Berita Berita Properti

Mengenal Besi Beton dan Cara Memilih Kualitas Terbaik

3 menit

Banyak orang yang sudah mengenal besi beton sebagai material yang kokoh dan tahan lama. Namun, sudah seberapa jauh kita mengenali material konstruksi yang satu ini?

Material konstruksi yang sering disebut sebagai besi tulang beton ini memang telah lama menjadi andalan untuk berbagai proyek konstruksi.

Selain itu, banyak tersedia pilihan besi beton dengan berbagai dimensi dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Nah, agar Anda bisa mengenal besi beton dengan lebih baik lagi, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenal Spesifikasi Besi Beton

Besi beton sering disebut juga sebagai steel bar atau steel rebar (reforcing bar) dalam bahasa Inggris.

Bagi Anda yang belum mengenal besi beton dengan baik mungkin penasaran, apa sih kegunaan besi beton dalam sebuah bangunan?

Besi beton bekerja saling melengkapi dengan beton karena beton kuat terhadap tekanan namun lemah terhadap tarikan dan besi beton sangat kuat terhadap tarikan.

Kombinasi keduanya kemudian menghasilkan struktur beton bertulang atau reinforcement concrete.

Jenis besi beton yang paling sering digunakan adalah baja karbon berlapis stainless steel, serat kaca, serat karbon, dan serat basalt.

Sesuai dengan SNI besi beton 07-2052-2002, pada proses pembuatannya, besi beton harus terhindar dari kandungan serpihan, lipatan, awer retakan pada proses cenai.

Baca juga:

Beginilah Cara Membuat Pondasi Anti Gempa. Yuk, Ikuti!

Berat dan Ukuran Besi Beton

mengenal besi beton

Dalam pedoman SNI besi beton, spesifikasi seperti jenis besi beton, ukuran, panjang, berat besi beton, dan toleransi penyimpangan dari standar telah ditentukan.

Contohnya, standar besi beton yang ditentukan yaitu antara 0,222 kg/m sampai 17,4 kg/m dengan toleransi maksimal sampai 3,5% dari batasnya.

Oleh karena itu, ukuran besi beton sendiri sangat mempengaruhi harganya, terutama dilihat dari diameternya.

Misalnya, ukuran besi beton dengan diameter 3,8 mm hingga 18,8 mm memiliki rentang harga sekitar Rp11 ribu hingga Rp218 ribu per batangnya.

Mengapa Besi Beton Istimewa?

Secara umum, terdapat dua jenis besi beton yang diwakili dengan kode BjTD dan BjTP.

Arti kode besi beton tersebut menandakan perbedaan spesifikasi dan fungsinya.

BjTD (Baja Tulang Deform) adalah jenis besi beton bertekstur kasar, sedangkan BjTP (Baja Tulang Polos) adalah jenis besi beton bertekstur polos.

Kedua jenis besi beton tersebut memiliki keistimewaan yang sama dari segi manfaat dan kegunaannya.

Beberapa keistimewaan besi beton di antaranya:

  • Pemasangan mudah dengan menggunakan fabrikasi bengkel.
  • Besi beton bersifat homogen sehingga kualitas dan mutu bahannya terjamin.
  • Memiliki tingkat deformasi yang baik meskipun dalam tegangan tinggi sehingga bangunan tak akan roboh.
  • Mudah dipotong dan disambung dengan cara dilas.
  • Besi beton bekas dapat dilebur dan didaur ulang untuk digunakan kembali.
  • Dengan perawatan yang tepat, besi beton dapat bertahan sangat lama tanpa mengalami penuruan kualitas.

Bila mengenal besi beton beserta keistimewaannya, Anda pasti tak akan ragu lagi dalam memilih besi beton untuk kebutuhan Anda.

Cara Memilih Besi Beton Berkualitas Terbaik

mengenal besi beton

Dengan adanya standar SNI besi beton, semua produksi yang dihasilkan dijamin akan memiliki standar dan kualitas yang sama baiknya.

Tak heran bila saat ini banyak sekali merk besi beton yang bagus dijual di pasaran.

Dari segi harga, harga besi beton polos dan harga besi beton bertekstur juga tak jauh berbeda.

1. Daftar Merk Besi Beton SNI

Sebagai panduan, Anda bisa membeli besi beton dari daftar merk besi beton SNI yang biasa dijual di bawah ini.

  • Besi beton KS atau Krakatau Steel yang paling terkenal
  • Besi beton MS
  • Besi beton HJ
  • Besi beton MSI
  • Besi beton HSHI

2. Melihat Jenis Warna

Saat Anda akan membeli besi beton, selain mempertimbangkan standar SNI pada produknya, Anda juga bisa memilih besi beton berdasarkan warnanya.

Berikut ini panduan memilih besi beton berdasarkan warnanya:

  • Kelas besi beton BjTP 24 dengan warna hitam
  • Kelas besi beton BjTP 30 & BjTD 30 dengan warna biru
  • Kelas besi beton BjTD 35 dengan warna merah
  • Kelas besi beton BjTD 40 dengan warna kuning
  • Kelas besi beton BjTD 50 dengan warna hijau

3. Pertimbangkan Detail dan Kebutuhan

Setelah Anda mengetahui spesifikasi besi beton, ukuran besi beton, berat besi beton, dan standar SNInya, kini Anda tinggal memilih besi beton sesuai kebutuhan.

Agar lebih mudah, Anda bisa mengikuti cara memilih besi beton berikut ini:

  • Pastikan dahulu jenis beton yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan.
  • Pilihlah merk besi beton berkualitas yang sudah banyak dipercaya orang dan digunakan oleh berbagai proyek konstruksi.
  • Pahami soal harga masing-masing merk besi beton dan carilah perbandingan di tempat lain serta informasi sebanyak-banyaknya agar tak tertipu.
  • Perhatikan ukuran diameter dan panjang besi beton agar kekuatan tegangan yang dihasilkan sesuai kebutuhan.

Pemilihan besi beton berkualitas baik memang tidak bisa dilakukan sembarangan karena akan sangat mempengaruhi daya tahan dan keamanan yang dihasilkan pada bangunan.

Baca juga:

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Cakar Ayam Asli Indonesia

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Jangan lupa baca informasi menarik seputar properti dan hunian di Blog 99.co Indonesia

Cari properti impian kamu lewat 99.co/id

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.
Follow Me:

Related Posts