Berita Ragam

15 Macam Macam Batik Nusantara dan Asalnya, Lengkap dengan Penjelasan!

4 menit

Sudahkah kamu tahu macam macam batik yang ada di Nusantara? Berikut 99.co Indonesia telah merangk jenis batik dan filosofinya.

Sebagai negara majemuk, Indonesia dikenal dengan kekayaan seni budaya. Di mana seni budaya ini terpengaruh oleh suku, ras, dan nilai-nilai yang dianut.

Dari seni budaya tersebut, muncul beraneka ragam produk seni budaya ‒ salah satunya batik, sebuah seni lukis di atas kain yang diakui keindahannya oleh dunia.

Batik ini tidak hanya terdiri dari satu jenis saja, melainkan banyak jenisnya yang dibedakan berdasarkan daerah.

Pada zaman dahulu, batik kerap digunakan sebagai penanda status sosial tatanan masyarakat.

Namun, batik kini telah beralih fungsi sebagai pakaian nasional Indonesia.

Berikut macam macam batik Nusantara…

Macam Macam Batik Nusantara dan Penjelasannya

1. Batik Parang Kusumo (Solo)

Batik Parang Kusumo

sumber: pinterest.com

Kota Solo dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan macam macam batik.

Tak hanya satu macam, Solo memiliki berbagai macam batik yang memiliki motif indah.

Salah satu batik Solo yang terkenal adalah batik Parang Kusumo yang motifnya menyerupai gulungan ombak yang menghantam tebing dan karang tanpa lelah.

Motif tersebut memiliki filosofi bahwa hidup selayaknya dilandasi perjuangan dan usaha untuk mencapai kemakmuran lahir batin dengan mengindahkan nilai kebudayaan Jawa.

2. Batik Mega Mendung (Cirebon)

Batik Mega Mendung

sumber: batik-tulis.com

Sesuai dengan namanya, batik asal Cirebon ini memiliki motif layaknya gumpalan awan di langit luas.

Motif gumpalan awan tersebut diperindah dengan menggunakan tujuh gradasi warna yang seolah-olah menciptakan nuansa mendung.

Motif ini disesuaikan dengan namanya, “Mega” yang berarti awan dan “Mendung” yang berarti langit kelabu penanda akan turun hujan.

Filosofi dari batik ini adalah bahwa manusia harus bisa meredam gejolak amarahnya dalam kondisi dan situasi apapun.

3. Batik Sidomukti (Solo)

Batik Sidomukti

sumber: brilio.net

Batik Sidomukti merupakan salah satu jenis batik keraton yang dilukis menggunakan zat pewarna soga alam.

Zat soga alam merupakan pewarna alami berwarna coklat yang merupakan pewarna klasik untuk seni lukis batik.

Sesuai dengan namanya, filosofinya diambil dari kata “sido” yang berarti menjadi atau jadi dan “mukti” yang berarti mulia serta sejahtera.

Jadi, filosofi dari batik ini adalah nilai kemuliaan dan sejahtera, sesuai dengan peruntukkan keraton.

4. Batik Tujuh Rupa (Pekalongan)

Batik Tujuh Rupa

sumber: tagar.id

Selain Solo, Pekalongan juga merupakan salah satu daerah yang dikenal sebagai tempat pengrajin batik.

Sedikit berbeda dengan kebanyakan motif batik, motif batik asal pekalongan biasanya didominasi dengan motif hewan atau tumbuhan.

Seperti halnya batik tujuh rupa ini, motifnya sangat kental dengan nuansa alam.

Filosofi dari batik ini adalah ikatan kebudayaan leluhur yang mana kala itu Pekalongan merupakan wilayah transit perdagangan.

5. Batik Lasem (Rembang)

Batik Lasem

sumber: lingkarjateng.com

Batik Lasem merupakan jenis batik yang berasal dari Lasem, Kabupaten Rembang.

Sedikit mirip dengan batik Pekalongan, batik Lasem termasuk dalam macam macam batik yang mendapat pengaruh dari kebudayaan luar.

Pasalanya, daerah Lasem merupakan daerah yang diketahui pertama kali menerima kedatangan Tionghoa ‒ inilah kenapa warnanya didominasi merah.

Filosofi dari batik ini adalah persatuan dan akulturasi dari Tionghoa pendatang dan masyarakat setempat.

6. Batik Singa Barong (Cirebon)

Batik Singa Barong

sumber: batik-tulis.com

Filosofi dari batik ini diambil berdasarkan namanya, makhluk mitologi bersifat spiritual.

Motif dari batik ini sendiri tidak terlepas dari sosok makhluk mitologi tersebut.

7. Batik Sekar Jagad (Yogyakarta dan Solo)

Batik Sekar Jagad

sumber: fimela.com

Batik Sekar Jagad merupakan batik dengan motif unik yang membuat orang terpesona saat melihatnya.

Motif ini melambangkan keragaman Nusantara dan dunia. Bahkan ada yang menilai bahwa motif batik ini dibentuk menyerupai pulau.

8. Batik Pring Sedapur (Magetan)

Batik Pring Sedapur

sumber: gambarbagus.com

Batik yang satu ini memiliki motif yang cukup sederhana, tapi tetap terlihat indah dengan perpaduannya yang menarik.

Motifnya didominasi dengan bambu dan burung yang menyimbolkan sebuah kerukunan dan ketentraman hidup.

9. Batik Sidoluhur (Solo)

Batik Sidoluhur

sumber: phinemo.com

Batik Sidoluhur diperuntukkan untuk prosesi pernikahan, karena dipakai pengantin wanita saat malam pengantin.

Filosofi dari batik ini adalah sebuah bentuk doa kepada pemakainya agar senantiasa menjadi orang yang terhormat dan bermartabat.

10. Batik Tambal (Yogyakarta)

Batik Tambal

sumber: fitinline.com

Motif dan filosofi batik ini diambil dari namanya, yaitu “Tambal” yang berarti sebuah fungsi untuk menambal sesuatu yang kurang atau rusak.

Pada zaman dahulu, batik ini digunakan untuk menyelimuti orang yang sakit karena dipercaya dapat membantu kesembuhan.

11. Batik Jagatan Pisang (Bali)

batik jagatan pisang

sumber: bergaya.id

Batik jagatan pisang atau batik pisang merupakan jenis batik yang berasal dari Bali. Sesuai dengan namanya, batik ini memiliki motif pisang bali.

Umumnya, batik ini digunakan sebagai pemberian kepada kekasih yang hendak bepergian jauh dengan harapan ia akan kembali lagi.

Oleh karena itu batik ini menjadi simbol doa, keselamatan, dan harapan.

12. Batik Priyangan (Tasikmalaya)

batik priyangan

sumber: pinterest.com

Batik priyangan asal Tasikmalaya merupakan batik yang memiliki corak rapat, rapi, dan berkelas dengan warna yang cerah yang kalem.

Warna cerah pada batik ini melambangkan kesan kesederhanaan, terbuka dan pluralis.

13. Batik Garutan (Garut)

batik garutan

sumber: jelajahgarut.com

Batik garutan memiliki ciri khas motif bentuk geometris dan flora fauna yang didominasi warna krem dan dipadukan dengan warna-warna cerah.

14. Batik Tubo (Ternate)

batik tubo

beritasatu.com

ciri khas batik tubo asal Ternate adalah motifnya yang berbentuk cengkeh, pala, peta Maluku Utara, ikan, kelapa, karan, serta unsur-unsur kehidupan yang terdapat di Indonesia bagian timur..

15. Batik Ulamsari Mas (Bali)

batik ulamsari mas

sumber: katalogue.id

Jika batik jagatan pisan diperuntukkan untuk seorang kekasih, beda halnya dengan batik ulamsari yang juga berasal dari Bali.

Batik ini memiliki motif ikan dan udang yang mewakili mata pencaharian masyarakat Bali sebagai nelayan.

Selain itu, batik ulamsari mas memiliki makna kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat yang hidup di pesisir pantai.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Tangerang Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts