Berita Ragam

11 Hukum Bacaan Tajwid Al Qur’an dan Contohnya. Disertai Penjelasan Lengkap!

3 menit

Hukum bacaan tajwid harus dipelajari umat muslim yang ingin membaca Al-Qur’an dengan baik. Lewat artikel ini, 99.co Indonesia telah menghimpun ulasan lengkap soal tajwid untukmu.

Dalam membaca Al-Qur’an, umat muslim harus mengikuti hukum bacaan tajwid.

Tajwid adalah ilmu dasar bagaimana supaya benar membaca Al-Qur’an sesuai kaidah.

Secara harfiah, ilmu tajwid berarti memperbagus, membuat indah, atau mengelokkan.

Allah Swt berfirman:

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

Artinya: Atau lebih dari seperdua itu, Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan. (QS. Surat Al Muzzamil: 4)

Dengan mengetahui ilmu tajwid dan hukumnya, bacaan yang dilantunkan akan sesuai dengan kaidah dan tartil.

Sahabat 99 pun akan tahu makhrojul huruf maupun kapan harus berhenti dan lanjut.

Kali ini 99.co Indonesia telah menghimpun referensi hukum bacaan tajwid Al Qur’an yang bisa kamu simak dalam uraian di bawah ini.

11 Hukum Bacaan Tajwid Al Qur’an dan Contohnya

Perlu diketahui, terdapat 12 hukum tajwid yang harus dipelajari.

Semua itu dikelompokkan ke dalam hukum bacaan nun mati atau tanwin dan hukum bacaan mim mati.

Melansir dari ilmutajwid.id, berikut ini merupakan rinciannya.

1. Idzhar Halqi

hukum bacaan tajwid

Idzhar halqi merupakan salah satu bagian dari hukum izhar yang terdapat dalam ilmu tajwid.

Hukum idzhar halqi ini juga berlaku bila terdapat nun sukun (نْ) ataupun juga  tanwin (dhomah tanwin (ــٌـ), kasroh tanwin (ــٍــ) dan fathah tanwin (ــًـ)/ sesudahnya  bertemu dengan huruf-huruf = Alif (ا), ‘Ain (ع), Ghain (غ), Ha (ح), Kha (خ), Ha’ (ﮬ)  dan Hamzah  (ء).

Akan tetapi nun mati (نْ) ataupun juga tanwin   ــًــ, ــٍــ, ــٌــ  jarang sekali ketemu dengan huruf hijaiyzah Hamzah (ء).

Namun, huruf hamzah ini merupakan salah satu bagian dari huruf Idzhar Halqi.

Cara membaca Idzhar Halqi  pun wajib  terang atau jelas dan tidak boleh dengan berdengung.

Contoh: وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

2. Idgham Bighunnah

Bacaan dikatakan Idgham Bighunnah apabila nun mati atau tanwin bertemu huruf

  • nun (ن);
  • mim (م);
  • wau (و); dan
  • ya’ (ي).

Dibaca dengan memasukkan nun mati atau tanwin pada huruf-huruf idgham disertai dengung dan seakan-akan kedua huruf itu menjadi satu.

Contoh: مَنْ يَقُوْلُ

3. Idgham Bilaghunah

Hukum bacaan tajwid menjadi Idgham Bilaghunnah apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf (ل,ر).

Cara membacanya yaitu dengan memasukkan nun mati atau tanwin pada huruf lam dan ra’ tanpa mendengung.

Contoh: مِنْ لَدُنْهُ

4. Iqlab

hukum membaca alquran dengan tajwid

Bacaan memiliki hukum iqlab apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ( ب ).

Apabila terdapat bacaan iqlab, maka nun mati atau tanwin itu harus dibaca mim (م).

Contoh: اَنْبِئْهُمْ

5. Ikhfa Haqiqi

Hukum bacaan tajwid ikhfa membuat nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf (tha’ (ث), jim (ج), dal (د), al (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), , fa’ (ف), qof (ق), kaf (ك).




Cara membacanya pun harus samar dan mendengung seakan bertemu dengan huruf “ng”.

6. Ikhfa Syafawi

Ikhfa syafawi terjadi apabila mim mati bertemu dengan huruf ba.

Hukum ini mengharuskan kamu membaca dengan cara samar-samar pada bibir dan mendengungkannya.

Contoh: اِعْتَصِمْ بِاللهِ

7. Idgham Mimi

Suatu bacaan dikatakan idgham mimi apabila mim mati bertemu dengan huruf mim.

Cara melafalkan bacaan tersebut adalah dengan membaca huruf mim rangkap secara mendengung.

Contoh: كَمْ مِنْ فِئَةٍ

8. Izhar Syafawi

alquran

Hukum bacaan izhar syafawi berlaku mim mati bertemu huruf hijaiyyah selain mim dan ba.

Adapun cara membacanya dengan jelas pada bibir sambil menutup mulut.

Contoh: عَلَيْهِمْ غَيْرِ

8. Idgham Mutamathilain

Idgham mutamathilain adalah hukum bacaan yang terjadi apabila suatu huruf bertemu dengan huruf yang sama misalnya huruf dal bertemu dengan huruf dal.

Contoh: إِذ ذَّهَبَ

9. Idgham Mutaqaribain

Idgham mutaqaribain adalah hukum bacaan tajwid yang mempertemukan dua huruf makhraj dan sifatnya hampir sama, seperti huruf mim bertemu ba, huruf kaf bertemu qaf.

Contoh: وَدَّت طَّـآئِفَةٌ

10. Idgham Mutajanisain

membaca alquran

sumber: detik.com

Idgham mutajanisain adalah hukum bacaan ketika dua huruf dengan makhraj yang sama tetapi tidak sama sifatnya.

Misalnya huruf ta bertemu tha, lam bertemu ra serta dzal dan huruf zha.

Contoh: اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ

11. Hukum Mad

Terakhir adalah hukum bacaan tajwid mad yang artinya melanjutkan.

Secara harfiah mad berarti sebagai pemanjangan suara.

Ada dua jenis mad dalam bacaan Al Qur’an yakni mad asli dan mad far’i.

Perlu kamu ketahui, huruf mad terdiri atas tiga kata, yakni alif, wau, dan ya.

Untuk mengukur pajang pendeknya suatu mad yaitu menggunakan istilah harakat, seperti dua harakat, tiga harakat, empat harakat dan seterusnya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Pengasih?

Cek saja pilihannya hanya di 99.co/id.




Gadis Saktika

Penulis konten di 99.co Indonesia yang senang menyelami topik politik, properti, dan KPOP.

Related Posts