Berita

Mengungkap Tragedi Bintaro | Kisah Kereta Hantu sampai Kepala Buntung

3 menit

Kenali lebih dalam mitos Tragedi Bintaro yang sampai sekarang masih menghantui warga Pondok Belitung dan sekitarnya. Baca selengkapnya di sini!

Pada tanggal 19 Oktober 1987, Indonesia berkabung.

Kecelakaan mengenaskan yang terjadi di perlintasan kereta api di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, merenggut sekitar 153 nyawa dan 300 lainnya luka parah.

Peristiwa yang dikenal dengan sebutan Tragedi Bintaro ini sampai sekarang masih menyisakan luka dalam dan kenangan pilu bagi siapapun yang melewati lintasan tersebut.

Namun, kenangan pahit bukanlah satu-satunya yang teringat di benak masyarakat Jakarta Selatan ketika membicarakan tentang Tragedi Bintaro.

Beberapa kisah menyeramkan yang menjadi buntut kecelakaan tersebut pun kian masih marak diperbincangkan sampai sekarang.

Berikut adalah kisah-kisah seram Tragedi Bintaro yang melegenda.

Kisah Seram Dibalik Tragedi Bintaro 1987

Firasat Pihak PPKA Sebelum Kecelakaan Terjadi

Pada waktu 06.46 WIB, 19 Oktober 1987, kereta api Patas Ekonomi Merak dari Stasiun Kebayoran bertabrakan dengan gerbong kereta api Lokal Rangkas asal Stasiun Sudimara.

Musibah yang tercatat sebagai kecelakaan paling buruk dalam sejarah perkereta apian Indonesia ini merenggut banyak nyawa.

tragedi bintaro

Ratusan orang terhempit dan remuk di antara gerbong-gerbong yang sudah bergulingan ke tanah.

Tangisan dan rintihan korban terdengar keras, bahkan setelah beberapa jam dari kecelakaan terjadi.

Hal ini disebutkan membuat para petugas dan sukarelawan evakuasi merasa kewalahan.

Baca Juga:

Cerita Horor 5 Sekolah Angker di Indonesia. Tes Keberanianmu Di Sini!

Sebelum kecelakaan maut ini terjadi, pihak PPKA sudah berupaya sebisa mereka untuk menghentikan kereta Patas Ekonomi untuk berhenti.

Djamhari, salah satu petugas PPKA, sudah melambaikan bendera merahnya pada kereta tersebut.

Namun apa yang ia dapat?

Sorak-sorai dan cekikikan para penumpang yang seakan meledek gelagat Djamhari, tidak tahu menahu bahwa kereta mereka tidak akan sampai tujuan.

Djamhari yang diwawancara oleh Tempo keluaran 31 Oktober 1987, menyatakan bahwa ia merasa sedih dan tidak enak hati sebelum berangkat kerja.

Ia pun menyesali tingkah para penumpang dan masinis yang mengabaikan tanda-tanda yang sudah ia berikan sebelum kereta mereka beradu besi dengan gerbong lainnya.

3 Mitos Seram Tragedi Bintaro

Sampai sekarang, cerita seram Tragedi Bintaro tidak habis-habisnya diperbincangkan warga.

Saking menyeramkannya, peristiwa kelabu ini sempat dijadikan film layar lebar dan lagu.

Berikut adalah cerita horor yang lahir dari kecelakaan kereta api Bintaro 32 tahun lalu.

1. Tangisan dan Potongan Tubuh Anak Kecil di Sekitar Rel

tragedi bintaro

Apabila kamu berjalan-jalan di daerah perlintasan Bintaro di saat magrib menjelang, coba perhatikan dengan baik-baik suara yang akan kamu dengar.

Dari banyaknya kesaksian warga setempat, mereka sering mendengar tangisan anak-anak disekitar perlintasan kereta api tersebut…

…padahal tidak terlihat keberadaan anak-anak di area tersebut sama sekali.

Suara mereka terdengar pilu, meminta tolong pada pejalan kaki agar dikeluarkan dari gerbong.

Kalau kamu “beruntung”, kamu bisa melihat sosok mereka tergeletak di rel kereta dengan wajah berlumuran darah dan kaki yang terpotong.

Lebih seramnya lagi, banyak juga warga yang mengaku sering melihat potongan tubuh anak kecil yang berserakan di samping atau tengah rel.

2. Penampakan Hantu Mata Merah dan Kepala Buntung

Selain suara rintihan anak-anak, kisah seram dari Tragedi Bintao lainnya yang bikin bulu kuduk merinding adalah sosok hantu bermata merah.

Sosok menyeramkan ini sering menampakkan dirinyi pada penumpang kereta yang melewati jalur Bintaro.

Terkadang, hantu ini tidak hanya menampakkan dirinya saja, namun juga mengganggu pejalan kaki dan penumpang sehingga menyebabkan kecelakaan.

Menurut kesaksian warga Bintaro, hantu bermata merah ini kerap menggiring kepala buntung di tangannya…

…atau memeluk kepala buntung tersebut dekat pada dadanya seolah-olah potongan manusia tersebut adalah peliharaanya.

3. Kereta Hantu

tragedi bintaro

Untuk kamu pengguna kereta api, pasti sudah tidak asing dengan cerita kereta hantu Bintaro.

Dari pernyataan beberapa korban yang pernah mengalami kejadian menyeramkan ini, mereka menyatakan bahwa kereta malam yang mereka tumpaki dari Tanah Abang tidak pernah sampai tujuan.

Gerbongnya tidak pernah penuh, malahan, hanya diisi oleh dua sampai tiga orang saja.

Semuanya tertunduk dan pucat pasi, tidak pernah bergerak sama sekali.

Pada lintasan tempat Tragedi Bintaro, kereta tersebut kerap terhenti, hanya untuk mempersilahkan penumpang untuk turun, padahal area tersebut bukanlah tempat pemberhentian kereta.

Orang-orang yang turun pasti disambut oleh warga setempat yang heran dengan tingkah laku para penumpang.

Mereka bilang, para penumpang yang mengaku menaiki kereta sebenarnya terlihat berjalan kaki di atas rel dengan wajah melamun.

Baca Juga:

7 Stasiun Angker di Indonesia yang Seram Banget. Penakut Jangan Baca!

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts