Rumah Tips & Trik

18 Jenis Pewarna Alami dari Bahan Makanan. Aman Banget nih Dipakai!

2 menit

Ingin berkreasi dengan warna untuk makanan ataupun kerajinan? Coba buat pewarna alami dengan bahan-bahan aman dari berbagai sayuran maupun bunga yang ada di rumah, yuk!

Nyatanya banyak sekali lo bahan makanan yang bisa diekstrasi menjadi pewarna alami yang aman.

Lihat daftar lengkapnya di bawah ini!

Pewarna Alami dari Bahan Makanan & Rumahan

1. Kunyit

Warna kuning dapat dihasilkan dengan menggunakan kunyit.

Warna kuning pada kunyit disebabkan oleh adanya zat kurkuminoid.

2. Cabai Merah

Selain rasanya yang pedas, warna merah pada cabai bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami.

Hal ini diakibatkan adanya zat warna kapxantin yang terdapat pada cabai.

3. Gula Merah

Mendapatkan warna cokelat untuk makanan bisa saja menggunakan gula merah yang memiliki rasa manis.

Tak jarang, pewarna ini sering digunakan untuk dodol dan bubur.

4. Ubi Ungu

sayuran wortel terong buah ceri pisang jeruk

Selain sumber pangan, ubi ungu dapat dimanfaatkan untuk sumber warna ungu.

Warna ungu ini diakibatkan dari kandungan senyawa antosianin pada ubi.

5. Daun Pandan

Sejak dulu daun pindah selalu dipakai untuk memberikan warna hijau.

Warna hijaunya berasal dari pigen klorofil.

Cara penggunaannya sangat mudah, tinggal menumbuk, menambahkan air dan memeras tumbuhan tersebut.

6. Arang

Arang berasal dari pembakaran merang padi.

Hasil pembakaran tersebut diberi air untuk dapat memberikan warna hitam pada makanan.

7. Tomat

Warna merah tomat berasal dari pigmen likopen terutama bagian kulitnya.

8. Bit Merah

Bit merah dapat menghasilkan warna merah alami.

Warna merahnya cukup kuat dan cerah.

Dalam makanan, penggunaan bit merah tidak akan banyak mengubah cita rasa makanan.

9. Secang

Tahukah kamu apa itu secang?

Secang adalah jenis rempah-rempah yang berbentuk kayu serut kemudian kemerahan.

Biasanya secang digunakan untuk pembuatan wedang, serta warna merah pekatnya bisa untuk pewarna alami.

10. Buah Jamblang

Buah jamblang atau disebut pula Duwet adalah sejenis buah berwarna ungu tua.

Kandungan antosianinnya terdapat di dalamnya.

11. Angkak

Angkak  di buat dari beras yang berasal dari proses fermentasun kemudian dikeringkan.

Warna merah pada angkak dapat kamu manfaatkan.

12. Rosella

bunga gerbera

Hisbiscus sabdariffa atau rosella adalah spesies bunga yang berasal dari benua Afrika.

Namun, bunga Rosella telah banyak dibudidayakan di Indonesia.

Bunga Rosella yang dapat menghasilkan warna merah ke pink-pink-an karena adanya antosianin.

13. Kluwak

Jika ingin mendapatkan warna hitam atau cokelat pekat kamu bisa menggunakan daging yang ada di dalam bijinya kluwak.

14. Bunga Telang

Bunga Telang (Clitoria Ternatea) adalah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan pada pekarangan atau tepi hutan.

Cara mengolah bunga telang agar tercipta warna biru adalah dengan meremas atau menumbuk bunganya.

15. Buah Naga

Selain rasanya yang lezat, daging buah naga bisa menghasilkan warna ungu ke merah muda.

16. Murbei

Dengan menghaluskan buah tersebut, murbei bisa menghasilkan warna ungu kemerahan.

17. Blueberry

Buah blueberry yang kaya akan vitamin C dapat menghasilkan warna biru keunguan.

Caranya, tinggal menghancurkan buah blueberry dan masukkan ke dalam makanan yang ingin dibuat.

18. Bayam

Sayuran bayam bisa digunakan sebagai pewarna hijau alami karena adanya zat klorofil yang pekat dan kuat.

**

Nah, sudah tahu ya bahan apa saja yang bisa kamu manfaatkan sebagai pewarna alami!

Sekarang, coba deh kamu praktikkan cara membuat pewarna alami tersebut.

Semangat untuk membuatnya ya, Sahabat 99!

Semoga ulasan dari Berita 99.co Indonesia ini bermanfaat untukmu.

Jangan lupa, kalau mau cari rumah, kosan, kontrakan, tanah… carinya di www.99.co/id ya.

Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih. Beri saya masukan dengan meninggalkan komentar :)
Follow Me:

Related Posts