Berita, Berita Properti

10 Jenis Genteng Rumah untuk Berbagai Kebutuhan. Mana yang Terbaik?

13 Februari 2020
jenis genteng
4 menit

Memilih jenis genteng terbaik bukanlah perkara yang mudah.

Pasalnya, tiap genting memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Untuk itulah, kamu harus bisa memilih genting mana yang sesuai dengan kebutuhan.

Pasalnya, beberapa varian genting menawarkan ketahanan yang bisa mencapai 100 tahun bahkan lebih.

Tetapi, varian lain memiliki keunggulan tampilan yang menarik namun umurnya relatif lebih singkat.

Untuk itulah kamu harus mengetahui genting seperti apa yang benar-benar dibutuhkan rumah.

Maka dari itu, simak yuk ulasan Berita Properti 99.co Indonesia mengenai jenis jenis genteng yang bagus ini!

Jenis Genteng Rumah yang Bisa Dipilih

1. Jenis Genteng Asbes

jenis genteng

Terbuat dari 6 gabungan mineral silikat alam, genting yang satu ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang tidak dimiliki genting lain.

-Kelebihan

  • Harganya relatif murah
  • Mudah dipasang
  • Tidak memerlukan banyak kayu reng

-Kekurangan

Sayangnya, penggunaan genteng asbes ternyata bisa mengancam kesehatan menurut ahli kesehatan.

Pasalnya, serat asbes dalam bentuk partikel yang mudah terlepas bisa terhirup oleh manusia.

Hal ini bisa menyebabkan kanker paru-paru.

2. Genteng Kaca

jenis genteng

Genting yang satu ini hanya dipasang di beberapa area tertentu yang membutuhkan penerangan alami saja.

-Kelebihan

  • Membuka cahaya alami
  • Tampilannya terkesan modern
  • Melindungi dinding ruangan di bawahnya dari kelembapan dan jamur

-Kekurangan

  • Gampang Pecah
  • Bisa membuat suhu ruangan naik jika digunakan secara berlebihan
  • Model genteng tidak variatif

3. Genteng Keramik

jenis genteng

Meskipun terbuat dari keramik, jenis genteng ini ternyata dibuat dari tanah liat.

Yang membedakannya adalah proses akhirnya yakni penambahan lapisan pewarna glatzur.

-Kelebihan

  • Tahan lama
  • Kuat menahan berat badan manusia
  • Proses pembakaran dengan suhu 1100 derajat membuat warnanya lebih tahan lama

-Kekurangan

  • Harus dipasang secara teliti agar tidak terjadi kebocoran
  • Kemiringan harus minimum 30 derajat agar air mengalir sempurna
  • Perlu baut agar pemasangannya lebih kuat

4. Jenis Genteng Metal atau Genteng Berbahan Logam

genteng metal

Bentuk genting yang satu ini menyerupai lembaran yang mirip seng.

Baca Juga:

5 Pilihan Bentuk Atap Rumah dan Kegunaannya | Beserta Gambar

Cara pemasangannya pun harus ditanam pada balok gording rangka atap dengan sekrup.

-Kelebihan

  • Pemasangannya mudah dan cepat
  • Hemat material karenan ukurannya yang lebar
  • Dilapisi bahan anti karat
  • Terbuat dari material anti pecah yang membuat aman dari kebocoran
  • Tidak perlu dicat ulang terlalu sering karena bahannya anti-lumut

-Kekurangan

Kekurangan dari jenis genteng ini adalah tampilannya yang terlihat tidak menarik jika dipasang dengan asal-asalan alias tidak rapi.

5. Genteng Tanah Liat

Jenis genteng tanah liat cukup umum dipakai di atas atap orang Indonesia.

Pemasangannya harus dilakukan pada atap yang miring dengan menerapkan sistem saling mengikat dan mengunci (inter-locking)

-Kelebihan

  • Harganya ekonomis
  • Berbobot ringan
  • Bahannya yang cukup kuat untuk diinjak memudahkan proses membetulkan genteng bocor

-Kekurangan

  • Memerlukan ketelitian lebih ketika dipasang agar tidak bocor
  • Rentan terhadap lumut dan jamur sehingga harus dilapisi cat atau glasur
  • Pemasangan pola zig-zag sistem sambungan inlock cukup merepotkan

6. Genteng Beton

jenis genteng

Genteng beton biasa biasanya dicetak dengan bentuk yang sama dengan genteng tanah liat.

Biasanya, genting ini sering dipakai di rumah bertema minimalis.

-Kelebihan

  • Banyak model pilihan, mulai dari model bergelombang hingga datar
  • Kualitas dan keawetannya teruji
  • Tahan cuaca, serangan serang dan kebakaran

-Kekurangan

  • Bobotnya cukup berat
  • Harganya lebih mahal dari geteng tanah liat

7. Genteng Aspal

Genteng yang satu ini terbuat dari campuran aspal dan bahan kimia lainnya.

Baca Juga:

Musim Hujan takut Atap Rumah Bocor? Cegah dengan 5 Cara Efektif Ini!

-Kelebihan

  • Lebih ringan daripada atap metal dan keramik
  • Tahan api dan angin kencang
  • Sudah dilapisi anti-jamur dan anti-pudar
  • Memiliki tampilan yang bisa membuat rumah terlihat lebih indah

-Kekurangan

  • Membutuhkan kerangka yang kuat untuk menopang beban
  • Harganya cukup mahal

8. Jenis Genteng Kayu Uli atau Kayu Besi

sumber: inspiring.id

Genting kayu uli biasa digunakan oleh rumah-rumah sederhana yang ingin terlihat mewah.

Kelebihan genting berbentuk memanjang dengan lancip segitiga ini adalah tampilannya yang terkesan alami serta mengalirkan sirkulasi udara dengan baik.

Sedangkan kekurangannya meliputi harga jual dan pemasangannya relatif cukup mahal serta bahannya yang mudah terbakar.

9. Genteng Seng

sumber: alicdn.com

Genting ini cocok untuk kamu yang sedang mencari opsi paling ekonomis.

Selain murah, genting seng menawarkan bahan yang ringan sehingga mudah sekali dipasang.

Namun, bahannya yang menyerap panas bisa membuat ruangan di bawahnya terasa sangat gerah.

Selain itu, bahannya yang mudah berkarat membuat genting ini hanya bisa digunakan untuk beberapa tahun saja.

10. Genting Metal Pasir

Genting ini berbahan dasar zinc alume yang bagian bawahnya dilapisi back coat zinc allimunium coating, primary epoxy, dan masih banyak lagi.

Beberapa keunggulannya meliputi kemampuannya dalam meredam panas matahari serta meredam suara hujan.

Keunggulan tersebut datang dari lapisan batu alam yang melindungi genting jenis ini .

***

Itulah macam macam genteng beserta kekurangan dan kelebihannya.

Semoga tulisan ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Kunjungi saja 99.co/id!

***IQB

You Might Also Like