Berita Berita Properti

7+ Jenis Rumah Adat Sunda | Disertai Gambar dan Perbedaan

4 menit

Rumah adat Sunda yang berasal dari suku Sunda memiliki jenis serta nama rumah adat yang berbeda-beda tergantung pada bentuk atap serta pintunya.

Sebagai rumah tradisional, rumah adat Sunda tentunya memiliki bentuk yang terbilang mirip dengan rumah adat lainnya di Indonesia.

Umumnya, rumah adat Indonesia berbentuk rumah panggung dengan jenis atap yang bervariasi.

Seperti apa perbedaan dari berbagai jenis rumah adat Sunda yang ada?

Berikut ulasan lengkap soal jenis dan nama rumah adat Sunda serta penjelasan lengkapnya.

7+ Nama Rumah Adat Sunda Serta Perbedaannya

1. Rumah Adat Badak Heuay

rumah adat sunda

Sumber: romadecade.org

Rumah adat Sunda yang pertama bernama Badak Heuay. Dalam bahasa Indonesia istilah ini artinya badak yang menguap.

Sesuai namanya, rumah adat Badak Heuay memiliki bentuk atap yang nampak seperti badak menguap sekaligus juga sebagai ciri khususnya.

Jenis rumah adat ini biasa digunakan untuk menerima tamu laki-laki dan masih banyak ditemui di daerah Sukabumi.

2. Rumah Adat Jolopong

rumah adat sunda

Sumber: romadecade.org

Berikutnya ada rumah adat Jolopong sekaligus jenis rumah adat Sunda yang masih banyak ditemukan di berbagai pedesaan di wilayah Jawa Barat.

Rumah adat Jolopong memiliki bentuk atap yang lebih sederhana yang berbentuk memanjang seperti pelana.

Desain serta material yang digunakan pun jauh lebih sederhana dibanding jenis rumah adat lainnya, sehingga pembangunannya pun lebih mudah.

Baca Juga:

10 Rumah Adat Terpopuler di Indonesia. Ada dari Daerahmu?

3. Rumah Adat Parahu Kumureb

rumah adat sunda

Sumber: ekspektasia.com

Rumah adat Parahu Kumureb memiliki makna harfiah dalam bahasa Indonesia yaitu rumah adat perahu terbalik.

Nama tersebut cukup menjelaskan bentuk atapnya yang memang persis seperti perahu terbalik.

Rumah adat Parahu Kumureb terdiri dari empat bentuk utama yakni bentuk trapesium yang berada di bagian depan dan belakang rumah.

Kemudian bentuk segitiga sama sisi yang berada di sisi kanan dan kiri rumah.

4. Rumah Adat Jubleg Nangkub

rumah adat sunda

Sumber: banyuwangi-airport.co.id

Secara bentuk, sebetulnya rumah adat Jubleg Nangkub persis serupa seperti halnya rumah adat Parahu Kumureb.

Hanya saja, sebutan rumah adat Jubleg Nangkub lebih lumrah ditemui di wilayah Sunda lain seperti misalnya di Kabupaten Sumedang.

Makna harfiah dari rumah adat Sunda ini yakni lesung (alat menumbuk padi) yang menelungkup.

5. Rumah Adat Tagog Anjing

rumah adat sunda

Sumber: budayajawa.id

Nama rumah adat Tagog Anjing berasal dari bentuk rumah ini yang seperti anjing nagog (anjing yang sedang jongkok atau duduk).

Meskipun bentuknya mirip dengan rumah panggung, namun rumah adat Tagog Anjing memiliki pondasi bangunan yang lebih rendah dari rumah adat Sunda lainnya.

Bangunanny berbentuk persegi panjang memanjang ke belakang dengan atap sorondoy (atap yang menyambung) yang berbentuk segitiga dan menyatu dengan rumah.

Bentuk atap demikian sangat berguna untuk melindungi dari semburat cahaya matahari atau air hujan agar tidak langsung menerpa bagian dalam rumah.

6. Rumah Adat Julang Ngapak

rumah adat sunda

Sumber: moondoggiesmusic.com

Lagi-lagi, rumah adat Sunda berikutnya memiliki nama yang diambil dari filosofi seekor binatang.

Diberi nama julang ngapak atau sejenis burung yang sedang mengepakkan sayapnya karena rumah ini memiliki bentuk atap melebar ke samping kiri dan kanan.

Atap Julang Ngapak terdiri dari empat buah bidang; dua bidang menurun dari garis suhunan dan dua bidang lain sebagai atap tambahan yang membentuk sudut tumpul di titik pertemuan.

Rumah adat Sunda yang satu ini masih banyak ditemui di wilayah Kampung Dukuh Kuningan dan juga Kampung Naga Tasikmalaya.

7. Rumah Adat Capit Gunting

rumah adat sunda

Rumah adat Capit Gunting memiliki struktur yang cukup sederhana, terdiri dari dapur, kamar tidur, ruang tengah, serta teras.

Bentuk rumah secara umum yaitu persegi panjang yang memanjang ke arah belakang.

Capit gunting merupakan satu dari sekian nama susuhunan atau bentuk atap rumah yang disebut undagi dan merupakan ciri khas arsitektur tradisional rumah adat Jawa Barat.

Rumah adat Capit Gunting masih bisa ditemui dengan mudah di wilayah Tasikmalaya.

8. Rumah Adat Buka Pongpok

rumah adat sunda

Sumber: bagasblogassress.blogspot.com

Rumah adat Buka Pongpok, disebut demikian karena rumah adat ini memiliki pintu masuk yang sejajar dengan salah satu ujung suhunan atau atap.

Bentuk rumah adat ini cukup mirip dengan gaya buka palayu yang didasarkan pada keinginan pemiliknya untuk posisi pintu yang menghadap ke jalan.

Jika diperhatikan dari arah muka rumah, seluruh batang suhunan atau atap rumah ini tak nampak sama sekali dan yang nampak hanyalah atap segi tiga rumah ini.

Dalam praktiknya, elemen buka pongpok dari rumah ini banyak dikombinasikan dengan jenis rumah adat Sunda lainnya.

Baca Juga:

40 Gambar Rumah Adat yang Ada di Seluruh Indonesia

Ternyata, masih banyak ya jenis dan nama rumah adat di Indonesia yang belum kita ketahui.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya, Sahabat 99!

Kunjungi Blog 99 Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik seputar hunian.

Sedang butuh properti? Cari saja di 99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts