Inspirasi Desain, Rumah Anda

Menengok Penggunaan Unik Kayu Albasia pada Albizzia House

14 April 2019
kayu albasia
3 menit

Berlokasi di Kiaracondong, Bandung, Albizzia House adalah salah satu rumah unik di Bandung yang mengusung konsep yang tidak biasa. Rumah ini menggunakan kayu albasia sebagai bahan meterial utama.

Rumah milik pasangan Siti Atikah dan Bani Agus Supriyadi ini tidak seperti kebanyakan rumah yang menghindari meterial kayu karena mudah rusak jika terkena air.

Hunian yang berdiri di atas tanah sebesar 150 meter persegi ini tidak menggunakan kayu albasia sembarangan lho, Sahabat 99.

Ada beberapa proses khusus yang bisa menaikan grade kayu agar material ini bisa bertahan lebih lama dari seharusnya.

Proses “Mumifikasi” Kayu Albasia

kayu albasia

Proses tersebut adalah “mumifikasi” kayu yang dilakukan di dalam sawah saat musim panen…

Caranya, potongan kayu albasia tersebut dikubur di dalamnya.

Cara ini cukup umum dilakukan oleh petani di beberapa daerah, seperti Ciamis, Jawa Barat yang kebetulan adalah kampung halaman dari pemilik rumah ini.

Kayu yang dikubur di dalam sawah selama berbulan-bulan akan menjadi lebih padat karena unsur hara yang terkandung di dalam lumpur.

Proses ini biasanya dilakukan saat para petani menggarap sawahnya seperti biasa dan ketika musim panen tiba, kayu pun turut dikeluarkan.

Kayu yang sudah mengalami proses ini biasanya umurnya bisa bertahan mulan dari 30 hingga 45 tahun.

“Mumifikasi” kayu ini sejatinya adalah prose penyatuan 2 elemen alam yang berbeda menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan satu sama lain.

***

Setelah mengetahui proses “mumifikasi” kayu albasia, saatnya untuk melihat bagaimana sejarah rumah ini dibangun.

Sejarah Albizzia House

kayu albasia

Rumah yang sudah berdiri selama 30 tahun ini sempat mengalami pembongkaran saat proses renovasi.

Saat itu, ditemukan struktur kayu albasia yang keadannya masih mumpuni.

Lalu, kontraktor juga memakai kayu serupa yang telah melalui proses “mumifikasi” saat proses renovasi.

Baca Juga:

7 Kayu Termahal di Dunia dengan Kualitas Terbaik. Bisa Beli?

Renovasi tersebut berfokus pada pemanfaatan signifikansi kuda-kuda kayu pada eksisting bangunan.

Intinya, sang arsitek, Yanuar Pratama Firdaus, mengatakan “strateginya adalah dengan melakukan konservasi dan ekspansi, baik secara struktur maupun ruang.

kayu albasia

Ekspansi pun dilakukan secara bertahap, mulai dari bangunan asal ke struktur bangunan yang direncanakan.

Selain ekspansi, elemen non-struktur seperti plafon dan area tangga juga diberi aksen kayu albasia.

***

Inilah sejarah renovasi dari Albizzia House.

Ternyata, rumah ini juga harus menghadapi kendala ketika dibangung.

Namun sang arsitek selalu punya cara untuk mengakali masalah apapun.

Mengatasi Panas dengan Cara Memperindah Rumah

kayu albasia

Salah satu kendala yang muncul adalah muka rumah yang mengarah ke barat.

Posisi muka rumah seperti ini biasanya akan mendapat cahaya yang terlalu banyak.

Tentunya, hal ini akan membuat suhu udara di dalam rumah terasa lebih panas.

Untuk menyiasatinya, Yanuar menambahkan elemen kayu sebagai peneduh dan kisi-kisi agar cahaya matahari tidak langsung terserap ke dalam rumah.

Selain itu, rumah ini juga meberi bukaan untuk vegetasi di bagian depan agar ruangan di dalam rumah mendapatkan cahaya dan ventilasi ruangan yang baik.

Kayu Sintetis untuk Menambah Elemen Modern

kayu albasia

Selain kayu berjenis albania, Yanuar juga menambah kayu sintetis dengan gradasi cerah untuk memberikan nuansa tropis nan modern di dalam rumah.

Baca Juga:

Inilah 11 Desain Rumah Unik yang Baka Bikin Kamu Terheran-heran

Kayu ini digunakan pada fasad depan rumah, dinding ruangan, dan decking kayu taman kering di tengah rumah.

Pemakaian kayu sintetis juga diaplikasikan pada area yang terpapar langsung cuaca di luar.

***

Inilah keunikan Albizzia House, rumah unik di daerah Bandung.

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi menarik lainya di Blog 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk segala kebutuhan propertimu, ya!

You Might Also Like