Inspirasi Desain

16 Desain Kolam Ikan Mini yang Dapat Dibuat dari Pot Bekas. Hemat Tempat!

7 July 2018
Kolam Ikan Mini

Punya lahan terbuka yang terbatas, pemilik hunian berukuran mungil harus bisa memutar otak bila ingin membuat sebuah kolam ikan di rumahnya. Bila tak memungkinkan dibuat di halaman, ada opsi lain untuk dilakukan yaitu, membuat kolam ikan mini dari pot bekas. Pilihan yang unik dan juga hemat tempat.

Tidak hanya itu, kolam ikan mini yang dibuat dari wadah bekas pun fleksibel ditempatkan di berbagai sudut rumah.

Di luar maupun dalam rumah, tidak jadi masalah. Kira-kira seperti apa desainnya?

Mari lihat bersama di bawah ini, yuk!

Desain Kolam Ikan Mini dari Pot dan Barang Bekas

kolam ikan mini di bawah ini tidak perlu dibuat menyatu dengan tanah.

Letaknya sangat fleksibel, bisa ditempatkan di lantai ataupun di atas dengan menggunakan penyangga khusus.

Bahan kolam ikan ini pun berasal dari perabot yang tak terpakai lagi dan umumnya pot tanaman.

Seperti apa contoh desainnya? Lihat di bawah ini selengkapnya:

#1 Pot Tembikar Lebar

Sekarang ini pot tidak hanya dibuat dalam ukuran kecil, ada pula yang berbentuk lebar.

Umumnya pot seperti ini terbuat dari semen dan juga tembikar. Nah, Manfaatkanlah pot demikian untuk dijadikan kolam ikan mini di rumah.

Kolam ikan dari pot ini akan lebih cocok bila ditempatkan di halaman depan atau belakang.

Letakkan di sudut taman lalu dekorasi dengan bebatuan serta tanaman hijau untuk membuatnya makin fresh.

Agar kolam tersebut stabil, gunakan tatakan yang sesuai dengan ukuran cekungan pot.

Beberapa desain lainnya bisa kamu lihat di bawah ini.

kolam ikan mini

#2 Kolam Air Mancur Terakota

Pot terakota yang terbuat dari tanah liat merah adalah jenis yang paling umum digunakan untuk menanam tanaman.

Bila jumlah di rumah cukup banyak, coba buat kolam ikan mini lengkap dengan air mancurnya.

Cukup tata pot-pot tersebut sedemikian rupa dan menempelkannya menggunakan lem super.

Sementara itu, untuk membuat air mancur, bisa membuat sistem sederhana menggunakan selang air kecil dari karet.

Contohnya bisa dilihat pada gambar di atas dan juga di bawah ini.

desain kolam ikan

Bila menggunakan kolam ikan dengan desain demikian di rumah, pilihlah ukuran ikan yang sesuai.

Jenis gupi bisa dijadikan salah satu pilihan yang menarik karena ukurannya yang mungil dan warna terangnya.

#3 Kolam Pot Batu

Batu alam merupakan material yang sangat menawan dan kerap dijadikan pot tanaman di rumah.

Berikan sentuhan berbeda di rumah denagn mengubahnya menjadi kolam ikan mini untuk rumah mungil.

Cukup ganti isinya dengan air dan beberapa tanaman air. Jangan lupa, isi juga dengan ikan hias pilihan.

#4 Kolam Pot Keramik

Pot keramik dengan corak yang menarik membuat kolam ikan menjelma menjadi dekorasi yang apik dan menarik untuk rumah.

Ukurannya yang kecil pun membuat kola mini bisa dipindahkan ke mana saja baik di dalam ruangan atau sudut luar rumah.

Perlu diingat, karena kolam mini bentuknya kecil dan tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, maka proses pembersihannya harus dilakukan lebih sering.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas air, mencegah timbulnya jentik nyamuk, serta membuat ikan tetap sehat.

#5 Kolam Tangki Air Bekas

Tangki penampungan air dari aluminium memberikan kesan unik tersendiri bila dirubah jadi sebuah kolam ikan untuk rumah mungil.

Baca Juga :  Desain Kamar Tamu Sempit yang Paling Cocok di Rumah

Ukurannya yang lumayan besar, membuat jenis ikan pilihan bisa jadi lebih bervariasi.

Bila ingin memelihara ikan lebih besar, pilih saja model seperti ini.

#6 Kolam Pot Berdesain Manis

Jangan buat pot dengan desain menarik dan manis walau ia mengalami kerusakan seperti pecah di bibir atau retak sedikit.

Jadikan saja ia sebagai kolam ikan mini untuk mempermanis bagian rumah.

Tambahkan satu buah tanaman hijau berbatang tingga sebagai aksen untuk kolam tersebut.

#7 Kolam Pot Plastik Hitam

kolam ikan mini

Pot plastik berwarna hitam dengan ukran medium, kerap dijadikan media tanam di halaman rumah.

Di samping itu, kamu pun bisa memanfaatkannya sebagai kolam ikan mini yang sangat menarik, Urbanites!

Sebelum menaruh elemen-elemen sebuah kolam ikan, kamu perlu menutup bagian dalam pot dengan plastik besar.

Ini dilakukan agar bagian bawah pot yang umumnya bolong bisa tertutup sehingga dapat diisi air nantinya.

Setelah ditutup sedemikian rupa, masukkan satu per satu bagian kolam ikan seperti batu kerikil, lumut tempel, dan juga aksesori lainnya.

Jangan lupa untuk menyediakan alat gelembung udara agar terdapat oksigen di dalam air sehingga ikan dapat bernafas lebih baik.

#8 Kolam Ikan Mini Bergaya Zen

Zen merupakan konsep desain negara Jepang yang mengedepankan estetika bergaya minimalis.

Itu sebabnya desain kolam yang digunakan untuk dekorasi memiliki desain simpel.

Selain itu dekorasi serta aksesori kolam ikan mini bergaya zen yang digunakan tidak berlebihan.

Unsur bebatuan, tanaman hijau, dan juga kayu dapat digunakan untuk mempermanis kolam ikan ini.

Beberapa contoh di antaranya dapat kamu lihat di bawah ini.

Kolam ikan mini ini memiliki bentuk yang sederhana yaitu persegi.

Warna yang dimiliki pun tidak mencolok, namun demikian apa yang ada dilamanya memancarkan keindahan yang maksimal.

Dekorasi alami yang dibuat bersatu padu dengan air serta ikan yang ada di dalamnya sehingga terlihat begitu menarik.

Tak jauh beda dengan desain di atas, kolam mini ini pun tampak sederhana namun menarik untuk ditempatkan di dalam rumah.

Sementara itu kolam ikan mini yang satu ini lebih mengusung konsep natural dengan material kayu.

Pilihan yang tepat bila ingin menaruh kolam ikan di area teras rumah.

#9 Kolam Mini Pot Guci

Guci pun kerap dijadikan aksesori untuk mempercantik pot tanaman.

Umumnya pot tanaman yang sudah diisi akan dimasukkan ke dalam guci sehingga media penutup.

Bila sudah tak terpakai, kamu bisa menggunakannya sebagai kolam ikan mini yang menarik.

Supaya tampilannya lebih cantik, coba tambahkan aksesori seperti penutup yang terbuat dari bambu.

Memberikan tanaman air seperti teratai di atasnya pun adalah ide yang menarik.

#10 Kolam Akuarium Mini Berbahan Kaca

Merubah stoples Mason Jars menjadi kolam atau akuarium banyak dilakukan orang lho, Urbanites!

Kamu pun dapat melakukan hal yang sama.

Di samping itu, teko teh yang sudah tak lagi kamu pakai pun bermanfaat sebagai akuarium yang manis.

Hias dengan dekorasi menarik layaknya sebuah aquascape.

Kamu pun dapat menaruh kolam atau akuarium ikan hias ini di kamar tidur.

Jangan lupa untuk sering membersihkannya agar tidak ada lumut yang menempel dan mengotori air.

Baca Juga :  Bikin Sejuk, Desain Taman Kering Ini Bisa Dibuat di Dalam Ruangan! Ini Contekannya

Seperti ini desainnya, Urbanites:

kolam ikan mini

#11 Kolam Ikan Mini dari Jam Bekas

Sebuah jam vintage bekas yang tak dapat diperbaiki lagi juga dapat dimanfaatkan sebagai kolam ikan.

Bagian dalam jam yang dalam akan berfungsi baik untuk menampung air dan juga tanah.

Agar tidak mudah rusak, lapisi dulu permukaannya dengan menggunakan pelapis karet atau plastik terpal.

Jam bekas ini akan jadi sangat menarik bila pemiliki mengombinasikannya sebagai kolam ikan dan juga pot tanaman.

Contohnya sendiri dapat dilihat pada gambar di atas. Menarik sekali bukan hasil perubahannya?

Cara Membuat Kolam Ikan Mini dari Bahan Bekas

Selain menggunakan pot dan material bekas di atas, kamu juga bisa membuat kolam ikan mini dari bahan sederhana yaitu, papan kayu.

Sederhana saja pembuatannya ternyata sebab desainnya memang sengaja dibentuk sesimpel mungkin.

Seperti ini bahan dan alat yang kamu butuhkan untuk membuat kolam ikan mini yang simpel.

Bahan:

  • Potongan kayu;
  • Cat sealer tahan air;
  • Gulungan plastik;
  • Tanaman air;
  • Tanah;
  • Batu alam ukuran kecil;
  • Ornamen lainnya;
  • Ikan hias pilihan.

Alat yang Dibutuhkan:

  • Gergaji tangan;
  • Palu dan paku secukupnya;
  • Bor listrik;
  • Mur kayu dan obeng.

Cara Pembuatan

  1. Potong bilah kayu sehingga masing-masing memiliki ukuran lebar 1×8 Bila kamu ingin kolam ikan mini yang lebih dalam, gunakan ukuran 1×10 atau 1×12.
  2. Potong kayu dengan ukuran 30 inch sebanyak dua lembar dan 15 inch sebanyak dua lembar juga.
  3. Pasang keempat papan tersebut dengan gergaji hingga membentuk sebuah boks menggunakan paku dan palu yang sudah disediakan sebelumnya.
  4. Setelah selesai, ukur bagian bawahnya untuk menyiapkan penampang bawah. Kamu bisa menggunakan kayu yang tersisa ataupun triplek tebal.
  5. Buatlah lubang dengan menggunakan bor pada bagian bawah boks setiap 6 inch untuk menempelkan bagian bawah kolam ikan mini.
  6. Gunakan mur dan obeng untuk menempelkan kedua bagian tersebut.
  7. Bila ada potongan kayu yang bersisa, potong kecil dan sesuaikan ukurannya dengan tinggi kolam. Gunakan untuk menguatkan tiap bagiannya.
  8. Setelah selesai, lapisi bagian bawah kolam ikan mini dengan menggunakan cat
  9. Kamu pun dapat mengganti sealer dengan lapisan plastik.
  10. Setelah mengering atau plastik tertempel dengan baik, hias kolam dengan menggunakan tanaman, tanah, dan batu.
  11. Setelah semuanya jadi, baru deh masukkan air serta ikan hias mini.

Jenis Ikan yang Cocok untuk Kolam Ikan Mini

Desain kolam ikan mini yang memiliki ukuran mungil, tentu akan lebih cantik jika diisi dengan jenis ikan yang pas.

Jenis-jenis ikan hias seperti emas, koi, koki, dan beberapa lainnya memiliki daya tarik yang memikat.

Sayangnya, jenis-jenis ikan di atas serta ikan yang memiliki ukuran tubuh besar…

…Tidak cocok untuk dipelihara dalam kolam ikan mini yang berukuran mungil.

Jika dipaksakan, hal ini akan membuat mereka sangat tidak nyaman untuk berenang.

Selain itu, jumlah ikan yang dapat dipelihara pun tidak bisa terlalu banyak.

Biarpun begitu, cukup banyak kok ikan-ikan hias air tawar berukuran kecil dengan tampilan menarik untuk dijadikan pilihan.

Berikut beberapa jenis ikan hias kolam ikan mini serta cara perawatannya.

#1 Ikan Molly dan Swordtail

Ikan molly dan juga swordtail merupakan jenis ikan hias berukuran mungil yang cocok untuk desain kolam ikan mini.

Baca Juga :  7 Desain Dermaga Mini untuk Rumah di Pinggir Danau

Kedua ikan sejenis namun berbeda rupa ini punya keunikan masing-masing.

Ikan molly memiliki permukaan tubuh yang dihiasi warna-warna terang mencolok seperti kuning, merah, dan oranye.

Pada permukaan ikan ini umum terdapat bercak-bercak kecil yang jumlahnya cukup banyak.

Sementara itu ikan swordtail punya keunikan sendiri yaitu ekor memanjang seperti pedang.

Warna dari swordtail pun cukup terang dan menarik.

Semoga inspirasi desain di atas dapat bermanfaat untukmu, Urbanites! Simak ulasan lainnya yang tak kalah menarik hanya di blog UrbanIndo.

#2 Ikan Guppy

Ikan guppy memiliki ukuran tubuh mini sama seperti molly dan juga swordtail.

Jenis ikan ini memiliki dua hingga tiga warna berbeda pada permukaan tubuhnya.

Warna dan coraknya pun sangat terang dan menarik.

Bagian menarik dari guppy ialah ekornya yang berkibar besar dengan warnanya yang cantik.

Di samping keelokannya, pilihan ikan yang tepat untuk kolam ikan mini ini memiliki harga yang cukup murah, tapi…

…Ternyata ada juga lho Urbanites, guppy yang memiliki harga fantastis.

Biasanya hal ini dipengaruhi oleh corak dan juga kecantikan ekor yang dimilikinya.

#3 Ikan Red Phantom

Ada lagi ikan hias yang cocok untuk desain kolam ikan mungil yaitu red phantom dengan warna tubuhnya yang serba merah.

Ikan ini merupakan jenis tetra yang ternyata bukan spesies asli Indonesia, melainkan dari perairan sungi Orinoco, Amerika Selatan.

Bila kamu ingin memelihara jenis ikan ini di rumah, pakan yang tepat ialah hewan-hewan seperti serangga kecil dan juga cacing.

Jangan beri mereka pelet sebab red phantom merupakan jenis ikan karnivora.

#4 Ikan Neon

Ikan hias benama latin paracheirodon innesi atau kerap disebut ikan neon memiliki daya tarik warna yang memikat.

Uniknya, saat malam hari, ikan-ikan ini dapat memancarkan warna yang lebih indah lagi.

Banyak yang memelihara ikan neon di dalam akuarium dengan desain aquascape, namun…

…Menaruhnya di kolam ikan mini dari material bekas di atas pun bisa dilakukan.

Banyak yang mengatakan, agar ikan ini bisa berkembang biak dengan sehat, pakan yang perlu diberikan ialah jenis pelet yang mudah tenggelam.

#5 Ikan Lemon

Ikan lemon dinamai demikian karena warnanya yang kuning terang layaknya sebuah buah lemon.

Apabila kamu ingin memelihara ikan hias ini, sebaiknya pisahkan dengan ikan lainnya sebab…

…Ikan lemon memiliki sifat agresif dan cenderung menyerang ikan lain.

#6 Ikan Cupang

Ada jenis ikan hias lain yang memiliki ekor cantik seperti guppy yaitu ikan cupang.

Cupang memiliki ekor dan juga sirip atas yang sangat berkibar.

Ukuaran dari kibarannya pun lebih besar dari guppy sehingga banyak orang yang sangat menyukai keindahan ikan ini.

Akan lebih baik jika menaruh ikan hias ini di kolam ikan mini dari kaca.

Selain itu, antara satu ikan dengan ikan lainnya perlu dipisahkan karena mereka kerap kali menyerang.

Semoga inspirasi desain serta tips seputar kolam ikan mini di atas dapat bermanfaat untukmu, Urbanites!

Simak ulasan lainnya yang tak kalah menarik hanya di blog UrbanIndo.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like