia dalam dua jenis finishing, yaitu natural dan glazur transparan.

Baca Juga:

Inilah Harga Genteng Metal, Keramik, dan Tanah Liat 2019. Lengkap!

Proses Pembuatan Genteng Tanah Liat

genteng tanah liat

Meskipun pada praktiknya cukup rumit, namun proses pembuatan genting tanah liat bisa dijelaskan pada beberapa tahapan berikut.

Tahapan ini sangat penting untuk diikuti secara terstruktur demi mendapatkan hasil maksimal dengan kualitas terbaik.

Berikut ini beberapa tahapan pembuatan genteng tanah liat:

1. Pemilihan Bahan Baku

Syarat utama tanah liat yang baik untuk genteng adalah yang mengandung senyawa kaolin (Al2O3 2SiO4 2H2O), sehingga tak semua jenis tanah liat bisa digunakan.

Biasanya tanah liat dengan kualitas seperti ini bisa didapatkan di area lapangan, perkebunan, ladang, atau pegunungan.

2. Pengolahan Tanah Liat

Sebelum dicetak, tanah liat perlu diolah dan dibersihkan dengan cara digiling agar tanah liatnya bagus, halus, dan rata.

Jangan lupa campur tanah liat dengan abu merang, pasir, serta pelumas sebelum dimasukkan ke dalam mesin penggiling tanah liat agar lebih mudah diolah.

3. Proses Pencetakan

Proses pencetakan tanah liat menjadi genting biasanya dikerjakan dengan mesin cetak khusus berupa mesin press.

Sebelum dicetak, tanah liat perlu dirapikan terlebih dahulu menjadi bentuk pipih dengan cara dipukul-pukul menggunakan batang kayu.

Tujuannya, agar tanah lebih padat dan sesuai dengan ukuran mesin cetak, sehingga hasilnya baik.

4. Proses Pengeringan Genting

Beberapa metode pengeringan genting bisa dilakukan, di antaranya:

  • Dijemur di bawah terik matahari secara langsung sekitar 4-5 hari.
  • Diangin-angin di gudang terbuka selama 10-15 hari.
  • Dikeringkan secara cepat dengan memakai oven selama 2 hari.

5. Proses Penghalusan Genting

Proses ini diperlukan agar tampilan genting semakin bagus. Semakin halus gentingnya, semakin bagus kualitasnya, maka semakin mahal pula harganya.

Salah satu cara yang sering digunakan untuk menghaluskan permukaan genting adalah dengan menggunakan pasir.

6. Pembakaran Genting

Setelah kering, genting kemudian dibakar di tempat pembakaran khusus yang biasanya berupa tungku tradisional dari tanah liat.

Genting dibakar dalam suhu sekitar 600 derajat celsius agar seluruh bagian genting kering dan matang sehingga struktur genting menjadi lebih padat dan kuat.

genteng tanah liat

Kelebihan Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat masih bertahan dan tetap digunakan hingga saat ini karena memiliki banyak sekali kelebihan.

Beberapa kelebihan utama dari genteng tanah liat di antaranya:

  1. Harganya relatif lebih murah
  2. Bobotnya cukup ringan
  3. Daya tekan sangat kuat
  4. Dapat menyerap panas
  5. Tak bising saat terkena hujan
  6. Kokoh dan teruji
  7. Tahan lama

Kekurangan Genteng Tanah Liat

Setiap yang memiliki kelebihan, pasti memiliki kekurangan, kan? Begitu pula dengan genteng tanah liat.

Namun, dibandingkan dengan kelebihannya, kekurangan ginteng tanah liat tidak seberapa, kok!

Berikut beberapa kekurangan genteng tanah liat yang perlu Anda ketahui:

  1. Rawan bocor bila tak dirawat dengan hati-hati
  2. Mudah berlumut dan berjamur
  3. Proses pemasangan agak rumit
  4. Warnanya cepat pudar

Semoga setelah mengetahui segala kelebihan dan kekurangan genting tanah liat, Anda bisa lebih bangga pada kehebatan produk khas Indonesia ini ya!

Baca Juga:

7 Jenis Genteng Rumah untuk Berbagai Kebutuhan. Mana yang Terbaik?

Semoga bermanfaat, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Kunjungi 99.co/id!

You Might Also Like