Berita Berita Properti

6 Jenis Bahan Peredam Suara Ruangan di Rumah yang Anti Berisik | Disertai Jenis dan Cara Pasang

3 menit

Ruangan terlalu bising? Coba deh pakai peredam suara ruangan. Berisik segimanapun, enggak akan kedengaran!

Fungsi peredam suara berguna untuk menginsulasi suara dan gema pada sebuah ruangan.

Bahan kedap suara pada umumnya dipakai untuk meredam suara dari luar yang masuk ke dalam ruangan, begitu pun sebaliknya.

Material kedap suara ini bisa jadi pilihan untuk mereduksi kebisingan dalam ruangan.

Selain itu, ia dapat menjadi penjaga laju bunyi sehingga tidak membuat ruangan terasa terlalu sunyi.

Alat peredam suara ruangan sendiri dapat dikendalikan sampai menyentuh tingkat kebisingan 55 dBA.

Hingga kini sudah banyak produk peredam suara pabrikan atau benda olahan tangan yang bisa kamu pakai.

Agar lebih jelas, ketahui jenis-jenis peredam suara di bawah ini…

6 Jenis Bahan Peredam Suara Ruangan

1. Bahan Peredam Suara Glasswool

bahan glasswoll

Pertama-tama, material glasswool paling sering dikunakan sebagai bahan kedap udara ruangan.

Glasswool umumnya berbentuk rol dengan panjang sekitar 30 meter dan ketebalan hingga 2,5 cm dan 5 cm.

Namun penggunaan glasswool saja kurang maksimal, apalagi untuk ruangan recording.

Kamu memerlukan lapisan kedua bahan peredam suara ruangan, yaitu rockwool.

Rockwool mampu meredam suara hingga diata 100 desibel.

Kedua bahan ini punya bau kimia yang menyengat hingga menimbulkan rasa gatal.

Jadi, hati-hati saat memasangnya, ya.

2. Material PET

bahan peredam suara

Bahan peredam suara ruangan yang kedua adalah Polyethylene Terephthalate (PET).

Material PET  merupakan andalan produsen besar karena mampu menyerap dan mengedapkan suara sekaligus.

Selain itu, PET sangat mudah dibentuk sesuai ukuran ruangan, tidak memerlukan rangka, dan bisa dipasang di manapun.

Material ini terbuat dari plastik daur ulang, sehingga lebih ramah lingkungan.

Baca Juga:

Insulasi Atap, Primadona Peredam Panas Rumah yang Populer | Dilengkapi Jenis

3. Peredam Suara Green Wool

greenwool peredam suara

Green wool adalah material peredan suara ruangan yang terbuat dari polyester fibre.

Sifatnya hydrophobic yang menolak air, sehingga tidak dipengaruhi kelembapan udara.

Pemasangan peredam green wool bisa dilakukan dengan cara ditempel dalam tembok atau ditanam.

4. Peredam Keramik Fiber

bahan ceramic fiber

Kemudian ada jenis keramik fiber yang umumnya berwarna putih tipis.

Bahan peredam suara ini kerap digunakan pada aplikasi bahan bangunan untuk menambah kekuatas serta tahan gempa.

Sayangnya, bahan peredam suara ini kurang diminati karena harganya mahal.

Harga peredam suara ruanga permeter jenis keramik fiber bisa mencapai Rp80 ribu per meter.

Biasanya peredam suara jenis ini bisa meredam panas pula dan sering digunakan pada bangunan bertingkat yang menyerap energi matahari.

5. Peredam Suara Busa Telur

peredam suara buasa telur

Jenis peredam suara yang satu ini merupakan paling populer dan bisa dipasang sendiri di rumah.

Sayangnya, bahan peredam suara busa telur kurang maksimal dalam meredam suara dengan frekuensi tinggi.

Namun, kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai tambahan busa.

6. Bahan Peredam Suara Softboard

peredam suara softboard

Terakhir, ada peredam suara ruangan berpori dari bahan serat polyester bernama softboard.

Bahan peredam softboard hadir dengan warna cokelat dan ukuran 60cm x 240 xm dengan ketebal 12mm.

Biasanya material ini digunakan untuk meredam gema atau penyerap kelebihan suara ruangan.

Pemasangan peredam gema softboard dapat dibungkus dengan kain atau wallpaper peredam suara.

Baca Juga:

7 Cara Membuat Ruangan Kedap Suara Secara Mudah & Sederhana!

Cara Pasang Material Peredam Suara

cara pasang peredam suara

Setelah mengetahui material apa saja yang bisa digunakan sebagai peredam suara ruangan, kini saatnya kamu praktikkan sendiri di rumah, yuk!

Ini dia cara pasang peredam suara ruangan yang efektif.

  1. Siapkan alat dan bahan, seperti gulungan peredam suara, baik lapisan kesatu atua kedua,
  2. Kemudian, siapkan gypsum board,
  3. Lalu, karpet standar gulungan yang digunakan untuk menutupi material peredam, dan
  4. Terakhir, siapkan busa telur yang cukup banyak untuk bahan peredam terakhir.
  5. Setelah alat-alat dan bahan terkumpul, bersihkan terlebih dahulu kotoran yang menempel pada dinding rumah,

Sebab, jika tidak dibersihkan ruangan akan lembap dan mempengaruhi busa telur yang sangat rentang terhadap air.

  1. Jika sudah bersih, buatlah sekat dinding dengan kaso, kayu/alumunium hingga menutupi ruangan,
  2. Kemudian tempelkan bahan peredam lapisan pertama kedalam sekat kayu hingga menutupi seluruh ruangan,
  3. Setelah itu lapisi lagi dengan gypsum board,
  4. Jika sudah terpasang lapisi dengan bahan peredam kedua, dan
  5. Terakhir, lapisi dengan karpet standar atau busa telur untuk meredam suara agar tidak terdengar ke luar.

***

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu, ya.

Kunjungi Berita Properti 99.co Indonesia untuk membaca informasi lainnya.

Kamu sedang mencari rumah dengan harga jual murah? Temukan di www.99.co/id!

Follow Me:

Related Posts