Finansial Investasi

6 Tips Mudah Budidaya Cacing Sutra. Bisa Jadi Bisnis yang Menguntungkan, lo!

3 menit

Apakah mamu pernah mendengar hewan bernama cacing sutra? Saat ini banyak orang melakukan budidaya cacing sutra karena dianggap menguntungkan secara bisnis, lo.

Cacing sutra adalah cacing yang termasuk dalam kelas Oligochaeta dengan ukuran 2-4 cm dan dhidup di perairan jernih.

Cacing sutra atau yang biasa disebut cacing rambut mengandung protein sebanyak 57-60 persen dan lemak antara 13-20 persen.

Kandungan nilai gizi pada cacing sutra cukup tinggi sehingga banyak dicari orang.

Cacing sutra banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak dan anak ikan.

Ukurannya yang kecil dinilai sangat sesuai dengan besar mulut anak ikan.

Selain itu, cacing sutra juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku obat dan kosmetik.

Melihat peluang bisnis tersebut, apakah kamu tertarik membudidayakan cacing sutra?

Melansir berbagai sumber, berikut sejumlah tips yang bisa kamu gunakan untuk budidaya cacing sutra.

Baca Juga:

Siap Jadi Jutawan? Simak Tips Sukses Budidaya Udang Vaname Air Tawar di Rumah

Tips Budidaya Cacing Sutra

1. Benih untuk Budidaya Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

sumber: paktanidigital.com

Langkah pertama dalam budidaya cacing sutra adalah mendapat benih.

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan.

Pertama, kamu bisa membeli benih cacing sutra di toko ikan hias atau pasar hewan.

Cara kedua, kamu bisa mencarinya di ladang atau sawah.

Jika kamu memilih cara kedua, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan:

  • Pilihlah benih yang berkualitas (benihnya menyerupai gumpalan rambut yang bergerak cepat).
  • Pisahkan gumpalan tersebut dari cacing sutra lainnya, lalu pindahkan ke wadah yang telah diisi air (untuk menghindarkan benih dari bakteri atau logam).
  • Simpanlah benih dalam wadah berisi air tersebut selama dua hingga tiga hari.
  • Pastikanlah jumlah air dalam wadah itu sedikit dan selalu bersih.
  • Pastikan kadar oksigen dalam air cukup.
  • Apabila dirasa kurang, pasanglah aerator untuk menambah oksigen dalam air.

2. Siapkan Media Budidaya Cacing Sutra

Terdapat dua media budidaya cacing sutra yang biasa digunakan, yaitu media lumpur dan air.

Berikut cara menyiapkan kedua jenis media tersebut.

Budidaya dengan Media Lumpur

sumber: kkp.go.id

  • Siapkanlah sebuah wadah yang nantinya diisi oleh lumpur.
  • Carilah lumpur yang tidak mengandung logam (lumpur yang baik bisa didapat di area persawahan).
  • Lumpur harus dialiri air secara baik.

Budidaya dengan Media Air

budidaya cacing sutra

sumber: infobudidaya45.blogspot.com

  • Sediakan wadah yang bersih dan cukup besar.
  • Tuangkan air bersih ke dalam wadah tersebut.
  • Siapkanlah selang agar wadah tersebut dapat selalu dialiri air bersih.

Cara lain untuk mengalirkan air adalah membentuk rak.

Taruhlah wadah yang sudah sedikit dilubangi berisi air bersih di rak paling atas.

Kemudian taruh wadah berisi air dan cacing sutra di bawahnya.

Siapkan juga lubang kecil untuk sirkulasi air pada media cacing sutra.

3. Pemindahan Benih Cacing Sutra

Setelah benih cacing sutra kamu simpan dalam wadah selama beberapa hari, pindahkanlah benih ke dalam media budidaya.

Berikut cara memindahkan benih cacing sutra:

  • Lakukanlah pemindahan benih secara hati-hati karena cacing sutra mudah stres.
  • Gunakan alat semisal sendok atau jaring ikan berukuran kecil untuk memindahkan benih cacing sutra.
  • Jangan gunakan tangan saat memindahkan cacing sutra (suhu tangan menyebabkan kegagalan budidaya cacing sutra).
  • Pindahkanlah benih secara cepat agar cacing sutra tidak stres.

4. Perawatan Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

sumber: republika.co.id

Setelah memindahkan benih, langkah budidaya cacing sutra selanjutnya adalah perawatan.

Berikut hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat cacing sutra:

  • Pastikanlah media selalu dialiri air.
  • Air yang dialirkan berada pada kisaran 0,01 liter per detik pada ketinggian 10-15 cm.
  • Jumlah debit air yang cukup memungkinkan aliran oksigen tetap terjaga baik.
  • Usahakanlah media budidaya tidak tercemari bahan kimia.

5. Makanan Cacing Sutra

Kamu harus memasukkan makanan secara teratur ke dalam wadah.

Berikut makanan yang bisa kamu berikan pada cacing sutra:

  • Ampas tahu
  • Kotoran ayam yang difermentasi
  • Sawi yang telah dihancurkan dan difermentasi

6. Panen Cacing Sutra

Kamu bisa memanen cacing sutra setelah memasuki usia 70-75 hari setelah pemindahan media budidaya.

Berikut langkah yang harus kamu lakukan untuk memanen:

  • Siapkanlah kain berwarna gelap.
  • Tutuplah media cacing sutra dengan kain tersebut.
  • Biarkan wadah tersebut tertutup selama 5-6 jam.
  • Kumpulkanlah cacing sutra tersebut menggunakan jaring ikan.

Baca Juga:

Belajar Budikdamber, yuk! Teknik Budidaya Ikan & Tanaman yang Viral namun Bermanfaat

Itulah 6 tips yang bisa kamu lakukan untuk melakukan budidaya cacing sutra.

Semoga artikel ini menginspirasi kamu dalam melihat peluang bisnis.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Malang dan sekitarnya?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts