Berita

5 Tempat Mencari Harta Karun Dunia Senilai Triliunan Rupiah!

Advertisement
3 menit

Tak ada seorang pun yang akan menolak ketika diajak mencari harta karun, kan? Apalagi jika tahu soal legenda harta karun dunia bernilai ratusan triliun rupiah ini!

Peradaban yang kaya dan megah di masa silam memang meninggalkan banyak jejak cerita mengenai peninggalan harta karun yang tersembunyi.

Kalau kamu berminat juga untuk mencari harta karun, mungkin kamu bisa mencoba mencarinya di lima tempat terkenal berikut ini.

5 Tempat Paling Terkenal di Dunia untuk Mencari Harta Karun

1. Harta Karun Nazi di Danau Toplitz

mencari harta karun

Menurut legenda, pasukan Nazi pernah membuang perhiasan curian bernilai miliaran dolar (diperkirakan senilai US$5,6 miliar) ke Danau Toplitz.

Lokasi pembuangan perhiasan tersebut terletak di sebuah area yang terisolasi di tengah-tengah hutan di pegunungan Alps.

Beberapa faktor disebut dapat memverifikasi kebenaran berita tersebut.

Pertama, sekitar tahun 1940-an, pasukan Nazi menggunakan danau tersebut sebagai lokasi latihan angkatan laut.

Kemudian, kawasan pergunungannya dijadikan sebagai tempat berlibur bagi para pasukan militer.

Lalu, di tahun 1959, para investigator menemukan sekitar 700 miliar paun uang kertas palsu yang akan digunakan Hitler untuk menyabotasi ekonomi Inggris.

Apakah di Danau Toplitz ada harta karun peninggalan Nazi? Yang pasti, mencari harta karun di danau ini akan sangat menyulitkan!

2. Skeleton Canyon di Pergunungan Peloncillo

mencari harta karun

Di perbatasan Arizona-New Mexico terdapat kawasan Pergunungan Peloncillo yang menjadi lokasi Skeleton Canyon seluas 1.000 mil.

Di abad ke-19, lokasi tersebut diketahui sebagai tempat bagi para penyelundup untuk menyembunyikan hartanya.

Sementara itu, para bandit berkeliaran untuk mencuri harta yang dimiliki para penyelundup.

Baca Juga:

5 Rumah Miliuner Dunia dengan Harga Mencapai Triliunan Rupiah!

Ada sebuah legenda yang menyebutkan di tahun 1880 sekelompok bandit sukses merampok kota Monterrey di Meksiko.

Hasil rampokan yang berupa emas, perak, berlian, patung, dan barang berharga lainnya kemudian disembunyikan di lembah ini.

Banyak orang yang telah berusaha mencari harta karun di lembah ini, namun usaha mereka masih belum ada yang membuahkan hasil.

3. Fabergé Eggs Milik Keluarga Kerajaan Rusia

mencari harta karun

Pada tahun 1885, Kaisar Rusia Tsar Alexander III menunjuk Peter Carl Fabergé sebagai “Pengrajin Emas untuk Mahkota Kekaisaran”.

Kemudian, Fabergé membuat telur emas pertamanya yang berlapiskan emas dan enamel yang dinamai “Hen Egg”.

Telur emas tersebut akan dipersembahkan untuk ratu Maria Fedorovna.

Selama masa kerjanya, Fabergé berhasil membuat sebanyak 52 lebih telur emas untuk Keluarga Kerajaan Rusia.

Sayangnya, setelah revolusi Rusia tahun 1917, Fabergé kabur, keluarga kerajaan Rusia dieksekusi, dan koleksi telur emasnya hilang entah kemana.

Namun, di tahun 2015, telur paskah kedelapan yang awalnya disangka hilang ternyata dimiliki oleh seorang tukang besi tua.

Ia tak tahu, bahwa telur emas tersebut bernilai US$30 miliar atau setara Rp420 triliun saat ini!

4. Harta Karun di Kapal Selam Awa Maru, Jepang

mencari harta karun

Di tengah konflik Perang Dunia II antara Jepang dan Amerika, Swiss berhasil membuat kesepakatan damai dengan kedua negara untuk menghentikan perang.

Hasilnya, AS dapat mengirimkan suplai untuk para tahanan perang dan kapal-kapal Jepang dapat berlayar tanpa ada ancaman.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Jepang dengan baik dan mereka mengirimkan orang-orang penting, bahan mentah, artefak penting, hingga berbagai jenis perhiasan.

Diperkirakan, total muatan mereka mencapai US$5 – US$10 miliar atau sekitar 140 triliun rupiah.

Sayangnya, kapal USS Queenfish tak mendapat kabar gencatan senjata tersebut dan kemudian menembak kapal Awa Maru Jepang yang sedang melintas.

Alhasil, 2.004 orang penumpangnya mati seketika dan seluruh harta dan barang muatannya musnah tenggelam ke dasar laut.

5. Harta Karun Kota Paititi Milik Suku Inca

mencari harta karun

Bagi sebagian orang yang mengenali cerita legendanya, mencari harta karun milik Suku Inca sudah seperti sebuah obsesi.

Sejarah bermula dari perang panjang antara pasukan Spanyol dengan para penduduk suku Inca di sebuah wilayah di Peru.

Sayangnya, karena semakin terdesak, pasukan Inca pun melarikan diri ke Vilcabamba Valley yang kemudian menjadi markas mereka hingga 1572.

Kemudian, pasukan Spanyol merebut tempat tersebut namun para penduduk suku Inca telah terlebih dahulu melarikan diri jauh ke pedalaman hutan Amazon, Brazil.

Kota baru yang didirikan suku Inca, serta sejumlah besar harta karun emasnya hingga kini tak pernah ditemukan keberadaannya.

Baca Juga:

10 Artis Investasi Saham, Kekayaannya Jadi Berlipat Ganda!

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Jangan lupa bookmark blog 99.co Indonesia untuk informasi menarik lainnya.

Ingin cari properti? Pastikan untuk mencarinya di 99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.
Follow Me:

Related Posts