Berita

20 Material Bangunan yang Penting Digunakan dalam Konstruksi, Apa Saja Ya?

4 menit

Material bangunan adalah hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam konstruksi bangunan. Jenis bahan bangunan pun beragam, lho. Mau tahu apa saja?

Apakah kamu berencana untuk membangun rumah sendiri?

Ada baiknya kamu mengetahui apa saja bahan bangunan yang diperlukan.

Tapi sebelumnya, mari kita mengetahui dahulu jenis-jenis dari bahan bangunan.

Jenis Material Bangunan

Bahan bangunan sendiri ada yang berasal dari bahan alami dan ada juga yang berasal dari pabrik.

Bahan alami adalah material yang sedikit mendapatkan campur tangan pabrik.

Material bangunan alami antara lain kayu, batu, dan bambu.

Sedangkan bahan bangunan pabrik kebanyakan diolah di dalam pabrik, seperti pipa dan semen.

Masing-masing jenis memiliki fungsinya sendiri.

Lantas apa saja bahan-bahan bangunan rumah?

Baca Juga:

13 Bahan Bangunan Alternatif untuk Dinding Rumah | Pilih Mana?

10 Material Bangunan Alami

  1. Batu Kali

material bangunan

Batu kali adalah bongkahan batu yang memiliki ukuran yang tidak beraturan.

Batu ini termasuk jenis material bangunan alam, yang didapatkan dari sungai atau gunung.

Batu kali merupakan salah satu bahan bangunan pembuatan fondasi yang penting untuk membangun rumah dan bangunan lainnya.

Material ini dipilih karena lebih kuat dibandingkan bahan fondasi lainnya.

  1. Lumpur & Tanah Liat

Lumpur dan tanah liat merupakan salah satu material alami yang dibutuhkan saat membangun rumah.

Penggunaan lumpur dan tanah liat, sebenarnya sangat bergantung pada bangunan seperti apa yang diinginkan.

Hal ini juga berkaitan dengan kualitas tanah yang digunakan.

  1. Material Bangunan Batu Bata

Batu bata adalah bahan bangunan yang terbuat dari tanah liat yang dibakar hingga berwarna kemerahan yang khas.

Batu bata ini dikenal juga dengan sebutan bata merah.

Material ini biasanya digunakan untuk bagian dinding rumah, karena sifatnya yang kokoh dan tahan lama.

Meski saat ini banyak material lain yang dapat digunakan untuk dinding selain batu bata, namun material ini masih tetap jadi bahan bangunan yang yang paling umum digunakan.

  1. Material Bangunan Pasir

Pasir adalah material alami yang digunakan sebagai campuran semen.

Pasir yang baik adalah yang memiliki kandungan lumpur yang sedikit.

Hal tersebut dikarenakan kandungan lumpur yang terdapat di dalam semen akan menghambat ikatan anatara semen dan pasir.

  1. Gamping

material bangunan

Gamping adalah batuan sendimen yang digunakan sebagai campuran pasir dan semen.

Material ini berfungsi sebagai penghemat semen.

  1. Kerikil

Kerikil adalah batu kecil yang digunakan dalam pembuatan beton bersamaan dengan semen dan pasir untuk mengisi kolom.

Kerikil yang berasal dari pecahan batu besar termasuk kerikil kualitas baik.

Kerikil yang baik adalah yang keras dan berat.

Hindari memilih batu yang berongga dan sangat ringan.

  1. Batako

Alternatif bahan batu bata merah dalam pembuatan dinding adalah batako.

Terbuat dari campuran pasir dan semen dengan perbandingan 8:1.

Pembuatannya relatif lebih mudah dibanding pembuatan bata merah karena tidak memerlukan pembakaran.

Harganya juga lebih terjangkau.

Kelemahan batako adalah lebih mudah menyerap panas, sehingga rumah yang memakai batako sebagai dinding akan lebih panas ketika siang hari.

  1. Material Bangunan Kayu

Kayu adalah bahan bangunan alami yang sering digunakan untuk reng genteng dan kusen pintu jendela.

Di beberapa daerah yang mempunyai curah hujan tinggi, kayu digunakan sebagai lantai dan dinding.

Kayu yang bagus adalah yang permukannya kering merata.

Jika kayu masih basah, pemasangan kayu bisa melengkung pada saat bangunan.

  1. Genting

material bangunan

Genting adalah penutup atap rumah yang umumnya terbuat dari tanah liat dan beton.

Material alami pada genting membuat rumah lebih dingin di siang hari dan tahan lama.

  1. Bambu

Bambu adalah bahan alami bangunan yang kerap dipakai sebagai bahan tambahan dalam proses pembangunan.

Bambu sering digunakan sebagai tiang penyangga dan dudukan para tukang dalam membuat dinding.

Baca Juga:

10 Kelebihan dan Kelemahan Atap Baja Ringan untuuk Bangunan

10 Material Bangunan Pabrik

  1. Semen

material bangunan

Semen adalah batu kapur (kaya akan kalsium karbonat) dan tanah lempung yang banyak mengandung silika (sejenis mineral berbentuk pasir), aluminium oksida (alumina) serta oksida besi.

Bahan-bahan tersebut kemudian dihaluskan dan dipanaskan pada suhu tinggi sampai terbentuk campuran baru.

Semen adalah zat yang digunakan untuk merekatkan batu, batu bata, dan lainnya.

  1. Material Bangunan Baja

Baja merupakan bahan penguat dari sebuah rumah.

Bagian dari rumah yang memerlukan baja antara lain bagian sloof di bagian atas fondasi, kolom sebagai penguat dinding.

Biasanya dipasang vertikal di bagian pojokan, pertemuan antara dua dinding.

Selain itu ada juga di ring balok yang pembuatannya di bagian paling atas dinding.

Berfungsi sebagai pengunci kolom paling atas, serta untuk memperkuat dinding dalam menahan beban atap.

  1. Kaca

material bangunan

Kaca adalah bahan bangunan yang umumnya digunakan sebagai jendela.

Dengan kaca, penghuni rumah bisa mendapatkan cahaya dari luar namun tetap terlindungi dari dampak buruk cuaca.

Sejak pertama kali ditemukan, material ini digunakan sebagai pelapis pada ventilasi rumah.

Kaca sendiri terbuat dari campuran pasir dan silika.

  1. Pipa

Pipa memiliki peranan penting dalam sebuah konstruksi,

Biasanya, material ini digunakan untuk menghubugkan saluran air dan saluran pembuangan di kamar mandi.

Pipa terbuat dari bahan-bahan yang tahan terhadap suhu rendah mapun tinggi.

Bahan-bahan tersebut antara lain carbon steel, carbon moly, ferro nikel, stainless steel, chrome moly, dan yang paling populer, PVC.

  1. Paku

Paku memang bukanlah merupakan bahan bangunan utama.

Meski demikian, paku memiliki fungsi untuk memaku dan menggabungkan berbagai bahan bangunan.

  1. Keran Air

Keran air merupakan salah satu material yang dibutuhkan untuk bangunan.

Keran berfungsi sebagai pengatur buka dan menutup aliran air.

  1. Kabel Listrik

material bangunan

Kabel listrik adalah alat yang digunakan sebagai pendistribusian aliran listrik ke seluruh rumah.

Pilihlah kabel yang lumayan tebal dan berstandar SNI.

Penggunaan kabel standar SNI lebih awet dan tahan lama.

  1. Keramik

Keramik adalah material bangunan untuk mempercantik tampilan lantai.

Selain lantai, keramik juga bisa digunakan untuk dinding di kamar mandi.

  1. Cat

Cat berfungsi sebagai pelapis dinding.

Pilihlah warna cat yang disesuaikan dengan keinginan dan desain rumah.

Warna cat juga dapat mempengaruhi penghuni rumah.

Jadi jangan sampai salah memilih warna cat untuk tampilan rumah ya.

  1. Pintu

Pintu adalah benda yang berfungsi sebagai akses keluar dan masuk rumah.

Ada beragam material pintu, seperti kayu, panel (MDF, blockboard), kaca, baja, fiberglass, aluminium dan lainnya.

Pilihlah jenis material pintu yang disesuaikan dengan bangunan dan kebutuhan.

***

Demikian 20 bahan bangunan alami dan pabrik yang biasanya digunakan dalam pembangunan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat 99 yang hendak membangun rumah.

Dapatkan berita properti lainnya dengan mengunjungi Blog 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan? Temukan hanya di www.99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts