Berita, Berita Properti

Memahami Marketing Properti dan Jenis Profesi di Dalamnya

23 Mei 2019
marketing properti
3 menit

Sesuai namanya, marketing properti memiliki tanggung jawab untuk memasarkan produk-produk properti. Marketing properti dibagi menjadi beberapa nama dan pekerjaan yang berbeda-beda. Seperti, agen, broker, flipper, marketing, dan sales. Apa saja tugasnya?

Agar bisa bergabung menjadi marketing properti kamu bisa bergabung dengan salah satu perusahaan pengembang atau developer yang sudah terpercaya kinerja dan timnya.

Biasanya perusahaan tersebut sudah memiliki nama yang besar dan dipastikan ada bagian marketingnya.

Bekerja sebagai marketing properti bisa menuntun kamu menjadi seorang individu pekerja keras, pantang menyerah, dan tekun menjalankan tugas.

Namun, ketahui terlebih dahulu marketing properti mana yang ingin kamu pilih dari agen properti, broker, flipper, dan sales.

Ketahui tugas dan penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Marketing Properti dan 4 Profesi Berbeda

1. Agen Properti

marketing properti

Marketing properti yang satu ini memiliki tugas sebagai pihak yang menjembatani antara penjual dan pembeli properti.

Agen properti ada yang tergabung dalam sebuah kantor atau perusahaan, adapula yang berjalan independen disebut, agen properti independen.

Tugas Seorang Agen Properti:

  1. Mengelola daftar kontak, baik penjual dan pembeli properti
  2. Memediasikan pembeli dan penjual
  3. Menjadi pemandu saat pembeli bertemu penjual hingga proses transaksi
  4. Memberikan informasi aktual seputar kondisi dan harga pasaran properti kepada klien
  5. Memberi saran kepada penjual seputar penjualan rumah yang efektif memikat hati pembeli
  6. Membuat daftar properti yang tepat, berdasarkan kisaran harga dan kebutuhan
  7. Membandingkan jenis properti yang sama di sebuah kawasan untuk menentukan harga pasar

2. Broker

marketing properti

Seseorang yang menjadi broker memiliki tugas sebagai pihak yang menjebatani investor dengan penjual.

Broker properti mendapatkan keuntungan dari hasil komisi yang sudah disepakati sebelumnya.

Tugas Seorang Broker:

  1. Menyusun dan menyampaikan semua dokumen yang diperlukan pembeli, seperti surat perjanjian sewa atau jual-beli
  2. Menawarkan beberapa daftar properti yang terbaik agar dapat dipertimbangkan oleh pembeli
  3. Mempromosikan properti yang di jual melalui iklan, layanan listing di portal properti, dan mengadakan open house
  4. Menampilkan listing properti yang dipasarkan kepada calon pembeli
  5. Mempunyai keahlian mempengaruhi pembeli yang potensial membeli properti / menjual dan menyewakan propertinya
  6. Selalu memperbaharui berita-berita terbaru tentang tren dan hukun real estate
  7. Rela bekerja di malam hari dan akhir pekan untuk memenuhi kebutuhan calon pembeli

Baca Juga:

Mengintip Usaha Sampingan Menarik Milik para Pesepakbola Dunia

3. Flipper

marketing properti

Definisi flipper digambarkan sebagai seseorang yang membeli sebuah properti, namun menjualnya kembali dalam waktu yang singkat.

Praktik tersebut dinamakan flipping.

Ini adalah salah satu peluang usaha yang sangat menguntungkan dari segi bisnis properti, lho.

Tetapi, banyak orang umum yang belum melakukan hal itu.

Tugas Seorang Flipper:

  1. Jeli membeli properti, karena akan memengaruhi keuntungan yang didapat
  2. Update terhadap perkembangan tren properti
  3. Rajin memasarkan propertinya di platform-platform properti atau iklan

Selain itu ada beberapa poin yang membahas praktik flipping agar berjalan dengan sukses, yaitu:

– Listing

Menemukan properti murah atau harga di bawah rata-rata pasar.

– Posting

Cerdik menawarkan properti tersebut melalui media offline maupun online.

– Selling

Menjual properti dengan margin keuntungan yang sesuai dan menguntungkan.

4. Sales

marketing properti

Posisi seorang sales merupakan tumpuan akhir dari sebuah perusahaan.

Mengapa demikian?

Bila kinerja sales lesu dan lambat makan dampaknya akan memengaruhi proses produksi.

Berikut tanggung jawab yang harus diemban seorang sales.

Tugas Seorang Sales:

  1. Bertanggungjawab atas jumlah produk yang terjual dalam periode tertentu.
  2. Aktif mencari taget pembeli
  3. Merekap data hasil penjualan
  4. Menjamin kepuasan pelanggan/pembeli

Baca Juga:

Kenali Strategi Flip dalam Berbisnis Properti!

Bagaimana, Sahabat 99?

Sudah lebih paham mengenai tugas-tugas dari para marketing properti?

Jangan lupa cek 99.co/id untuk selalu update perkembangan harga properti.

Dapatkan informasi seputar properti yang tak kalah update hanya di blog 99.co Indonesia.

You Might Also Like