Berita Berita Properti

Mengenal 10 Jenis Besi Konstruksi Disertai Perbedaan & Kegunaannya

4 menit

Hampir setiap bangunan di sekeliling kita pasti menggunakan beragam jenis besi konstruksi untuk berbagai tujuan, mulai dari pembangunan hingga renovasi.

Bagian pondasi rumah menggunakan besi beton, bagian dinding menggunakan besi siku, dan bagian atap menggunakan besi baja.

Jika diperhatikan, setiap konstruksi bangunan apapun pasti menggunakan suatu konstruksi besi tertentu sebagai materialnya.

Hal itu tak terlepas dari berbagai manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh setiap varian besi konstruksi.

Sebagai referensi, di bawah ini akan diulas jenis jenis besi untuk konstruksi  yang sering dipakai beserta kegunaannya.

10 Jenis Besi untuk Konstruksi dan Kegunaannya

1. Besi Beton

jenis besi konstruksi

Besi beton adalah jenis besi konstruksi yang biasa digunakan untuk tulang-tulang pada pondasi sebuah bangunan sehingga sering disebut beton bertulang.

Secara umum, besi beton terdiri dari dua model yaitu jenis besi ulir (deformed bar) dan jenis besi polos (plain bar).

Besi berbentuk bulat ini sangat bermanfaat untuk konstruksi besi pada pondasi sebuah bangunan karena bekerja saling melengkapi dengan beton bangunan.

2. Besi Konstruksi H-beam

h-beam

Di antara jenis jenis besi baja yang biasa digunakan untuk konstruksi bangunan, varian besi H-beam adalah yang paling terkenal.

H-beam adalah besi baja berbentuk balok yang secara teknis disebut hot rolled dan memiliki bentuk serupa huruf H.

Besi H-beam sering digunakan untuk membangun konstruksi besi pada jembatan dan juga proyek gedung-gedung besar.

Baca juga:

Inilah Kegunaan, Kelebihan, Serta Kekurangan Pondasi Tiang Pancang

3. Jenis Besi Siku

jenis besi konstruksi

Sesuai namanya, besi siku adalah varian besi yang berbentuk siku dengan sudut kemiringan 90 derajat.

Jenis jenis besi siku tersedia dalam ukuran yang bervariasi dimulai dari ukuran 2 cm, 3 cm, 4 cm, hingga 5 cm.

Besi siku banyak digunakan untuk konstruksi besi pada tangga, rak besi, menara air, dan kebutuhan konstruksi lainnya.

4. Expanded Metal

expanded metal

Besi expanded metal termasuk jenis jenis besi untuk konstruksi yang bentuknya menyerupai mesh atau jaring-jaring, serta dibuat dari pelat baja berlubang.

Keunggulan yang dimiliki jenis besi konstruksi ini yaitu sangat kuat namun ringan karena dibuat dari plat baja yang disayat dan ditarik tanpa proses pengelasan.

Sama seperti varian besi lainnya, besi expanded metal tersedia dalam beragam ukuran serta fungsi yang berbeda-beda.

5. Wide Flange

jenis besi konstruksi

Besi Wide Flange (WF) memiliki bentuk yang serupa dengan besi H-beam dan biasa digunakan sebagai material konstruksi besi baja dalam konstruksi bangunan.

Perbedaannya, kekuatan besi WF jauh lebih tinggi baik itu pada gaya tekan maupun gaya tariknya.

Tak heran bila besi konstruksi satuini dapat menjadi material untuk struktur konstruksi bangunan yang lebih efisien.

6. Jenis Besi Hollow

hollow

Besi hollow merupakan model besi berbentuk kotak yang berrongga atau kosong di tengahnya.

Besi ini terbuat dari baja dengan campuran galvanis kemudian ditutupi dengan lapisan seng dan aluminium.

Varian besi ini banyak digunakan untuk konstruksi besi pagar, kanopi, pintu gerbang, atau railing.

7. Jenis Besi Plat

jenis besi konstruksi

Besi plat adalah bahan baku utama untuk membuat berbagai mesin, kendaraan beroda empat, kapal, dan keperluan industri lainnya.

Namun, besi berbentuk lempengan ini juga sering digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi bangunan dan alat-alat rumah tangga.

Penggunaan besi plat untuk konstruksi sangat baik karena varian besi ini terkenal memiliki daya tahan terhadap korosi yang sangat baik.

8. Wiremesh

jenis besi konstruksi

Bila Anda mencari jenis jenis besi untuk pagar, maka varian wiremesh adalah salah satu pilihan terbaik.

Besi wiremesh memiliki tampilan seperti anyaman kawat dan biasanya berbentuk kotak-kotak atau jajar genjang.

Selain bisa untuk membuat pagar beton, besi wiremesh juga sering digunakan untuk penguat dak beton atau plat lantai pada sebuah bangunan.

9. Besi Konstruksi CNP & UNP

jenis besi konstruksi

Jenis jenis besi untuk konstruksi memang sangat beragam jenisnya, ada lagi yang disebut CNP dan UNP.

Kedua varian besi tersebut selayaknya dua bersaudara namun berbeda bentuk dan fungsi.

Besi CNP berbentuk seperti huruf C dan sering digunakan untuk konstruksi besi pada rangka atap dan rangka lainnya.

Sedangkan besi UNP berbentuk huruf U dan biasa digunakan sebagai balok penutup pada atap serta penopang pada dinding.

Kedua besi konstruksi ini merupakan material penting yang hampir selalu ada dalam setiap konstruksi bangunan.

10. Pipa Besi

Sesuai namanya, varian yang satu ini disebut pipa besi karena bentuknya yang bulat panjang membentuk pipa.

Di antara semua jenis jenis besi untuk konstruksi, pipa besi mungkin termasuk yang paling sering dijumpai di setiap konstruksi bangunan.

Meskipun namanya pipa besi, namun sebetulnya bahan baku utama yang digunakan adalah baja.

Kebutuhan penggunaan pipa besi sangat beragam, tak hanya digunakan pada konstruksi bangunan saja.

Selain itu, varian yang satu ini juga sering digunakan dalam proses penyaluran bahan-bahan tambang cair.

Baca juga:

Mengenal Besi Beton Dan Cara Memilih Kualitas Terbaik

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Daripada disimpan dan dibaca sendiri, mending share artikel ini ke media sosial yuk.

Jangan lupa bookmark 99.co Indonesia agar tak ketinggalan berita properti dan berita lainnya.

Ingin cari properti? Pastikan untuk mencarinya di 99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts