Berita Ragam

7 Mitos Suara Tokek Terdengar di Malam Hari. Pertanda Baik atau Buruk?

4 menit

Pernah dengar mitos suara tokek dengan embel-embel mistis? Ternyata mitosnya tidak cuma satu saja, Sahabat 99. Baca selengkapnya hanya di sini!

Selama ini, kamu pastinya pernah mendengar suara tokek.

Suaranya yang nyaring, dengan ciri khas bunyi ‘tokek’-nya, membedakan reptil ini dari binatang-binatang lainnya.

Nah, hidup di Indonesia yang masih mempunyai latar belakang mistis lumayan kental, mendengar suara tokek konon banyak artinya.

Mulai dari pembawa keberuntungan, pertanda makhluk halus, sampai kematian, mitos-mitos suara tokek ini hanya ada di tanah air kita.

Apa saja sih, mitos yang tersebar tentang suara tokek?

Langsung saja cek di bawah, yuk!

Mengenal Apa Itu Tokek?

Semua orang pasti tahu apa itu tokek, walaupun tidak semua orang ternyata pernah melihatnya sekali seumur hidup.

Tokek adalah cecak yang berukuran besar.

Saking besarnya, panjang tokek dewasa bisa mencapai lebih dari 15 cm.

Tokek memiliki banyak jenis, yaitu

  • tokek rumah,
  • toke hutan,
  • tokek bergaris,
  • gekko badenii,
  • gecko japonicus, dan
  • gekko verreauxi.

Tokek yang pernah atau sering kamu lihat biasanya tidak jauh dari tokek rumah atau tokek Jepang.

Reptil dalam suku Gekkonidae ini tersebar di berbagai daerah Asia Selatan, Asia Tenggara, Jepang, dan Korea.

Bahkan belahan dunia seperti ujung Santa Cruz di Lautan Pasifik pun ada!

Pada dasarnya, sebagian besar dari jenis tokek merupakan binatang yang aktif di malam hari.

Inilah mengapa kita sering mendengar suaranya dari senja sampai tengah malam.

Mitos Tokek, Benarkan Binatang Mistis?

mitos suara tokek

Tokek disebut-sebut sebagai binatang spesial.

Selain karena khasiat empedu dan air liurnya yang bisa membantu menyehatkan tubuh kita, tokek ternyata menyimpan banyak misteri.

Keberadaannya dan suaranya sering disangkut pautkan dengan hal-hal mistis.

Seperti apa?

Berikut mitos suara tokek yang melegenda di Indonesia!

1. Bisa Meramal Masa Depan

Mitos suara tokek yang paling dikenal warga Indonesia adalah kebisaannya untuk meramal masa depan.

Tokek mengeluarkan bunyi lebih dari 3 kali.

Suara inilah yang digunakan orang zaman dahulu untuk menebak masa depan.

Apabila kamu mendengar suara tokek di tengah malam, jangan takut.

Coba tanyakan pertanyaan yang membuat kamu bimbang pada suara tokek yang kedua.

Setelah itu, hitung ‘ya’ dan ‘tidak’ di setiap bunyinya.

Jawaban masa depanmu konon bisa ditentukan dari kapan suara tokek berhenti, entah itu pada ‘ya’ atau ‘tidak’.

2. Menandakan Keberadaan Makhluk Halus

hantu tangan

Selain dapat meramal masa depan, mitos suara tokek lainnya adalah pertanda kehadiran makhluk halus.

Mitos ini merupakan salah satu dari banyak mitos binatang yang masih dipercayai sampai sekarang.

Menurut mitosnya, jika kamu mendengar suara tokek di malam hari, segeralah membaca Ayat Kursi.

Perhatikan juga jarak suara serta berapa kali bunyinya.

Apabila suara tokek terdengar dekat, tandanya makhluk halus berada lumayan jauh.

Namun, jika suara tokeknya menjauh, itu tandanya hantu ada didekatmu!

Untuk suara tokek genap, ini merupakan pertanda baik, sedangkan ganjil berarti makhluk halus yang sedang berada dekat.

3. Penolak Bala

Percaya atau tidak, di desa-desa kecil, tokek diagung-agungkan sebagai hewan penolak bala.

Bagi yang mempelajari dan mempercayai ilmu hitam, tokek merupakan musuh besarnya.

Suara tokek dan keberadaannya dapat menangkis semua ‘kiriman’ jahat untuk masuk ke dalam rumah.

Itulah mengapa bila reptil besar ini bersuara sangat kencang.

Orang-orang yang mempercayai mitos suara tokek tersebut tidak pernah mengusirnya.

Malahan, mereka membiarkan si tokek untuk terus berbunyi.

Suara tokek yang lantang dipercaya sebagai tanda bahwa ia sedang bekerja menangkal bala.

4. Pembawa Keberuntungan

Selain menjadi hewan penolak bala, tokek juga konon bisa membawa keberuntungan.

Faktor kelangkaan menjadi salah satu alasan pendukung mengapa hewan ini terkenal sebagai simbol pembawa untung.

tokek




Tidak hanya kehadirannya saja yang dianggap akan membawa keberuntungan, tapi suaranya juga, lo.

Konon, semakin keras suara tokek, semakin besar rezeki yang akan datang di masa depan.

Kamu pernah dengar?

5. Tokek Besar Peliharaan Dukun

Tidak hanya mitos suara tokek yang warga percayai.

Mitos lainnya seputar tokek juga masih beredar dan ditakuti banyak orang.

Mitos tokek berikutnya adalah rumor bahwa binatang ini merupakan peliharaan dukun atau orang sakti.

Menurut cerita masyarakat, tokek berukuran besar ada penunggunya.

Jika kamu melihat tokek dengan panjang lebih dari 15 cm, itu tandanya tokek tersebut adalah peliharaan orang sakti.

Tokek yang kamu temukan tidak sendiri.

Ia sedang berkumpul dengan makhluk astral dan sedang berkeliaran menurut perintah yang punya.

Hiiiy!

6. Gigitan Tokek Tidak Pernah Lepas

tokek putih

Gigitan tokek memang tidak berbahaya.

Tokek tidak memiliki racun mematikan yang terkandung dalam air liur atau giginya.

Tapi tahukah kamu, kalau sekali tokek menggigit, ia tidak akan melepaskan cengkeraman giginya sampai ada petir menyambar?

Mitos tokek satu ini sampai sekarang belum terbukti kebenarannya.

Tapi, inilah alasan kebanyakan orang menghindari gigitan tokek.

Bukan karena sakit atau takut beracun, tapi karena khawatir tidak akan lepas.

Setelah lepas pun, bekas gigitannya dapat membengkak dan terasa gatal.

7. Tokek Hewan Sakral Keturunan Naga

Seperti yang sudah kita bahas, tokek konon terkenal sebagai binatang pembawa keberuntungan.

Selain warga Indonesia, masyarakat Tiongkok juga memercayai mitos tokek ini, lo!

Asal-muasalnya sedikit berbeda.

Masyarakat China percaya tokek dapat membawa keberuntungan.

Alasannya adalah karena sebuah sejarah menyebutkan bawa hewan reptil ini merupakan keturunan naga.

Naga merupakan simbol keberuntungan, kemakmuran, kesehatan, dan kekayaan di sana.

Maka dari itu, tidak sedikit juga dari mereka yang berusaha memelihara tokek untuk token masa depan.

Harga Tokek Mahal?

Apabila kamu sudah familiar dengan budidaya tokek, pastinya tahu, dong, tentang kabar harganya yang selangit?

Ya, tokek memang sering terjual dengan harga yang tinggi.

Menurut kabar yang beredar, tokek konon mampu mengobati penyakit akut seperti gagal ginjal, HIV, dan AIDS.

Penyakit-penyakit di atas menyerang organ inti tubuh manusia, dan tokek bisa menjadi solusi utamanya.

Bagian dari tokek yang dapat mengobati penyakit akut adalah air liur dan empedunya.

Kedua bahan ramuan obat ini susah sekali didapatkan.

Di pasaran luas, harga tokek dengan berat kurang dari 1,5 ons dipatok kurang lebih Rp200 sampai Rp300 ribu rupiah.

Sementara tokek yang sudah besar, dan beratnya mencapai 4 ons bisa berharga ratusan juta!

Kalau hitungannya menggunakan per kilo, harga tokek bahkan bisa sampai Rp300 juta rupiah.

Mahal, ya!

Bahaya Tokek

mitos suara tokek kuning

Walaupun tidak begitu berbahaya dan masih tergolong tidak beracun, air liur tokek mengandung bakteri Salmonella.

Fakta ini sudah terbukti berdasarkan penelitian di Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Laporan CDC mengatakan, dari seluruh negara dengan habitat tokek terbanyak, ada 16 negara yang paling sering tertular virus Salmonella.

Virus ini ditularkan oleh tokek yang sedang sakit dan terkena infeksi.

Seorang pemelihara tokek dapat tertular apabila melakukan kontak langsung dengan air liurnya.

Usia yang rentan tertular penyakit dan virus ini adalah 1 sampai 57 tahun.

Agar terhindar dari virus Salmonella, para pemilik tokek lebih baik memeriksakan binatang peliharaan mereka secara rutin.

Bawa tokek ke dokter setidaknya 3 bulan sekali.

***

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi terkini dan menarik lainnya di laman Berita 99.co Indonesia.

Apabila kamu sedang bingung mencari rumah kece yang nyaman seperti Emerald Bintaro, langsung saja kunjungi 99.co/id, ya!




Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts