Berita, Berita Properti

Ngga Cuma Atap, Konstruksi Baja Ringan juga Bisa untuk Rangka Rumah!

25 Januari 2020
konstruksi baja ringan
2 menit

Apa yang terlintas dipikiran saat mendengar ‘konstruksi baja ringan’? Saat ini istilah tersebut lebih lekat pada bangunan atap. Padahal Anda juga bisa membuat konstruksi rangka rumah dengan menggunakan baja ringan loh.

Sistem konstruksi baja ringan pertama kali digunakan di Portugal.

Sebelum menyebar ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Argentina.

Baja ringan bisa menjadi alternatif pengganti rangka kayu dan konstruksi beton cor.

Kelebihan Rangka Rumah dengan Konstruksi Baja Ringan

Mengapa kita perlu menggunakan baja ringan sebagai struktur bangunan?

Selain harganya lebih murah, produk dengan standar teknologi mutakhir ini memiliki kualitas yang lebih baik.

Dasar struktural bangunan adalah rangka ringan yang diperkuat oleh baja galvanis dengan tujuan untuk memperkuat konstruksi.

1. Pemasangan Lebih Cepat

Ada dua metode pemasangan baja ringan untuk konstruksi bangunan.

Metode pertama yaitu pre-fabrikasi, di mana baja ringan sudah dibentuk dan diukur di pabrik.

Ukurannya sudah diperhitungkan secara komputerisasi, sesuai dengan kebutuhan masing-masing ruangan,

Jadi di lokasi pembangunan para tukang bisa langsung memasang rangka baja, tanpa perlu melakukan pengukuran dan pemotongan.

Yang biasanya memakan banyak waktu.

Tapi bila Anda tidak yakin dengan perhitungan komputerisasi, gunakan metode semi-fabrikasi.

Dimana sebagian baja diukur dan dipotong di lokasi bangunan.

Agar bisa dipastikan pas dengan kebutuhan rancangan.

2. Lebih Hemat Biaya

Dari segi harga beli, baja ringan memang lebih mahal dari material bangunan lainnya.

Namun karena waktu pembangunan yang cepat dan efisien, biaya tukang akan menurun.

konstruksi baja ringan

Lalu karena di lokasi bangunan baja tinggal dipasang, tidak ada sisa-sisa baja tidak terpakai di lokasi bangunan.

Sedih bukan, bila melihat sisa material tak terpakai di lokasi pembangunan.

Rasanya seperti membuang-buang uang.

Jadi bila dilihat secara keseluruhan, biaya untuk pemasangan rangka baja ringan lebih murah dari baja biasa ataupun material lainnya.

Baca Juga:

Rumah Pertama, Pilih Baru Atau Bekas? Pertimbangkan 5 Hal Ini!

3. Lebih Ringan dan Tipis

Sesuai dengan namanya, bobot baja ini lebih ringan dan tipis.

Ini karena proses pembuatannya yang tidak melibatkan panas sama sekali.

Sehingga nilai tegangan tarikannya tinggi, dan bentuknya lebih ringan serta tipis.

Nilai tegangan tarikan yang tinggi membuat semakin besar pula beban yang bisa ditopang oleh baja ringan.

Baja ringan setebal 1 mm memiliki kekuatan dan ketahanan yang sama dengan baja konvensional dengan ketebalan 3 mm lebih.

Ukuran yang ringan dan tipis membuat baja ringan lebih mudah ditangani.

Tidak perlu ada alat-alat berat di lokasi pembangunan.

4. Tahan Lama

Baja ringan bisa bertahan hingga puluhan atau bahkan ratusan tahun.

Lempengan baja biasanya dilapisi oleh zinc alloy.

Yang bertujuan untuk melindungi baja dari korosi atau karatan yang disebabkan cuaca lingkungan sekitar.

Selain terlindungi dari karat, material ini anti keropos dan juga anti rayap.

Karena itu konstruksinya lebih tahan lama.

5. Aman Dari Api dan Gempa

Konstruksi baja ringan tahan terhadap api serta guncangan akibat bencana alam.

Karena itu konstruksinya akan tetap kokoh berdiri meski ada kebakaran dan gempa bumi.

konstruksi baja ringan

Berbeda dari material kayu dan batu.

Bila Anda tinggal di daerah rawan gempa, konstruksi ini sangat cocok untuk digunakan.

6. Ramah Lingkungan

Pada poin sebelumnya telah dijelaskan bahwa tidak ada sisa-sisa baja tidak terpakai di lokasi pembangunan.

Selain efisiensi biaya, hal ini tentu menjadi poin lebih terkait kebersihan lingkungan.

Tidak ada sampah yang tidak perlu.

Kalaupun ada, materialnya mudah untuk didaur ulang.

7. Bila Dibongkar Masih Punya Harga Jual

Tak dipungkiri, setelah tinggal selama 20 atau 30 tahun tentu akan ada keinginan untuk membongkar rumah.

Entah untuk memugar seluruhnya menjadi model baru, atau sekedar ingin menambah beberapa bangunan/bagian.

Bila rangka rumah dibuat dari beton cor, Anda tidak akan mendapatkan keuntungan dari bangunan yang sudah dibongkar.

Justru harus mengeluarkan biaya untuk membongkar dan biaya untuk membuang sisa-sisa puing bangunan.

Sedangkan baja ringan akan tetap memiliki harga jual yang tinggi meski telah digunakan.

Baca Juga:

Harga Atap Baja Ringan | Plus Cara Menghitung Biaya Pasang

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

You Might Also Like