Rumah, Tips & Trik

6 Penyebab Tembok Retak pada Rumah Baru | Dilengkapi Tips Pencegahan

18 Oktober 2019
teembok retak
3 menit

Rumah yang kamu impikan baru saja selesai dibangun, namun kamu sudah melihat retakan pada tembok. Kira-kira, apa ya penyebab tembok retak pada sebuah rumah?

Tentunya, retakan pada dinding akan membuat kamu berpikir dua kali untuk menempati rumah tersebut.

Selain itu, retakan juga membuat tampilan rumah menjadi terlihat tidak menarik.

Ternyata, retak adalah masalah yang sering kali muncul baik pada dinding rumah baru maupun yang sudah lama ditinggali.

Dilansir dari mitrarenov.com, langsung saja yuk kenali apa saja penyebab dari masalah ini, Sahabat 99.

Penyebab Tembok Retak

tembok retak

1. Kerusakan atau Kegagalan Struktur

Retakan pada pasangan bata yang melekat pada struktur bisa diakibatkan oleh beberapa hal, meliputi

  • kegagalan struktur dalam menahan beban berat,
  • gempa, dan
  • benturan yang keras.

Jika hal tersebut terjadi pada rumah yang baru dibangun, plester yang menutupi dinding tentu saja akan retak.

2. Pasangan Dinding

Jika kamu membeli batu bata dengan kualitas yang seadanya, bisa jadi hal ini adalah penyebab utama dari retaknya dinding.

Batu bata dan perekat dengan kualitas yang kurang baik bisa mengakibatkan lepas atau pecahnya pasangan bata.

Hal ini bisa menjadi penyebab utama dari retaknya plester dan acian dinding yang menutupi pasangan tersebut.

3. Acian dan Plester

Inilah beberapa penyebab mengapa plester atau acian pada dinding retak:

  • Acian dikerjakan sebelum plester kering dengan sempurna atau proses penyusutannya belum selesai.
  • Takaran campuran plester atau acian tidak sesuai dengan ketentuan.
  • Acian menggunakan semen yang biasa.

4. Perbedaan Bahan

Acian atau plester bisa retak karena bertemunya bahan yang berbeda.

Inilah beberapa contoh pertemuan yang mengakibatkan retak:

  • Struktur beton dengan pasangan bata
  • Pasangan bata dengan kayu
  • Plesteran dengan pipa listrik atau pipa air di dalam dinding

Biasanya, keretakan terjadi karena semen yang tidak mampu menempel dengan bahan tertentu seperti kayu dan plastik.

5. Penurunan Permukaan Tanah

Penurunan permukaan tanah dapat menyebabkan retak tarik pada tembok.

Hal ini rupanya biasa terjadi pada setiap jenis bangunan.

Asalkan penurunan ini tidak terjadi secara serentak, kondisi ini tidak akan membahayakan bangunan.

Namun, kamu harus mulai khawatir jika terjadi penurunan secara bersamaan, karena hal ini dapat membahayakan struktur bangunan.

6. Pembebanan Terlalu Berat pada Dinding

Pembebanan terlalu berat pada dinding, secara bersamaan dari atas hingga bawah, dapat menyebabkan retak tekan.

Masalah ini terjadi karena tiang penyangga atau kolom bangunan tidak bekerja dengan seharusnya.

Ahasil, sebagian beban harus ditumpu oleh dinding.

Tips Mengatasi Tembok Retak

tembok retak

Setelah mengetahui apa saja penyebab tembok retak, tentu saja kamu juga haru memahami cara pencegahan dan perbaikannya.

Baca Juga:

7 Mitos Warna Cat Dinding yang tak Baik Diikuti. Apa Benar?

Langsung disimak saja yuk cara-caranya.

1. Cari Tahu Penyebabnya

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memahami terlebih dahulu sumber dari kegagalan struktur.

Lihat apakah keretakan atau lengkung terjadi pada elemen struktur, khususnya kolom dan balok.

Selain itu, cek juga apakah retak hanya terjadi pada pasangan bata atau hanya pada plesteran atau acian.

Terakhir, waspadai jika ada elemen lain pada dinding seperti pipa PVC atau kolom kayu.

2. Perkuat Struktur

Jika penyebab tembok retak adalah kegagalan struktur, hal yang harus kamu lakukan adalah memperkuat struktur tersebut.

Penguatan ini bisa berupa penebalan atau penambahan struktur.

Jika kerusakan belum terlalu parah, kamu harus membongkar struktur yang rusak sebelum hal tersebut memengaruhi bagian lain dari rumah.

3. Bongkar Pasangan, Plester, dan Aci Ulang

Jika retak terjadi sampai pasangan bata, sebaiknya bongkar sebagian dinding dan ganti pasangan bata yang rusak.

Pastikan jika pasangan bata baru sudah mengering dengan sempurna sebelum kamu memplester dan mengaci ulang.

Jika retak disebabkan oleh plesteran dan pipa yang tidak cocok, lapisi pipa dengan kawat ayam sebelum memplester dan memplester dan mengaci ulang.

4. Tambal Retakan

Retak yang disebabkan oleh acian biasanya disebut retak rambut.

Untuk memperbaiki tembok retak, lakukan hal ini:

  • Kupas cat sampai lapisan acian
  • Perlebar retakan dengan mengerik acian sepanjang retakan
  • Ssi lubangnya dengan acian (sering kali ditambahkan lem putih)
  • Setelah kering, cat ulang dinding tersebut dengan baik.

Baca Juga:

Butuh Warna Cat Kamar yang Menenangkan? Ini 5 Inspirasinya!

***

Inilah beberapa penyebab tembok retak pada rumah baru dan tips yang bisa kamu aplikasikan.

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi dan tulisan menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, cari segala kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id.

You Might Also Like