Rumah, Tips & Trik

Beginilah Cara Membuat Pondasi Anti Gempa. Yuk, Ikuti!

22 April 2019
pondasi anti gempa
3 menit

Pondasi anti gempa tak jauh beda fungsinya dengan pondasi rumah pada umumnya.

Dua jenis pondasi tersebut sama-sama memegang kunci dan kekuatan utama seluruh bagian bangunan selama masa berdirinya.

Di sisi lain, pondasi rumah untuk menaham guncangan gempa harus diperhatikan baik-baik pembuatannya. Mengapas?

Untuk memiliki bangunan tahan gempa, Anda memang harus memulainya dari pondasi anti gempa yang membuat seluruh bagian rumah menjadi satu kesatuan yang utuh.

Pondasi anti gempa yang baik memiliki sistem yang saling menghubungkan dengan kuat antara satu bagian rumah dengan bagian lainnya.

Lalu, bagaimana cara membuat pondasi anti gempa yang baik dan benar agar rumah tahan terhadap gempa?

Dikutip dari laman antigempa.com, inilah cara membuat pondasi anti gempa yang tepat dan kuat.

1. Bangun pondasi anti gempa di tanah yang keras

Agar bangunan tetap stabil dan kuat, maka pondasi harus dibuat di atas tanah yang keras dan kokoh.

Alasannya, fungsi utama pondasi adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke tanah di sekitarnay, sehingga bangunan tetap dapat bertahan dengan baik.

Baca juga:

Rumah Anti Gempa di Berbagai Negara, Indonesia Juga Punya!

Bila tanah di sekitar lokasi bangunan dirasa kurang keras dan kurang stabil, maka tanah membutuhkan pengerjaan pendahuluan untuk memperkuat lapisan tanahnya.

Setelah tanah untuk konstruksi digali, biarkan dahulu tanah selama beberapa hari dan sirami serta padatkan secara manual agar tanah semakin stabil.

Jika masih kurang, tambahkanlah lapisan pasir batu di dasar pondasi lalu padatkan dengan mesin stamper.

2. Tanam pondasi anti gempa cukup dalam

pondasi anti gempa

Pada umumnya pondasi anti gempa menggunakan sistem pondasi batu kali menerus yang dapat menghubungkan pondasi dengan sloof.

Agar makin kuat, letakkan pondasi batu kali minimal pada kedalaman 45 cm dari permukaan tanah untuk bangunan rumah yang terdiri dari satu lantai.

Sedangkan untuk rumah dua lantai, posisikan pondasi sekurang-kurangnya pada kedalaman 60 cm dari permukaan tanah agar lebih kuat.

Agar daya tahannya lebih terjamin, Anda juga bisa menambahkan pondasi telapak atau pondasi sumuran pada beberapa lokasi pondasi tertentu.

3. Pondasi anti gempa dibuat menerus

pondasi anti gempa

Kunci rumah agar tahan gempa yaitu pondasi anti gempa harus dibuat dengan cara menerus tanpa terputus.

Jangan hanya karena alasan mengehemat biaya, Anda mengurangi material pondasi dan tidak membuatnya dalam bentuk menerus ya.

Hal tersebut malah justru akan membuat daya tahan rumah Anda terhadap  gempa tidak terlalu bagus dan berakibat buruk pada bangunan saat terjadi gempa.

Efek buruk yang ditimbulkan bisa sangat berbahaya karena selain dapat membuat tembok bangunan retak juga bisa membuat bangunan roboh.

4. Buatlah balok pengikat pondasi anti gempa

pondasi anti gempa

Jika pondasi batu telah selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat sloof atau balok pengikat pondasi yang terbuat dari bahan beton.

Fungsi utama sloof adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke seluruh badan pondasi secara merata.

Penggunaan sloof ini juga tidak hanya diaplikasikan pada pondasi menerus, namun juga digunakan pada pondasi setempat.

Dalam pondasi batu kali, pastikan sloof tetap kokoh di atas pondasi dengan cara mengikat badan sloof dengan angker sepanjang setengah meter.

Balok pengikat pondasi akan semakin menguatkan pondasi batu kali agar menjadi pondasi anti gempa yang sangat kokoh.

5. Ikat pondasi, sloof, dan kolom satu sama lainnya

pondasi anti gempa

Langkah terakhir untuk membuat pondasi anti gempa adalah mengikat keseluruhan bagian pondasi, sloof dan kolom menjadi satu.

Pastikan semua bagian tersebut terikat dengan kokoh dan terintegrasi dengan baik terutama pada bagian pembesiannya.

Langkah ini sangat penting karena apabila semua bagian terikat dan terintegrasi dengan baik, ketika gempa terjadi getarannya dapat disebarkan secara merata.

Getaran gempa akan terdistribusi dengan baik ke seluruh bagian bangunan dan bagian konstruksi lainnya dan bangunan tidak akan roboh.

Baca juga:

Inilah 7 Desain Rumah Tahan Gempa yang Dianjurkan Oleh BNPB

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi dan tulisan menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id untuk segala kebutuhan propertimu, ya!

You Might Also Like