Berita Berita Properti

10 Jenis Pondasi Rumah dan Bangunan yang Biasa Dipakai dan Kegunaannya

4 menit

Fondasi merupakan elemen penting dalam sebuah bangunan. Oleh karena itu, yuk kenali dahulu semua jenis pondasi rumah dan bangunan yang ada dan perbedaannya supaya kamu tak salah pilih!

Baik tidaknya kualitas sebuah bangunan sangat dipengaruhi oleh kekuatan dan kualitas fondasi yang digunakan.

Jadi, sebelum kamu membangun rumah, sebaiknya sudah memahami apa saja jenis jenis pondasi yang ada dan kegunaannya.

Jika kamu belum tahu, cobalah simak setiap jenis pondasi rumah yang ada serta perbedaannya berikut ini.

10 Jenis Pondasi Rumah dan Fungsinya

1. Fondasi Tipe Dangkal

Jenis pondasi rumah dangkal umumnya dibuat pada kedalaman rendah yaitu hanya 1/3 dari panjang fondasi dengan kedalaman maksimal 3 meter.

Pondasi dangkal digunakan hanya pada wilayah yang kondisi permukaan tanahnya kuat untuk menampung beban bangunan.

Ada 7 jenis fondasi dangkal yang biasa digunakan:

  • Pondasi tapak;
  • Pondasi jalur;
  • Pondasi rakit;
  • Pondasi sumuran;
  • Pondasi umpak;
  • Pondasi plat beton lajur; dan
  • Pondasi strauss pile.

2. Fondasi Tipe Dalam

Jenis fondasi dalam biasanya digunakan pada permukaan tanah yang tidak terlalu kokoh dengan kedalaman fondasi lebih dari 3 meter.

Fondasi dalam biasa digunakan pada bangunan yang ukurannya cukup lebar dengan jarak antar tiang bangunan sekitar 6 meter.

Jenis jenis fondasi rumah dalam yang biasa digunakan yaitu:

  • Fondasi tiang pancang;
  • Fondasi Piers; dan
  • Fondasi Caissons.

10 Jenis Pondasi Rumah dan Bangunan serta Perbedaannya

1. Pondasi Tapak

jenis pondasi tapak

Pondasi tapak (pad foundations) biasanya dipakai untuk mendukung titik beban tunggal pada sebuah bangunan.

Biasanya, detail pondasi tapak dibangun dalam bentuk bulat atau melingkar dan juga bentuk kotak atau persegi.

Tetapi, pondasi tapak juga bisa dibangun dalam bentuk bertingkat untuk menopang beban dari kolom yang cukup berat.

Jenis fondasi ini biasanya dibangun dengan struktur lapisan beton bertulang dengan ketebalan yang sama.

2. Fondasi Jalur

pondasi jalur

Fondasi jalur dikenal juga sebagai fondasi memanjang (strip foundations) biasanya digunakan untuk bangunan dengan beban memanjang.

Umumnya, jenis pondasi rumah ini dibuat dengan kolom memanjang yang berbentuk trapesium atau persegi.

Jenis fondasi jalur ini biasanya dibangun dengan campuran pecahan batu, batu kali, dan cor beton tanpa tulang.

Ya, komposisinya memang cukup mirip dengan komposisi pada detail fondasi batu kali.

3. Fondasi Bentuk Rakit

pondasi rakit untuk rumah

Fondasi rakit atau (raft foundations) biasanya digunakan untuk menampung beban di area yang luas agar lebih menyebar.

Biasanya, detail fondasi rakit ini disusun dari pelat beton besar dengan beberapa jalur kolom-kolom bergaris sesuai permukaan tanah.

Fondasi rakit terdiri dari pelat beton bertulang yang digunakan pada tanah lunak atau longgar yang daya tahannya rendah.

4. Pondasi Sumuran

fondasi sumuran

Pondasi sumuran (cyclop beton) adalah fondasi berbentuk bulat yang menggunakan beton selebar 60-80 cm pada kedalaman 1-2 meter di dalam tanah.

Setelah itu, pondasi sumuran diisi coran beton yang dicampur dengan batu kali dengan tambahan elemen pembesian di atasnya.

Dari sekian banyak jenis jenis pondasi rumah, biasanya fondasi sumuran yang dipakai untuk tanah yang tak stabil dengan ukuran sigma lebih kecil yaitu sekitar 1,5 kg/cm2.




5. Fondasi Umpak

fondasi umpak

Jika kamu ingin rumah yang tahan terhadap guncangan, maka pilihlah fondasi umpak.

Sistem yang ada pada fondasi ini dapat membantu menyelaraskan bangunan dengan guncangan, sehingga tiang bangunan tidak akan patah meskipun ada gempa.

Fondasi umpak ini diletakkan di atas permukaan tanah yang telah dipadatkan atau dikeraskan dengan batu kali dan sloof sebagai pengikatnya.

Kalau kamu ingin fondasi yang tahan gempa, maka fondasi umpak adalah pilihan yang tepat!

6. Fondasi Plat Beton Lajur

Model fondasi plat beton berlajur ini digunakan untuk mendukung sederet kolom pada bangunan.

Kekuatannya pun dapat diandalkan karena secara detail pondasi rumah ini seluruhnya dibuat dari beton bertulang yang sangat padat.

Fondasi ini harganya lebih murah dibandingkan fondasi batu kali dan cocok untuk pengganti fondasi batu kali dengan ukuran lebar yang sama persis.

7. Fondasi Strauss Pile

Fondasi strauss pile merupakan jenis pondasi yang dibuat dengan cara mengebor dan menggali tanah secara manual.

Alat bor yang digunakan sendiri yaitu alat bor auger manual yang dibantu pengoperasiannya oleh manusia.

Kekurangan utama dari fondasi strauss pile yaitu batas kedalaman serta diameternya.

Batas kedalamannya hanya berkisar 4-10 meter dan batas diameternya hanya berkisar 20-30 cm.

Oleh karena itu, dibanding jenis jenis pondasi rumah lainnya itu, fondasi ini lebih cocok digunakan untuk hunian atau bangunan hingga maksimal tiga lantai.

8. Pondasi Rumah Tiang Pancang

pondasi tiang pancang

Pondasi tiang pancang sistemnya hampir sama seperti fondasi bore pile, hanya saja jenis pondasi ini terbuat dari beton jadi yang langsung ditancapkan ke dalam tanah.

Biasanya, pondasi tiang pancang digunakan pada tanah yang kondisinya lembek, tanah berawa, dan tanah yang memiliki kandungan air tinggi.

Bahan yang biasa digunakan untuk pondasi tiang pancang di antaranya kayu besi, kayu ulin, baja, serta beton bertulang.

9. Fondasi Piers

fondasi piers

Fondasi Piers dibuat dengan cara memasang struktur fondasinya ke dalam galian tanah.

Keuntungan dari jenis fondasi ini ada pada biayanya yang jauh lebih murah dibandingkan memasang jenis pondasi terusan.

Bentuk fondasi Piers biasanya terbuat dari beton pre-cast dalam bentuk persegi panjang atau berbentuk bulat dalam berbagai ukuran dan bentuk sesuai kebutuhan.

10. Fondasi Caissons

pondasi caissons

Jenis pondasi rumah yang terakhir ini sering juga disebut sebagai fondasi bor pile.

Biasanya fondasi Caissons dibangun di kedalaman permukaan tanah yang dibutuhkan dengan melalui pengeboran atau pengerukan tanah.

Setelah itu, biasanya fondasi beton bertulang dicor melalui lubang galian yang sudah dibor.

Sistem pengeboran sendiri bisa dilakukan dengan cara manual ataupun pengeboran dengan sistem hidrolik.

***

Itulah tadi jenis jenis pondasi rumah yang penting untuk dipahami.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak terus informasi dan berita properti lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Temukan beragam pilihan perumahan seperti di Dago Village hanya di 99.co/id dan Rumah123.com, karena kami memang #AdaBuatKamu.




Elmi Rahmatika

Writer/Editor/Content Strategist with years of experience in Content Writing and SEO Writing. I enjoy writing about property, lifestyle, and pop culture.
Follow Me:

Related Posts