Berita Ragam

Jenis Najis dan Cara Membersihkannya Sesuai Syariat Islam | Plus Contoh-Contoh Najis!

3 menit

Bagi umat Islam, penting untuk mengetahui jenis dan cara membersihkan najis. Yuk, simak bahasan mengenai jenis najis dalam Islam di sini!

Secara bahasa, najis bermakna segala sesuatu yang dianggap kotor dan menjadikan salat dan ibadah lainnya menjadi tidak sah.

Menjaga tubuh atau menyucikan badan dari najis juga merupakan syarat sah salat wajib 5 waktu.

Maka dari itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui jenis-jenis najis agar ibadahnya diterima oleh Allah Swt.

Di Islam sendiri, najis dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok menurut tingkatannya.

Yuk, simak jenis najis atau macam-macam najis dan cara membersihkannya di bawah ini!

Pengertian Najis

najis pipis bayi

Najis adalah kotoran yang menjadi penghalang untuk beribadah kepada Allah Swt.

Dalam bahasa Arab, najis bermakna al-qadzarah yang bermakna kotoran.

Sementara itu, menurut Asy-Syafi’iyah najis dianggap sebagai sesuatu yang dianggap kotor dan mencegah sahnya salat tanpa ada hal yang meringankan.

Menurut Al-Malikiyah, najis merupakan sifat hukum suatu benda yang mengharuskan seseorang tercegah dari kebolehan melakukan salat bila terkena najis atau najis berada di dalamnya.

Macam-Macam Najis

Di Islam, najis dapat dibagi menjadi 7 macam, yaitu:

  • Bangkai (kecuali bangkai manusia)
  • Ikan yang ada di laut
  • Darah
  • Nanah
  • Segala sesuatu yang keluar dari dubur (anus) dan kubul (kelamin)
  • Anjing, babi, dan minuman keras seperti arak
  • Bagian anggota tubuh hewan

Jenis Najis dalam Islam

Berdasarkan ilmu Islam, jenis najis dibagi menjadi empat yaitu mughalladhah (berat), mutawassithah (sedang), mukhaffafah (ringan), dan ma’fu (najis yang dimaafkan).

Selengkapnya, mari baca di bawah ini:

1. Jenis Najis Mughalladhah atau Najis Berat

Jenis Najis Mughalladhah

Najis yang paling tinggi tingkatannya dalam Islam adalah najis mughalladhah.

Najis ini disebut najis berat karena membutuhkan perlakuan khusus untuk membersihkan najisnya.

Contoh dari najis ini diantaranya adalah terkena babi atau menyentuh babi dan terkena air liur anjing secara sengaja maupun tidak sengaja.

Hal ini didasarkan kepada ayat dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad Saw yang menyampaikan bahwa air liur anjing dan babi adalah najis.

2. Jenis Najis Mutawassithah atau Najis Sedang

darah mens pada pakaian wanita

Najis mutawassithah adalah jenis najis tingkatan sedang.

Contoh dari najis mutawasitah atau najis sedang diantaranya adalah kotoran manusia, darah haid, air mani, minuman keras, kotoran hewan, dan bangkai hewan selain ikan dan belalang.

Najis ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu najis ‘Ainiyah dan najis hukmiyah.

Najis ‘ainiyah adalah najis sedang yang terlihat rupanya, rasa, dan tercium baunya.

Sementara itu, najis hukmiyah adalah najis yang tidak tampak rupanya, seperti bekas kencing dan minuman keras.

3. Jenis Najis Mukhaffafah atau Najis Ringan

Najis Mukhaffafah

Najis mukhaffafah adalah jenis najis yang tingkatannya paling rendah atau paling ringan.

Contoh najis mukhaffafah adalah air kencing bayi laki-laki yang belum berusia 2 tahun dan madzi atau air mani yang keluar dari kemaluan akibat terangsang.

Karena najis ini tergolong najis ringan maka cara membersihkannya pun cukup mudah dan tidak memerlukan perlakuan khusus.

Jika tidak ada najis yang melekat, najis tersebut sudah dianggap bersih atau suci.

4. Jenis Najis Ma’fu atau Najis yang Dimaafkan

bangkai binatang yang tak berdarah

Najis ma’fu adalah jenis najis yang dimaafkan dan tidak perlu dibersihkan atau dibasuh.

Contoh dari najis ini adalah bangkai yang tidak mengeluarkan darah dan darah atau nanah yang berjumlah sedikit.

Cara Membersihkan Najis

cara membersihkan najis

Setelah memahami pengertian dan contoh dari najis, penting bagi kamu untuk mengetahui juga bagaimana cara membersihkan atau menyucikan najis tersebut.

Berikut adalah beberapa cara membersihkan najis menurut tingkatannya.

1. Cara Membersihkan Najis Berat

Karena merupakan najis tingkatan paling berat, cara membersihkan najis ini cukup ekstra.

Untuk membersihkannya, kamu diharuskan untuk mencuci bagian yang terkena najis sebanyak 7 kali.

Hal ini dilakukan agar najis tersebut sudah benar-benar hilang dari bagian tubuhmu.

Sebelum dibasuh dengan air, bersihkan dahulu wujud dari najis tersebut agar hilang dan tidak mengeluarkan bau.

Kemudian kamu tinggal mencuci bagian yang terkena najis menggunakan tanah pada cucian pertama.

Lalu cucian berikutnya dapat kamu bersihkan menggunakan air sebanyak 6 kali.

2. Cara Membersihkan Najis Sedang

Ada berbagai cara untuk membersihkan najis ini agar tidak tersisa warna, bau, dan rasanya.

Hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan najis ini atau cara mensucikan najis sedang adalah dengan menyiram, mencuci, dan menyikatnya menggunakan sabun dan alat pembersih lainnya.

Setelah najis tersebut tidak tersisa warna, bau, dan rasanya setelah dibersihkan, maka bagian yang terkena najis tersebut sudah dianggap suci.

3. Cara Membersihkan Najis Ringan

Sementara itu, cara membersihkan najis ringan cukup mudah.

Cara mensucikan najis ringan atau membersihkan najis ringan adalah dengan memercikkan air sebanyak satu kali percikan pada bagian yang terkena najis.

***

Itulah macam macam najis di Islam yang telah disusun oleh 99.co Indonesia.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu.

Kamu sedang mencari rumah di Tangerang?

Bisa jadi Park Ville Serpong adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts