Gaya Hidup Kesehatan

9 Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan Tubuh yang Menakjubkan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

4 menit

Siapa bilang manfaat daun seledri hanya untuk penyedap rasa masakan? Kiwari ini, daun seledri justru jadi sumber nutrisi penting bagi kesehatan dengan khasiat yang sangat mujarab, lo!

Seledri merupakan salah satu bahan makanan yang biasanya menjadi bahan campuran dalam sayur sop atau untuk membuat jus.

Sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui beragam khasiat daun seledri yang baik untuk kesehatan tubuh.

Padahal, sebagian masyarakat yang telah beranjak menuju gaya hidup sehat telah mulai menyadari besarnya khasiat dan khasiat daun seledri.

Salah satunya yaitu karena tanaman ini memiliki kadar enzim dan antioksidan yang besar di seluruh bagiannya.

Selain itu, kandungan seledri pun punya banyak zat bernutrisi seperti:

  • Folate;
  • Potasium;
  • Vitamin B6;
  • Vitamin C; dan
  • Vitamin K.

Hampir seluruh bagian dari seledri dari mulai biji, batang hingga daun memiliki manfaat bagi kesehatan.

Kamu bisa memakan seledri sebagai kudapan, mencampurnya sebagai sup, atau membuat jus seledri.

Pokoknya, cara mengolah seledri sangatlah gampang!

Itu sebabnya, kini tren konsumsi jus seledri sedang digandrungi banyak orang.

Mau mencoba juga?

Sebelum membuatnya, ketahui dulu 9 manfaat daun seledri bagi kesehatan di bawah ini.

9 Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan Tubuh

1. Sebagai Anti-Inflamasi

manfaat daun seledri

Tanaman seledri mengandung zat polysaccharides dan antioksidan.

Khasiat daun seledri pada kedua zat tersebut sangat bermanfaat untuk antiinflamasi yang terjadi karena kerusakan elemen tubuh.

Inflamasi sangat merusak bagi tubuh karena dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, kanker dan arthritis.

2. Menurunkan Kadar Kolesterol

Kamu ingin menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh?

Konsumsilah seledri secara rutin setiap hari dan dapatkan khasiat daun seledri yang luar biasa untuk tubuh.

Seledri mengandung sebuah elemen unik yang disebut 3-n-butylphthalide (BuPh) yang berguna sebagai penurun kadar lemak dan pengontrol kesehatan jantung.

Mengonsumsi suplemen yang terbuat dari seledri dapat menurunkan kolestrol lipoprotein, jumlah kolestrol, dan konsentrat triglyceride dalam tubuh.

3. Mencegah Hipertensi

manfaat daun seledri cegah hipertensi

Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab penyakit jantung koroner.

Bagi kamu yang ingin mengobati atau mencegah tekanan darah tinggi, konsumsilah seledri secara rutin.

Ekstrak biji seledri terbukti memiliki manfaat anti-hipertensi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain dapat menurunkan tekanan darah, kegunaan daun seledri juga mampu mengontrol tekanan darah.

4. Menyehatkan Ginjal

Seledri adalah tanaman yang mampu membersihkan liver secara alami.

Kegunaan daun seledri juga cocok untuk perlindungan organ ginjal dan liver karena adanya kandungan vitamin C, B, A, dan zat besi yang sangat tinggi.

Konsumsi seledri secara rutin juga terbukti dapat membantu melindungi ginjal, mencegah penyakit liver, dan membersihkan racun di tubuh.

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

olahan daun seledri

Sumber: aussieketoqueen.com

Kandungan kalori dalam seledri sangat rendah, itulah kenapa kegunaan daun seledri ini cocok menjadi sumber makanan penurun berat badan.

Seledri juga punya kemampuan untuk menjadi cadangan nutrisi bagi tubuh dan mengelola metabolisme lemak tubuh.

Menariknya, seledri dikenal padat nutrisi dan mengandung beragam nutrisi bermanfaat seperti antioksidan, elektrolit, vitamin dan mineral.

Semua kandungan nutrisi tersebut sangat penting untuk proses menurunkan berat badan.

6. Mencegah Infeksi

Menurut sebuah penelitian, bagian biji dari tanaman seledri diketahui memiliki antimikroba khusus yang juga bermanfaat bagi tubuh.

Bahkan, biji tanaman seledri telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat herbal dengan kandungan antibakteri.

Tidak perlu obat anti luka, ‘kan?

7. Mencegah Penyakit Kanker

manfaat daun seledri

Seledri adalah salah satu jenis sayuran yang mampu memproteksi tubuh dari penyakit kanker.

Beberapa sayuran lain yang juga memiliki proteksi antikanker yaitu adas, parsnip, dan peterseli.

Kandungan polyacetylenes dalam seledri biasa kita gunakan sebagai campuran obat chemoprotective atau obat pencegah efek samping kemoterapi.

Polyacetylenes diketahui mampu membasmi racun dan mencegah pembentukan sel kanker terutama kanker usus, kanker payudara dan leukimia.

8. Obat Herbal Antibakteri

Seledri telah menjadi obat herbal andalan selama berabad-abad salah satunya karena bersifat antibakteri.

Kegunaan daun seledri ini bahkan telah terbukti dalam sebuah penelitian pada Journal of Pharmacy and Pharmacology.

Penelitian tersebut menunjukkan, ekstrak daun seledri yang dicampurkan dengan sejumlah bakteri mampu menetralisir bakteri-bakteri tersebut.

Hal ini menandakan bahwa seledri bisa kita manfaatkan untuk menjaga imunitas tubuh secara alami.

9. Obat Antiinflamasi

obat antiinflamasi

Sumber: freepik.com

Daun seledri mengandung unsur antioksidan seperti flavonoid dan polifenol antioksidan yang dapat berperan sebagai anti inflamasi.

Kegunaan daun seledri lewat unsur-unsur tersebut dapat mendukung kesehatan tubuh, terkhusus untuk orang dewasa, dengan cara memberantas radikal bebas yang berbahaya.

Banyak penelitian yang telah mengungkapkan bahwa seledri mengandung banyak jenis antioksidan yang semuanya bermanfaat bagi kesehatan.

Aturan Minum Rebusan Daun Seledri

minum jus seledri

Sumber: fox2now.com

Banyak orang yang sudah mengetahui besarnya manfaat rebusan daun seledri jika kita konsumsi secara rutin.

Meskipun banyak manfaatnya, sebetulnya cara konsumsi seledri tak bisa sembarangan.

Alih-alih menyehatkan, konsumsi seledri secara serampangan justru bisa menimbulkan risiko yang tak terduga.

Apalagi bagi mereka yang sedang hamil, menyusui, atau memiliki riwayat alergi terhadap seledri atau penyakit tertentu, harus ekstra waspada.

Konsumsi seledri berlebihan dapat menimbulkan efek samping berupa reaksi kimia dalam tubuh.

Hal ini terjadi karena adanya zat kimia dalam seledri yang bernama furanocoumarin dan psoralens.

Kedua zat kimia tersebut bersifat fototoksik apabila masuk ke dalam tubuh secara berlebihan.

Selain dapat mengakibatkan kulit melepuh dan hiperpigmentasi, kedua senyawa kimia tersebut juga dapat meningkatkan risiko dermatitis dan kerusakan sel kulit.

Bahkan, efek samping konsumsi seledri berlebih juga dapat membahayakan liver serta metabolisme tubuh.

Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan aturan minum rebusan daun seledri yang tepat agar aman dikonsumsi.

Berikut ini aturan minum rebusan daun seledri yang tepat yang bisa menjadi panduanmu.

Dosis Konsumsi Daun Seledri yang Tepat

Agar tak menimbulkan bahaya, tentu seledri harus kita konsumsi dengan dosis dan takaran yang tepat.

Misalnya, menurut laman hellosehat.com, jika ingin kita olah jadi jus maka konsumsi maksimal harian jus seledri 473 ml.

Lalu, jika kita konsumsi untuk mengurangi perut kembung cukup dengan takaran 1-4 gram saja.

Oleh karena itu, aturan minum air rebusan daun seledri pun bisa mengacu pada patokan di atas demi keamanan.

Selain itu, jumlah dosis yang tepat ini sangat dipengaruhi oleh usia, kesehatan, dan sejumlah kondisi lainnya.

***

Nah, itu dia manfaat seledri bagi kesehatan tubuh.

Banyak sekali manfaatnya untuk tanaman sekecil ini, bukan?

Ayo rajin-rajin konsumsi seledri secara rutin agar tubuh semakin sehat, sahabat 99!

Jangan lupa simak artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia ya.

Sedang mencari properti? Pastikan untuk mengakses lewat 99.co/id!

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.
Follow Me:

Related Posts