Rumah Tips & Trik

5 Manfaat Micin untuk Tanaman yang Jarang Orang Tahu | Dilengkapi Cara Menggunakannya

3 menit

Dikenal sebagai penyedap rasa, ternyata manfaat micin untuk tanaman ada banyak, lo! Salah satunya, micin ternyata bisa menjadi pupuk ramah lingkungan yang dapat menyuburkan tanaman.

Micin alias Monosodium Glutamate (MSG) dikenal sebagai bahan penyedap masakan.

Micin memiliki kandungan garam dan gula yang mampu menguatkan rasa makanan.

MSG sendiri merupakan jenis garam natrium atau sodium yang berbentuk kristal dan terbuat dari asam glumate.

Sebenarnya, mengonsumsi MSG setiap hari tidak berbahaya, asalkan tidak berlebihan.

Selain bermanfaat sebagai penyedap rasa, micin juga berguna bagi tanaman.

Micin bermanfaat bagi tanaman berpostur kecil, seperti sayuran dan buah.

Ingin tahu apa saja manfaat micin untuk tanaman?

Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

5 Manfaat Micin untuk Tanaman

1. Tingkatkan Kadar Air Tanaman

msg

MSG dapat meningkatkan kandungan air di dalam tanaman.

Pasalnya MSG alias micin ini dapat mencegah tanaman kekurangan air.

Hal tersebut karena kandungan senyawa natrium yang terkandung di dalam micin.

2. Mempercepat Pembungaan Tanaman

Micin juga dapat membantu mempercepat proses pembungaan, terutama pada tanaman sayur dan tanaman hias.

Manfaat micin untuk tanaman hias dan bunga ini dipengaruhi oleh senyawa natrium yang terdapat di dalam micin.

Jika bunga yang tumbuh pada suatu tanaman jumlahnya banyak, buahnya pun akan banyak.

Sebagai catatan, pemberian micin pada tanaman tidak disarankan pada tanaman yang sedang berbuah.

Pesan penyedap rasa di Shopee atau Bukalapak

3. Merangsang Pertumbuhan Tanaman

Senyawa nitrogen yang terkandung di dalam micin juga bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan daun, cabang, dan batang tanaman.

Waktu terbaik untuk memberikan micin adalah pada tanaman yang berusia dua minggu tanam.

Jika tanaman sudah berbuah lalu diberi micin, hal tersebut akan berpengaruh pada rasa buah.

Akibatnya, rasa buah akan menjadi sedikit gurih dan menjadi kurang segar.

4. Tanaman Lebih Tahan Penyakit

usaha tanaman hias

sumber: makeinbusiness.com

Kalium yang terdapat di dalam micin memiliki manfaat untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.

Selain itu, kalium dalam micin juga dapat mengatur pembukaan dan penutupan stomata, meningkatkan fotosintesis dan metabolisme tanaman.

5. Bisa Dijadikan Pupuk

Micin juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman aglonema.

Manfaat micin untuk tanaman aglonema ini juga ramah lingkungan.

Micin yang berbentuk kristal jika dilarutkan dengan air tidak akan mengubah warna tanah sama sekali.

Tanaman yang diberi pupuk micin akan tampak sehat, segar dan berdaun lebat.

Hal tersebut berkat senyawa C, H, O dan Na yang terkandung di dalam micin.

Selain baik untuk tanaman hias, pupuk ini juga baik untuk tanaman seperti strawberry.

Manfaat micin untuk tanaman strawberry antara lain dapat menyuburkan, membuat buahnya lebat dan rasanya manis.

Temukan produk micin di Bukalapak atau Shopee

Cara Memberikan Micin pada Tanaman

Kamu juga dapat memberikan sendiri micin pada tanaman secara mudah.

Cara menggunakanya:

  • Siapkan ember kecil, lalu bubuhkan 5 gram micin.
  • Tambahkan 1 liter air sumur.
  • Lalu, aduk hingga kristal micin larut bersama air.
  • Setelah itu, siramkan pada tanah satu tangkai tanaman yang baru berusia dua minggu.
  • Jika tanaman lebih banyak, ukuran ini dapat berlaku kelipatan.
  • Alternatif lain jika ingin daun semakin hijau dan lebat adalah dengan menyemprotkan larutan air micin ke bagian daun tanaman.

Manfaat Micin untuk Tanaman Sebagai Pupuk

manfaat micin untuk tanaman

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, menggunakan micin sebagai pupuk lebih ramah lingkungan dan dapat membuat tanaman lebih subur.

Selain itu, tanaman juga akan lebih sehat dan buahnya akan tumbuh dengan bagus.

Simak bagaimana cara membuat pupuk dari micin berikut.

Cara membuatnya:

  • Larutkan sekitar 1-2 gram micin dengan satu gelas air.
  • Setelah tercampur, kocorkan pada perakaran tanaman dengan dosis 50-100 cc per tanaman (disesuaikan dengan ukuran dan usia tanaman).
  • Interval pengocoran adalah 7 hari sekali dan sebaiknya tidak dilakukan bersama pupuk kimia lain agar kamu bisa melihat hasilnya.

Selain itu, larutan micin juga bisa disemprotkan dengan konsentrasi 1 gr/300 cc, lalu disemprotkan ke daun sekitar 5 hari sekali.

Daun yang disemprotkan larutan micin akan tampak lebih hijau terang dan lebar.

Setelah tanaman tampak subur maka penggunaan pupuk micin ini bisa dihentikan dan diberi pupuk kompos saja (khusus tanaman hias).

***

Selamat mencoba, semoga informasi ini bermanfaat ya!

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan masa kini di Bekasi?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Samira Regency Bekasi.

***NIT/IQB

Nita Hidayati

Gagal jadi penyiar, perempuan banting setir jadi penulis konten
Follow Me:

Related Posts