Berita

Ombilin Sawahlunto, Kota Tambang yang Jadi Situs Warisan Dunia

2 menit

Membanggakan. Itulah istilah yang paling tepat untuk mendeskripsikan Ombilin Sawahlunto yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia tahun 2019.

Ya, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan Kota Tambang Sawahlunto sebagai 1 dari 35 situs warisan dunia.

Penetapan tersebut diresmikan pada acara ke-43 Pertemuan Komite Warisan Dunia UNESCO di Baku, Azerbaijan (6/7/2019).

Hal ini tak terlepas dari sejarah panjang dan keunggulan area pertambangan yang disebut sebagai tambang batubara tertua di Asia Tenggara.

UNESCO sendiri merupakan badan yang dinaungi PBB yang mengurusi masalah warisan dunia baik itu berbentuk benda ataupun tak benda.

Mengapa Ombilin Sawahlunto Terpilih Jadi Situs Warisan Dunia?

Dari lansiran KompasTravel dijelaskan bahwa Ombilin Sawahlunto dipilih sebagai situs warisan dunia karena unggul dalam dua kategori Nilai Universal Luar Biasa (Outstanding Universal Value).

Kategori pertama yaitu kriteria II mengenai adanya pengaruh nilai-nilai kemanusiaan sepanjang masa dari situs tambang Sawahlunto.

Nilai-nilai tersebut kemudian mempengaruhi kebudayaan, arsitektur, teknologi, seni monumental, tata kota, hingga desain lanskap.

Baca Juga:

10 Rumah Adat Terpopuler di Indonesia. Ada dari Daerahmu?

Tambang batubara Ombilin Sawahlunto menunjukkan proses pertukaran informasi antara teknologi lokal dan teknologi Eropa mengenai batubara dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Kemdian kategori kedua yaitu kriteria IV mengenai tipe bangunan, karya arsitektur, dan kombinasi teknologi serta lanskap yang berpengaruh dalam sejarah manusia.

Pada kategori ini, Kota Tambang Sawahlunto dinilai memiliki kombinasi antara teknologi dan lanskap kota untuk tujuan pengelolaan, pengolahan, dan transportasi batubara.

Hal tersebut sangat jelas terlihat dalam kebijakan tata kota yang mengurusi perusahaan, pembagian pekerja, sekolah, hingga konsep tata kota untuk menaungi sekitar 7.000 penduduknya.

Sejarah Kota Tambang Ombilin Sawahlunto

ombilin sawahlunto

Sumber: detik.com

Sejarah Kota Tambang Ombilin Sawahlunto dimulai sejak lama, tepatnya di akhir abada ke-19.

Menurut laman KompasProperti, berdasarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, area tambang Sawahlunto dibangun hingga 1891 dan mulai dipergunakan pada 1892.

Ahli geologi WH de Greve adalah orang pertama yang menemukan potensi besar tambang batubara di tepi Sungai Ombilin tepatnya pada 1869.

Saat awal masa produksi, tambang batubara Sawahlunto dapat menghasilkan 47.833 ton batubara dan hingga 1930 tambang batubara Sawahlunto memasok 90% kebutuhan batubara di Hindia Belanda.

Aktivitas pertambangan yang semakin meningkat kemudian memunculkan berbagai fasilitas pelengkap, termasuk area pemukiman.

Demi memenuhi kebutuhan, konstruksi pertambangan pun turut diiringi dengan pembangunan berbagai infrastruktur pendamping seperti jalan raya dan rel kereta api.

Hingga akhirnya, Sawahlunto yang tadinya hanya kota kecil di pesisir pantai barat Sumatera pun perlahan berkembang pesat dan menjadi sebuah kota besar.

Sawahlunto pun semakin hari semakin tersohor dan bahkan disebut sebagai produsen batubara terbaik dengan nilai kalori bakar yang tinggi.

Pernah Jadi Kota Mati

ombilin sawahlunto

Sumber: thejakartapost.com

Tak selamanya pamor Sawahlunto terus berada di puncak. Setelah era kemerdekaan, kondisi tambang batubara Sawahlunto terus merosot dan puncaknya terjadi pada 1988.

Kondisi pertambangan yang terus menurun membuat banyak pekerja dan penghuninya pergi sehingga Sawalunto nampak seperti kota mati karena tak ada aktivitas manusia.

Namun, sejumlah pihak berusaha memanfaatkan sisa-sisa lahan tambang di tempat tersebut dengan berbagai ide.

Salah satunya dengan menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan wisata dan membenahi bekas area pemukiman menjadi fasilitas pelengkapnya.

Gagasan tersebut terbukti cukup baik hasilnya dan bangunan-bangunan di area Ombilin Sawahlunto menjadi obyek wisata yang menarik.

Pemerintah pun menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2001 tentang Visi Misi Kota Sawahlunto.

Kehadiran perda ini semakin menguatkan kesan terbaru lahan tambang Sawahlunto menjadi kawasan wisata tambang yang menarik.

Baca Juga:

10 Daftar Provinsi di Indonesia dengan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Terbaik

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda ya, Sahabat 99!

Baca terus informasi-informasi menarik seputar properti dan hunian di Blog 99.co Indonesia

Jangan lupa kunjungi saja 99.co/id untuk segala keperluan propertimu.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts